Monday, 2 April 2012

Pencuri Coklat




Foto:eParis Extra

                                                           


Jade,Seorang bocah 6 th keturunanYahudi tinggal  di kota kecil USA.Seringkali disