Jumat, 27 Desember 2019

Rumah Singgah Pasien Kanker Di Jakarta








Fadli hari ini kelihatan segar dibanding saat kunjungan pertama saya bulan lalu. Keluhan dan penyesalan kebutaannya sudah reda. dia serius pegang HP  berkaraoke lagu dangdut.
Teman saya langsung duduk di sampingnya ikut nyanyi.

"Lho, kok bisa ngikutin sih ?"
"Iya, ini lagunya Hamdan ATT, lagu kesukaan suamiku"

Sementara mereka nyanyi, saya ngobrol dengan mama Fadli. Saya lemah, tak tahan lihat efek kemoteraphi  di sekujur tubuhnya. Andai matanya normal pasti shock juga lihat lebam-lebam merah kehitaman di punggung, paha, lengan, ya Allah....:(

Suara Fadli bagus. Setiap tamu tanya cita cita pasti dia jawab ingin jadi penyanyi. Pernah sang ibu menyela obrolan kami, "Jadi penghafal Quran saja,yaa.."  Fadli kelas 6 SD asal Lampung  itu cuma senyum minta difahami.
Mata lelah ibunya membasah. Nampaknya dia ingin jika Fadli harus "Pulang" hatinya dipenuhi ayat2 Qur'an. Gigih berbuat yang terbaik meski harus berpisah dengan bungsu balitanya yang dititip ke mertua. Badan di manaa...hati di manaa..

Di kamar lain Rumsing Peduli ini ada 3 penderita kanker anak. Yang usia balita kanker mata, perlahan lahan menuju  kebutaan. Yang lainnya bermata kaca, butuh 13 s/d 14 juta per tahun untuk mengganti bola mata palsu jika tak mau tercemar bakteri.
Dan 1 anak balita lagi yang tanpa malu merapat manja, ada selang sisi hidung menempel . Bukan infus, tapi  vacum  cairan otak agar kepala tak membesar (Hidrosefalus). Sementara badannya juga terserang kanker :((

Rumah Singgah Peduli di Jalan Kernolong Dalam 4 No 33 ini luasnya tak sampai 300 meter. 2 kamar  ukuran besar dan 2 kamar sedang tanpa ruang tengah .
Waktu kami minta ruang untuk isi sumbangan ke dalam amplop, pengurus harian mempersilahkan kami duduk di ruang makan sepetak berbatasan dengan dapur. Ada sekitar 5 karung beras 25 kilo-an bersandar di dinding, persediaan makan 13 pasien dan 13 pendamping.

Teringat Rumsing  di Jalan Percetakan yang memiliki 1 gudang besar husus bingkisan, dapur modern, ruang acara,musholla besar,  ruang musik/hobby dan home schooling. Sekolah berlanjut, berobat pun lancar dengan Ambulance siap antar. Di dinding lorong  masuk sisi kiri bangunan terpajang frame-frame tanda terimakasih untuk donatur. Tertulis jelas nominal sumbangan, mulai 500 ribu sampai milyaran dari perusahaan jamu tersohor.

Kariska rencana baksos di sana bulan September, tapi  daftar tamu kunjungan sudah padat khususnya  Natal dan Tahun Baru. Ada peluang  bulan Januari dan seterusnya.
Kunjungan dadakan bisa saja tapi tanpa acara formil , hari jumat jam 14.00  sampai 16.00. Sudah tentu teman teman keberatan karna hari kerja dan sholat jumat.

Tak mau buang waktu saya searching dan kunjungan ke 2 tempat. Alhamdulillah malah terbuka informasi, di tempat lain ada Rumah rumah singgah yang memprihatinkan, asing, tak banyak dikunjungi.
Saya berharap komunitas komunitas sosial yang berniat sedekah di hari-hari spesial berkenan datang ke tempat-tempat ini :






1.   RUMAH SINGGAH RSCM

Letaknya di Jalan Kimia-Jakarta Pusat, berdampingan dengan Klinik Mata dan masjid RSCM.
Karna di bawah lindungan Rumah Sakit maka perlu prosedur sebelum kunjungan. Apalagi kalau niat mau bikin acara yang biasanya ada kata sambutan dari wakil Rumah Sakit.

1. Buat Surat Permohonan Kunjungan berkop yayasan/komunitas, ditujukan kepada Direktur Utama RSUP Nasional RSCM. Serahkan surat ke ruang pelayanan umum di pintu masuk utama. Bersebelahan dengan UGD.

Sertakan keterangan ..

-  Bentuk Sumbangan
-  Daftar acara / Kagiatan
-  Sasaran sumbangan untuk siapa saja


2. Minta penentuan waktu dari mereka kapan bisa terima kunjunngan

3. Apa saja ketentuan dan tata tertib kunjungan


Hasil temu saya dengan kepala Rumah Singgah RSCM  (Ibu Rianti S.Kep)

- Bila sumbangan berbentuk uang harus disebutkan nominalnya

- Sumbangan makanan harus bawa contoh dulu 2 hari sebelumnya untuk diperiksa di dapur husus ( UPM) . Kepala UPM Ibu Ari. Gedungnya persis di seberang Rumsing. Dianjurkan makanan yang sehat bergizi tanpa penyedap

- Kemasan makanan jangan dijepit hecter

- Kapasitas ruang maksimal 84 pasien, anak anak ada 30 ( Waktu saya datang)

- Disediakan ruang acara

-  Disarankan kunjungan hari Sabtu,jangan hari libur. Waktunya jam 8 s/d 12  karna pasien ada yang punya jadwal periksa/kemo.

- Pasien yang ditampung usia dewasa dan anak-anak, penyakitnya beragam tapi tak menular.
Jadi infokan sebelumnya pasien usia yg dituju usia tertentu atau semua pasien dapat?

- Diperkenankan bila mau kasih uang secara langsung.

- Bagi pengunjung spontan boleh beri sedekah langsung kapan saja

- Jika berminat jadi volunteer ada MOU dengan pihak Rumah Sakit

- Barang yaang dibutuhkan biasanya perlengkapan mandi, handuk, selimut, pampers, dan pembalut wanita.


Keterangan lebih detil bisa klik e-mail ;

diuhmas-rscm @gmail.com


2.  RUMAH SINGGAH PEDULI
Jalan Kernolong Dalam 4 No:33 -  Kelurahan Senen- Jakarta Pusat





3.  RUMAH SINGGAH KANKER JUPE
Jalan Kupu-kupu Rt 10/03 No 32
Pondok Rangoon- Jakarta Timur

4.  RUMSING KANKER CISC (Cancer home center)
Dekat RS Dharmais. No Tlp  0813  8880 2009 - 0819587430

5.  RUMAH SINGGAH KANKER
JL. Anggrek Neli Murni II Blok C No 33 RT 009/RW 01- Slipi -Jakarta Barat
Tlp:  Ibu Mega 081  2122  345  735
WA: 089 6869  33137

6.  RUMAH SINGGAH
Jl. Pramuka- Gang Haji Murtado
No 16A  383 RT 09/ RW 06-Paseban Senen-Jakarta Pusat

7. RUMAH SINGGAH KANKER ISLAMI
(SHELTER HASANAH)
Jalan Kimia Ujung RT Ampiun RT 11/RW 1-Pegangsaan-Kecamatan Menteng
Tlp  08 1212  8766  73




Kebanyakan Rumah Singgah berlokasi tak jauh dari Rumah Sakit rujukan seperti RS DHARMAIS, RS. PERSAHABATAN, RS CIPTO MANGUN KUSUMO.


Semoga manfaat


























Selasa, 24 Desember 2019

Hak Dan Kewajiban Pelaku Usaha / UMKM


                      Akhirnya si Keset itu naik juga di meja Disperindag  :)






Kita tahu setidaknya  ada 3 peran UMKM . Yang pertama adalah mengentaskan kemiskinan dengan banyak menyerapnya tenaga kerja. Sumber data dari Kementrian Koperasi menyebutkan 55,2 juta unit UMKM mampu menyerap 101,7 juta orang .

Kedua, meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil. Bila UMKM tumbuh di desa desa  dapat memupus keinginan orang usia produktif berbbondong bondong mengadu nasib ke kota besar.

Ketiga, memberikan pemasukan devisa bagi negara. Apalagi UMKM Indonesia sudah tergolong maju karena pangsa pasarnya sudah berskala internasional.
Layaklah jika pemerintah memberi kemudahan untuk pengusaha kecil/rumahan ini.

Bapak Rahmat Nasir pembicara selanjutnya mengatakan bulan Juni ke depan UMKM akan memakai sistem  E Commers.  Berdagang  dengan sistem electronik (Internet) itu insya Allah  akan memperlancar   kegiatan bisnisnya kapan dan di mana saja. Selain itu UMKM dapat...

- Mengakses informasi faktor-faktor produksi
- Mempromosikan produknya hingga ke luar negeri
- Melakukan transaksi usaha dengan cepat
- Berkomunikasi bisnis secara global
- Memperluas jaringan usaha.

Peraturannya sedang digodog Kementrian Perdagangan. Jika sudah kelar akan segera disosialisasikan.

EFEK DARI  SISTEM PERDAGANGAN BARU

UMKM  berkewajiban memenuhi ketentuan pemerintah sebagai fasilitator. Pemerintah mengurus  izin usaha, membuat label, budgeting , hingga memantau lalu lintas transaksi.

Tapi efeknya ya gituu..  Usaha rumahan pun akan dikenakan PAJAK ! Promo lewat  Instagram , Face book media tak bisa seenaknya lagi.
Tuh kaan! Ujung - ujungnya duiitt! Mungkin negara panik cari tutupan lobang hutang yang semakin banyak. Rakyat diperas melalui pajak. Begitu fikiran awal.
Tapi  kalau dipikir - pikir selama ada medsos penjualan off line jadi sepi, sementara mereka sudah banyak keluar uang buat pajak,  sewa toko dan bayar upah tenaga kerja.
Adanya pajak dan campur tangan pemerintah maka..

- Ada keadilan untuk pengusaha off line dan on line
- Ada penyelesaian bila terjadi sengketa
- Ada pengaturan dan perlindungan data pribadi
- Dapat pembinaan dan perlindungan supaya produk luar tak mudah masuk


Saya sempat bertanya di sesi tanya jawab, bagaimana dengan usaha membuat keset yang bermodal kecil dan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dhuafa? Apa dikenakan pajak juga? Bagaimana kalau pasaran lagi sepi?
Jawabnya, pembayaran pajak setiap ada transaksi saja dan dilihat dulu pendapatan rata ratanya berapa?  Alhamdulilah... :)

Tak apalah soal pajak, asal kelihatan jelas manfaatnya buat rakyat .





PROSES IZIN USAHA

Disperindag membuka loket  permohonan izin usaha di Mall yang kesehariannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Caranya..

1. Mengisi data/info lengkap di kantor Disperindag setempat
2. Mengisi identitas pelaku usaha
3. Mengajukan spesifikasi produk
4. Seperti apa mekanisme Pembayarannya
5. Bagaimana mekanisme pengiriman ke konsumen

Untuk Kotamdya Bogor bisa langsung ke "Loket Satu Pintu"  Lippo Mall  yang menyatu dengan RS Siloam, seberang pintu masuk Kebun Raya jalan Pajajaran. Di sana ke bagian OSS (Online Single Submission) atau langsung dari internet rumah pun bisa dengan klik Web nya.

Bapak Muhammad Arifin menjelaskan bahwa semua izin usaha comersial disatukan dalam 1 web agar proses perizinan jadi murah, cepat, dan bisa diakses dari mana saja. Tapi dari smartphone belum bisa untuk saat ini.

Cuma 3 orang yang bisa langsung daftar usai acara, alhamdulillah saya termasuk. Agar tak merepotkan Pak Muhammad saya telah siapkan KTP asli, catatan nomor hp dan email saya.
Tak sampai setengah jam saya memiliki  NIB (Nomor Induk Berusaha) .
Alhamdulillah. Berbungah ni hati lihat tampilan sertificat usaha saya berlogo Garuda itu muncul pada screen laptop beliau di sebelah kanan saya.

Sebetulnya saya bisa melakukan sendiri di rumah, dan anak pun pasti siap menolong. Tapi saya hawatir kalau ada kesalahan ahirnya harus ke loket juga.

Ternyata 1x daftar kita bisa ajukan beberapa item usaha yang aktif kita jalankan asal  berlabel sama dan dikerjakan pada lokasi yang sama. Bila tidak maka harus buat kembali  atau daftar baru.

NIB itu nantinya berguna untuk mengurus NPWP, RPTK, BPJS, Fasilitas Viskal, BPOM, HAKI, Kehalalan produk dan izin kesehatan yang sekarang dipegang wewenangnya oleh Departemen Kesehatan.


CARA  DAPATKAN NIB DARI RUMAH.

Buka web OSS lalu buka email anda. Di ujung atas klik PENDAFTARAN.
Aktivasi, nanti web akan kirim password kita via email.
Kosongkan kolom NPWP kalau belum punya. Alamat dan lokasi usaha dijelaskan. Untuk jenis usaha boleh sebanyak banyaknya diisi jika memang ada.
Setelah semua tanya dijawab lalu print.

Pengurusan OSS tanpa biaya sama sekali. Yang biasanya pengurusan lewat Kelurahan sekarang tidak lagi.
Sertifikat tersebut bertanda tangan elektronik. Simpanlah dalam flash disc. Bila ada yang meminta untuk satu urusan cukup beri yang coppya-an saja.

NIB harus dimiliki produsen agar ketahuan dari mana modalnya dan masuk katagori besar atau kecilkah  usaha kita?  Keterangan itu penentu besarnya pajak.







PROGRAM DDS

Adalah program disain produk, istilahnya Design Dispacht Service dalam rangka pendampingan disain kepada pelaku usaha untuk menciptakan produk berbasis disain sesuai terget pasar eksport, sesuai dengan peraturan Kemendag RI Th 2012.
Ini kolaborasi segi tiga antara Pemerintah, Pelaku Usaha, dan Disainer.
Mereka sangat inovativ dan punya nilai tambah.

Produk baru hendaknya menonjolkan ciri khas dan kekuatan dari produk. Kemudian diberi sentuhan baru dari perspektif disain produk. Hasil kinerja mereka bisa lihat pada produk SALAM RAUCAGE, FIDA A ART.


TAHAPAN DDS

- Sosialisasi tentang kegiatan DDS
- Wawancara disainer dengan pemerintah
- Pendampingann disainer pada pelaku usaha.
- Mendisain
- Pilih bahan baku
- Proses produk, finshing, hingga siap ke pasaran
- Diikut sertakan pada pameran-pameran Nasional mau pun Internasional


PERSYARATAN IKUT DDS

- WNI
- Berbadan hukum dan sudah berjalan 2 tahun
- Tenaga kerja minimal 4 orang
- Punya ruang kerja / Tempat kerja yang memadai
- Tidak merusak amdal
- Komitment dengan waktu kerja
- Mampu menggaji, memproduksi, dan beli bahan baku
- Bisa kembangkan bisnis

Syarat Tambahan

- Belum pernah kerjasama dengan disainer lain
- Pakai hasil disain untuk mengembangkan produk
- Sudah punya merek
- Pengalaman ikut pameran
- Produksi harus di bawah kemampuan kita yang meksimal agar tak kewalahan saat pesanan banyak.
- Tak singkirkan kontinuetas


AGAR JUALAN LARIS

Pembicara Rizkia karyawan produksi sepatu  memberi tips supaya produk kita menarik perhatian pengunjung medsos. Ia  gambarkan prilaku konsumen.
Mereka sangat bergantung pada ponsel, pembayaran dengan digital, sifatnya penasaran, penuntut, tak sabar.

Market Place seperti Shopee, Buka Lapak, Toko Pedia, memahaminya dan memudahkan akses serta melengkapi futurenya.
Sering seringlah update dagangan kita di sana.

Ah, materinya Rizkia ini membuat saya senyum diam diam. Gimana tdk senyum? Lagi niat mau hengkang dari Medsos kok malah ditenggelamkan ??
Mau tak mau saya harus bergelut lagi dengan medsos menulis konten promosi di Market Place kalau tak mau tergeser oleh produk orang lain dan untuk mempelajari produk yang diincar/ disukai banyak orang






CARA BUAT TOKO DI SHOPEE

- Siapkan email dan No HP yang aktif
- Persiapan logo, merk, KTP, dan alamat toko
- Daftarkan toko di Shopee
- Username jangan gunakan nama pribadi agar mudah dicari Google
- Pilih nama toko yang berhubungan dengan jualan anda. Ex: Shilla Toko Batik


Kolom Profil toko, dekor toko, jasa kirim, harus diisi agar konsumen mudah memilih.
Lalu buatlah deskripsi visual.


PERSIAPAN JUALAN ONLINE

Beberapa hal yang sangat mempengaruhi laku tidaknya satu suatu produk.

- Siapkan foto produk
- Nama produk
- Foto Produk usahakan dengan backround yang tak menyolok. Warna putih dianjurkan.
- Posisi bila menghadap kiri maka semua harus ke kiri rapi, agar nyaman di mata.
- Deskripsi produk, menulislah sering-sering dengan kalimat yang aye catcing
- Saat save foto link di rubah dengan nama produk, ini bisa jadi kata kunci.
- Tiap produk nama dan keyword nya berbeda
- Ada 100 nama karakter untuk merk produk, cek di Google Trend.
- Cek nama toko pesaing

Tentukan kata kunci yang tepat lalu segera riset di Shopee, baru bisa masuk Shopee.
Contoh kata kunci :  Promo akhir tahun, BIG SALE, Bayar di tempat, dll


Deskripsi produk sebanyak 2000 karakter. Baiknya dikonsepkan dulu baru diketik.
Isinya mengenai...

- Pengalaman
- Kelebihan produk
- Kenapa harus beli?
- Beri imbalan menarik misalnya beri bonus untuk pembelian beberapa barang.
- Coppy writing jitu 180 karakter pada deskripsi
- Berilah motivasi yang masuk akal (Logik) seperti...

Sudah terbukti,nih!
Dapatkan!
Mudah!
Free 1 !
Keuntungan beli sekarang!

- Motivasi ingin keuntungan
- Motivasi ingin keluar dari rasa takut.


BUDGETING FOR BUSSINES

Mbak Adelia Arundina selaku Certified Financial Planner Corporate Finance Consultant lulusan pendidikan England mengurai tentang Perencanaan Keuangan Bisnis di sesi akhir.

Budgeting adalah
Rencana disusun  secara sistematis meliputi seluruh kegiatan perusahaan dinyatakan dalam unit (Kesatuan Moneter) serta berlaku dalam jangka waktu/periode




Why Budgeting??

- Is it profitable?
- Scale Up
- Guidance
- Cordination
- Easy to Measure
- Investement


BAGAIMANA MENENTUKAN HPP?

Yang dimaksud adalah Harga Pokok Penjualan, dengan melihat pada...

- Production, awal mula proses produksi dari bahan baku hingga bahan jadi
- Marketing, berupa biaya iklan, promosi, dan strategi pemasaran

HOW TO START?

Tentukan tujuannya apa, evaluasi rencana secara berkala.
Bikin dahulu PO , ex: 1 model sepatu rajut.


0.... Untuk Breakdown, tujuan dan budgeting, produk, marketing.
1.... Untuk evaluasi budget mingguan/bulanan.


COGS DAN TARGET PENJUALAN

Cogs adalah biaya2 langsung yang dikeluarkan hingga barang siap jual.
Soal pajak tiap transaksi saja bagi WIB (Wira Usaha Baru). Ini merupakan program Disperindag, selanjutnya Dekranasda, dan ada Pembinaan, pelatihan, temu bisnis dan seminar.

PENGADUAN

Bila terjadi masalah, ada hak hak yang dilanggar, bisa lapor ke SIBADRA situsnya Walikota Bogor.
Akses web Kota Bogor dan lihat di sana Program Disperindag.

PEMBUATAN LABEL DAN HAKI

Kunjungi stand BOGOR PISAN di Mall Botani Square dengan barkot Bogor Pisan.
Di sana melayani juga

-  PIRT (Perizinan Usaha Rumah Tangga)
-  Izin Usaha
-  Gizi/kandungan produk
-  Sertifikat halal

HAKI melindungi label/branding usaha kita supaya tak diklaim oleh perusahaan lain yang bernama sama. Bisa hubungi Ibu IKKE Analis Perdagangan.
Untuk jelasnya bisa lihat / Hubungi

-  Instagram Disperindag Kota Bogor


-  Pegawai Disperindag Bapak Dede ( 0815  846  80997)

-  Untuk  Pengurusan ke HAKI hubungi Muhammad Arifin  ( 08 1111 2014)

-  DPMPTSP  di bawah gedung Kuning-Bogor, Ibu Nikke bagian Promija analisis perdagangan
   ( 08 98 78 60 923)

- Tentang Market Place ke Ibu Intan ( 0812  8685 3421)


Pengurusan surat izin BPOM bisa ke Kantor Disperindag Pusat di Jakarta.
Pengurusan izin kesehatan dan Label halal ke Dinas Kesehatan Jakarta
Dan pengurusan HAKI  (Hak Label) bisa dilakukan terpisah dan waktunya kapan saja.  Setelah  ke loket  Disperindag akan terima surat pengantar, dapat arahan, buku panduan, ada biaya yang dikenakan, lalu menunggu panggilan.

Semoga manfaat.



































Jumat, 20 Desember 2019

Lewat Sistim E-Comerce Pengusaha Kecil Dan Menengah Akan Terbantu



Biar pun sedikit dan bertahap  saya tetap  harus menulis tentang pertemuan hari Rabu kemarin tanggal 18 Desember. Mumpung masih segar di ingatan.
Ditemani lagu "Diriku Berjanji dan Bunga Teratainya Tetty Kadi" , jam 00 pula! Ngetik jadi ikutan selow  (Santuy kata anak milenial)  :)

Tema pertemuan adalah Pembinaan dan Pelatihan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) /E-Commerce- Kota Bogor. 
Undangan  dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan ini khusus untuk BCC  ( Komunitas Craft Creatif) dengan jumlah terbatas. Semoga teman- teman di Kabupaten cepat dapat kesempatan yang sama.

Jadi sekarang ini pemerintah sedang fokus pada usaha mikro kecil dan menengah di setiap daerah.
Targetnya setiap tahun bermunculan 500 UMKM !
Dulu pengusaha rumahan ini kesulitan untuk mendapatkan hak dan perlindungannya.
Terlalu banyak meja yang dilewati, terlalu lama menunggu antrian terbitnya nomor induk usaha. Padahal Nomor itu (NIB) dubutuhkan untuk pengurusan izin usaha, BPOM ( Badan Pengawasan Obat dan Makanan), izin Dinas Kesehatan, sertifikat halal dan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Persyaratannya pun banyak.

Terbitnya PP No 80 Th 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Electronik mempermudah semuanya. Dengan perantara jasa pemerintah  jadi tahu produk kita cocoknya dilempar ke pasar mana , bagimana caranya supaya laku mencapai target, media apa yang akan kita pakai, siapa mitra yang pas, lalu apa saja yang akan menghalangi langkah bisnis kita dan kemana kita berlindung.


Pak Dede pembicara pertama yang sangat komunikatif, kocak tapi santun, sabar menerangkan ke ibu-bu yang ia juluki ibu-ibu Milenial. Bapak muda itu jadi MC, siapkan proyektor, hingga merangkap pemberi 2 materi yang harusnya 1 materi disampaikan oleh Kepala Deperindag Bogor yang tengah memenuhi undangan pak Menteri.
Drama banget, dia pisahkan materi satu dengan materi lain dengan mengganti posisi nametag lalu  minum dari termos bawaannya,bikin hadirin tertawa.

Sebelum bicara soal usaha, baiknya kita tahu dulu kenapa pemerintah semangat banget mempermudah .






PERKEMBANGAN E-COM DI INDONESIA

Bank Indonesia mencatat adanya kenaikan nilai perdagangan. Tahun 2017 berjumlah 30,94 Trilyun, tahun 2018 menjadi 77,77 Trilyun.

The benefit of com produksi  berasal dari pendanaan dan Kemitraan . Pendanaan terbatas pada Dana Promosi sedangkan kemitraan dengan mencari mitra yang kompetitif.

Pemerintah akan membentuk Pusat Logistik E-Com demi  memanjakan konsumen namun sekaligus menguntungkan uang elektronik berbasis aplikasi seperti E.Money, Wallet, juga di bidang logistik layanan antar jemput barang, pengiriman dan pengembalian produk.

Kesempatan usaha adalah milik semua pihak. Prosedurnya harus efisien, sederhana, bermain pada aturan yang sama dan berhasil bersama.
Namun bagaimana dengan banyak munculnya pesaing? Belanja online sangat bebas. Kita bisa beli barang-barang luar negeri secara langsung. Sementara pemerintah ingin kita jadi tuan rumah di negeri sendiri. Perubahan besar sudah terjadi dan pemerintah tak mampu menolak.

Terkait fenomena disrupsi ini pemerintah membangun sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan mendorong tumbuhnya startups, membuat stabil penjualan off line atau on line, local vs asing, penjualan lewat medsos atau pun market place.







*Bersambung












Selasa, 10 Desember 2019

Teman Sehati







Hampir 40 tahun kami bersahabat. Biasanya ngobrol di mobil, di WA kalau saya konsultasi kesehatan dan minta resep. Atau saat usai kajian.
Tapi hari ini spesial, dia minta ngobrol di satu kampus dambaan. UI-Depok.

Tepatnya di  gedung Perpustakaan modern  pinggir danau tenang.  Sebelum ngobrol serius kami nikmati makan siang dan sholat berjamaah berdua.
Suaminya yg Dosen dan Guru Besar di sana sedang tidak tugas.
Pecinta ilmu itu sering terbang2 kasih seminar di negeri jauh. Gara gara ilmu juga kami lama berpisah. Kurang lebih 15 tahun mereka tinggal di 5 negara.


Saya saluut dengan dia sejak masa kuliah dulu. Waktu larangan berhijab di kampus dia berani lawan arus. Sahabat dan dosen yg semula akrab tiba-tiba tak menegur sapa meski 1 lift. Tentu saja, sebab dia kuliah di kampus katholik.
Dilema! Bertahan susah, keluar pun biaya dari mana? Orang tua tak setuju

Hingga satu hari bertemu dengan seorang ibu tak dikenal dalam kendaraan umum. Dari obrolan biasa jadi melebar ke masalah kebijakan kampus. Masya Allah, singkat cerita si ibu mengundang dia datang ke rumahnya. Bukan untuk bertamu biasa, tapi ia serahkan uang jumlah besar untuk biaya pindah kampus.

Bertamu pertama dan terahir rupanya. Sebab setelah itu si ibu pindah rumah tanpa beri alamat dan menolak dibayar.

Kami juga lekat dg keluarga besar masing2.
Waktu dia menikah, ayah saya yang memberi tausiah dan memimpin doa. Berkunjung bila salah satu org tua kami sakit. Alm ayahnya paling senang kalau saya datang, sebab kalau kami mengobrol  bahasa Ambonnya lancar kembali. Mereka keturunan Arab tapi sang ayah pernah lama tinggal di Ambon.

Hari ini kami duduk di meja perpustakaan megah, sunyi meski banyak mahasiswa di sekeliling.  Dia minta saya menerangkan "Ma'rifatullah"

Ma'rifatullah menurut pemahaman siapa? Para sufi kah? Atau para sahabat? Tasauf muncul pada abad 11 ( 5 H ) masa setelah wafat semua sahabat Rasul ( Masa tabi'ittabi'in).
Saya memegang pemahaman para sahabat yang diteruskan ke ulama salaf  terdahulu bahwa tasauf dibolehkan selama tidak menyimpang dari ajaran Rasulullah.

Adanya sikap berlebihan pada orang saleh ( Taklid buta ) kadang menjadikan orang yang diagungkan pun mengagungkan  lupa. Timbullah pemikiran,  zikiran, doa, dengan cara baru.

Contoh ibadah rasulullah yang sederhana ahirnya jadi ribed dan ummat berkelompok-kelompok. Belum lagi dalam 1 kelompok terpisah dengan sekat tingkatan (Maqom) yang sebenarnya hak Allah lah dalam menentukan derajat seseorang di mataNya. Mata manusia sering tertipu.


Dulu bapak mengajak saya ke rumah pamannya. Beliau bercerita tadi sholat jum'atnya di Mekkah. (Wahh saking tinggi ilmunya).
Tapi saya mikir....Waktu sholatnya kan beda dengan di mana dia berada.
Bukan kah pergantian siang dan malam, pergantian waktu sholat yang satu ke sholat yang lainnya adalah keteraturan dan ketundukan?

Bayangkan, waktu zuhur jatuh di Bandung, Bogor, Jakarta selisih 2 menit!
 Azan berkumandang sambung menyambung dalam detik, merayap memenuhi jagad dan hamparan bumi. Terus mengalir ke Indonesia bagian timur, negara timur dan seterusnya.

Gelap dan terang silih berganti dalam gemuruh azan, zikir, dan bisikan doa ke perut bumi.
Apa jadinya kalau manusia semakin tinggi maqom malah makin menabrak tatanan yang Allah kehendaki?

Bagaimana dengan Rasulullah yang sholatnya sampai kaki bengkak sementara ummatnya cuma dengan "Eling"?

Hadis Umar Bin Khattab yang diriwayatkan oleh Imam Muslim mengisahkan saat Malaikat Jibril menjelma jadi seorang pemuda dengan izin Allah bertanya pada Rasulullah SAW tentang beberapa pertanyaan.
Di antaranya, apa itu islam, iman, ihsan?
Rasul menjawab pertanyaan tersebut satu persatu, dan di ahir hadist Rasulullah berkata:

"Sesungguhnya dia jibril, yang datang kepada kalian, mengajarkan kepada kalian, agama kalian"

Iman lebih tinggi dari Islam, dan ihsan lebih tinggi dari iman.

Islam berkaitan dengan amalan zahir (Ingat rukun Islam),
Iman berkaitan dengan amalan  bathin (Ingat rukun Iman)
Sedangkan Ihsan adalah puncak dari amalan Zahir dan amalan bathin.

Orang yang sudah sampai pada derajat ihsan berarti ia telah mencapai derajat yang paling tinggi dalam islam dan iman.
Setiap orang yang beriman adalah orang yang berislam, tapi tak semua orang berislam dia beriman.
Lihat Qur'an surat Al Hujurat:14.

Mau memahami apa itu Islam? Kuasailah ilmu Fiqh yang bikin manusia bersih, tertib dan teratur.
Memahami apa itu Iman akan tahu Allah dan Rasulnya dll. Makin tahu hak Allah dan RasulNya, tahu konsekwensinya kita bersyahadat.  Makin pasrah dengan catatan takdir, tak mengutuk musim, apalagi mengutuk nasib, ridho dengan hukum Allah.

Barangsiapa  yang di dunia kenal Allah dan memenuhi hakNya,  mengenal Rasulullah SAW dan memenuhi haknya,  serta mengenal islam dan mengamalkan isinya,  maka kelak ia akan mampu menjawab pertanyaan dalam kubur dengan baik dan dapat kenikmatan kubur.

Ini tak bisa dihafal! Sebab bila bisa dihafal maka orang munafik pun bisa menjawab.
Yang dituntut adalah PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN.


Dan puncaknya adalah Ihsan

"Beribadahlah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Maka apabila engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatMu"

Hamba yang merasa diawasi zahir dan bathinnya maka ia akan

- Beramal seihlas mungkin
- Beribadah sesuai dengan ajaran Rasul
- Meninggalkan maksiat hati, lisan atau pun badan

Mudah dan sederhana bukan?
Kita tak merasa minder karna ilmu sedikit. Minder tak punya  maqom.
Dan si  banyak ibadah  berilmu tinggi  tak merasa saleh karna maqom tinggi.

Iblis itu awalnya bebas berkeliaran di syurga lho!  Bahkan Allah berkenan berdialog dengannya. Tapi toh terperosok juga karna merasa "BEDA"

Ini cuma percikan yang bisa diberi. Itu pun berbekal buku catatan agar tak tergelincir lidah.

Sengaja tak  menyinggung 4 jalan menuju hakikat ajaran bapak saya yang di dalamnya ada ma'rifat. Karna bakal ribet lagi menerangkan ainul 'ilmal yaqiin , ainul yaqiindan haqqul yaqiin sebagai pembuka.
Itu hanya metode setiap ulama. Intinya kan bermuara ke Islam, iman dan ihsan tadi.

Lewat Quran Allah sudah beri jalan sederhana, mudah, untuk mengenal, akrab,cinta dan dekat denganNya meski untuk orang sebodoh apa pun.

Kami berpisah seperti biasa, dengan rasa sayang dan keinginan bertemu kembali. Nikmatnya bersahabat didasari Lillah, sungguh sarat makna. Dari hati sampainya ke hati.
Persahabatan  dalam kesenangan duniawi hanya sampai di bibir.

Semoga manfaat untuk yang lain juga. Amiin ya Rabb




Untukmu, reranting di tepi danau
Saksikan, telah kupahat huruf huruf penciptamu di sini
Untukmu, bougainvillea merah segar 
Simaklah keterikatan kami karna penciptamu


Kami kitab  semesta yang terbuka
Bersama lautan dan burung-burung yang dititipkan segala rahasia.
Jari-jari kian melapuk
Kemana kaki melangkah
Sebanyak hela nafas
Pada intinya hanya mengumpulkan jawab untuk pertanyaan di 2 alam nanti




Senin, 02 Desember 2019

Ranjau Pencari Ilmu


Mengais ilmu  tu ranjaunya banyak. Perlu strategi kalau ilmu mau terserap dengan baik.
Apalagi udah usia segini. Konsentrasi gampang buyar, pikiran bisa tiba-tiba pergi ke tempat lain, daan mata ! Berasa digelayuti batu, apalagi kalau belajar 2 sesi diselingi makan siang. Ya Allah...Tolllong!
Usaha kecil yang bisa dilakukan...


1. Jauhi teman duduk yang hobby ngobrol.

2. Dekat dengan anak muda. Kalau seumuran suka banyak tanya, ketinggalan mencatat, ustad ngebahas..dia ngebahas juga

3. Pengalaman saya bersanding dengan anak muda tu nikmat. Dengan penuh maklum dia mau bantu menjelaskan apa apa yang kita nggak faham. Respek dg orang sepuh yang masih mau belajar.

Kadang mereka berdoa dan minta didoakan supaya bisa seperti kita di hari tuanya. Mereka nggak tau justru yg tua bangga plus sesal lihat mereka.
Umur segitu dulu kemana aja sayaa???
Asyik masyhuk dengan Barbara Cartland dan Pearl Buck. Syukur ruh saya nggak ditarik waktu itu.

4. Dalam tas saya selalu ada kipas dan payung. Kipas jadi andalan di kendaraan dan kajian besar.
Gumbira kalau ruang dilengkapi AC  standing / kipas angin. Melipir ke sana  biar nyaman nyimak dan mencatat.

5. Atasi ngantuk dengan wudhu atau keluar sebentar cari pemandangan baru tapi tetap bisa dengar kajian.

6. Kalau masih ngantuk juga makan saja cemilan yang pedas atau asam biar melek! :)))

7. Saat jeda sholat bisa tidur sebentar. Niatkan, ya Allah...Semoga tidur saya berkwalitas seperti tidurnya Rasulullah SAW. Beliau tidur cuma 10 menit tapi rasa berjam jam.

Itu strategi buat ranjau zahir yaa..
Ranjau bathinnya lebih penting (Penting untuk diperhatikan maksutnya)
Ustadz Nuzul bilang...

Kalau dengar kajian langsung evaluasi diri sendiri. Jangan malah mengevaluasi orang lain.

"Wahh! Nasehat ini tepat untuk si fulan nih! Ah, andai dia hadir. Habiss lah dia!"

" Aku sih sudah mengamalkan, kesian tuh si nganu... nganu.. belum juga faham"

Sebenarnya apa pun yang kita dapati hari itu adalah nasehat buat diri. Baik eksident apalagi nasehat.

Semakin belajar semakin merasa diri bukan apa apa. Takut jangan sampai ketularan ucapan si iblis... Anaa khairum minhuu  (Aku lebih baik darinya)













Sabtu, 30 November 2019

Belajar Sabar


Kerap kali minta diberi sifat sabar.  Mohon agar Allah ingatkan saat ingiin sekali bertindak bar bar ketimbang sabar.

Kalau sudah ketelepasan, baru menyesal. Janji nggak mau mengulangi lagi lalu bertanya tanya, apa Allah masih mau dengar doa minta sabar ?

Sebab sabrun jamiil pahalanya nggak terukur, nggak terbilang, luas tanpa batas.
Kenapa nggak coba belajar dan meraihnya?
Siapa tau dosa segunung bisa terhapus dengan sabar se-pohon?

Nggak mudah, apalagi kalau dizalimi kerabat atau orang terdekat. Why Me??
Bisa saja kan, Allah jawab...Why Not?
Kan kamu minta dibimbing. Harus mau diajarin!

Ilmu sabar seperti apa?
Teory sih banyak.
Tapi yang langsung dari Engkau yang mana??

Lho, bukan kah tiap hari ada pelatihannya?
Sabar dalam wudlu.  Jangan berlari meski masbuq, nggak mendahului gerak imam.
Mau ngalah kalau saf depan kosong, maju ke depan, gratis !
Meski punya posisi wenak di belakang.

Trus apa lagi ya Allah?

Itu saja dulu !
Blajar nggak gampang koment, atau tahan mulut dari pertanyaan yang nggak perlu, bisa nggak?

Kan situ langsung keringetan kalau disuruh mingkem!





Sabtu, 23 November 2019

Anakku




Ingat kah, Nak?
Kita pernah bertukar kisah

Kau berkisah tentang Ayyub
Dan aku cerita tentang
Pemilik wajah tampan, bangsawan,
Keturunan 2 Nabi
Tiba2 terbuang dan turun derajat
jadi budak

3  bajunya menyimpan sejarah
Yang satu berlumur darah dusta
tercabik nafsu perempuan cantik ...
Dan 1 baju mengembalikannya kepada ayah yang lama merindu


Nak.
Mari berteduh dari terik tipu daya
Duka adalah berlian kehidupan

Tengadahkan wajah kita ke langit
Mari kita belajar
Merayakan kesedihan





















Selasa, 19 November 2019

A K U


Aku ini rumus
Aku ini formula
Aku ini resep
Aku adalah ringkasan, hukum, patokan,
dan tanda yang diyakini kebenaran,
dilambangkan oleh huruf angka dan tanda.

Aku menjadi bagian yang tak terpisahkan dari deretan semua itu

Terjerat
Tak bisa lepas lagi

*
Banyak wajah berusaha menangkap makna lirih eyang

Malam hampir larut..
Mata ku dan mata eyang berbenturan
Aku bahagia
Eyang melihat ada taman bunga di mataku.

Semoga cepat sembuh Eyang SDD


Senin, 18 November 2019

Allah Selalu Mengganti


Pikir-pikir, singkat benar kebersamaan dengan anak-anak. Lepas Sekolah Menengah mereka sudah punya keinginan sendiri demi masa depan dambaan. Kesibukan beruntun, banyak yang harus dipenuhi bikin orang tua lupa kala itulah jatuhnya  masa-masa kebersamaan secara utuh berakhir.
Berasa-berasanya pas beresin tempat tidur mereka di hari pertama kost... Kenapa sprei rumah ada di tempat asing gini?

Apalagi waktu meninggalkan anak di Asrama Pesantren. Meski luar biasa bahagia karna ada salah satu anak memilih jalan agama, tapi tetap saja sedih meninggalkan dia di tempat paling jauh dengan waktu tidur yang sedikit, sementara apa apa harus antri.
Perjalanan pulang di Bis ngerembeng air mata sambil menatap jendela Bis.

Sekarang setelah 2 berumah tangga makin jarang lagi bertemu. Jangan berharap lebih, yang penting mereka sehat dan baik baik saja rumah tangganya.
Rumah besar jadi lengang. Lihat kamar kosong paling nggak asik meski tetap rapih bersih. Kenapa dulu cerewet ya kalau liat kamar mereka berantakan?

Alhamdulillaaahh..
Allah masih izinkan anak no 3 masih bersama. Jadi pengobat sepi. Nikmat rasanya masih ada yg salaman rutin setiap dia mau berangkat ke kajian. Tetap ada kangennya juga sih, kalau dia  bermalam di gunung atau pantai dengan teman2 pecinta alamnya .

Allah pasti mengganti sesuatu jika ada yang berkurang. Hari kehari berdatangan terus ilmu baru, perasan baru, pengalaman baru.
Makin jelas pembuktian firman Allah yang intinya...

"Dulu kamu sendiri, kemudian  berpasangan dan Allah jadikan beranak pinak, lalu akan kembali sendiri sebelum dihimpun"

Kelak kita akan kembali sendiri meninggalkan yang ramai. Kepergian tak pernah sia-sia karna pasti Allah ganti dengan hikmah/nasehat  buat anak keturunan.
Anjuran berumah tangga sampai2 Rasul bilang bukan ummatku bila menolak untuk menikah.
Bisa jadi karna hasil dari berumah tangga akan jadi jalan atau alat yang Allah gunakan untuk "Mengganti" bila kita sirna. Doa-doa mereka jadi kendaraan terindah bagi orang tua dalam meraih ridhoNya.


Hiburan Allah selalu hadir. Ahlak anak yang cinta agama, cinta Allah dan RasulNya adalah anak yang Qurrota A'yun. Cahaya mata bagi kedua orang tuanya. Amiin ya Rabb.








Senin, 11 November 2019

Kalau Ibu Lagi Kangen


Jam 10 malam lewat sedikit buka WA, nulis...

Assalamu'alaikum  sayang..
Bagaimana kabarnya?
Ma harap kalian sehat2 saja seperti Ma, Pa, dan adikmu di rumah.

Ma cuma kangen..

Pulang kerja jam berapa,Nak?
Hati-hati di jalan ya..Fii amanillah.

Sayang dan doa Mama dr jauh.


Pegawai negeri yang bisa pulang sore bukanlah cita2 mereka sejak SMA.
Yg satu sempat kerja di Qatar, menyukai hospitality dan berlanjut di hotel Jakarta.
Adiknya fokus disain lighting. Karyanya  membuat saya haru , lampu2 warna warni menghiasi  jembatan Youtefa - Papua yang diresmikan Presiden tgl 28 Oktober 2019 lalu.

Trus melamun bayangkan mereka letih di atas motor menembus malam
Ahh!!  Tiba tiba berasa ngupas bawang merah banyak.

Gitulah rasanya punya anak lelaki yang jarang ketemu karna waktu mereka kini penuh untuk 2 tanggung jawab.
Beruntung istri2 mereka shalihah. Hati meleleh kalau lihat 2 mantu itu.
Nggak pernah berharap perlakuan husus dari mereka.
Asalkan bisa menghargai anak lelaki saya, memposisikan mereka sebagai pemimpin, cukup.

Seringkali iblis siapkan kayu bakar untuk hati saya saat selisih pendapat dengan suami.
Peredamnya cuma 1, saya hawatir polah buruk saya berbalas ke keluarga anak-anak.
Pasti shiook lah  lihat anak laki2 kita dilawan istrinya.

Sebelumnya siang jelang sore, WA pula ke si putri bungsu yang kost pas di sebelah kampus.


Mama kangen...
Lagi apa,nak?

Baru habis turunin jemuran,Ma.
Nanti jam 3 ada kuliah...

Lalu curhat curhit :)

Kata "Kangen" selalu saya ungkap. Melatih mereka agar mudah /terbiasa mengekspresikan perasaan cinta.

Inginnya tiap minggu saya ke kostnya. Bawa Abon, serundeng, atau sambal goreng kentang supaya tenang belajar nggak usah pikir makanan.
Ingin lihat dia di antara teman nya kerjakan karya seniman Thailand yang akan pameran di Musium seni.Tapi kalimat Papanya menahan langkah...

"Jangan perlakukan mereka seperti anak-anak!"

Duh!































Semoga kehidupan mereka penuh berkah.
Tetap menjadi cahaya dan penyejuk mata.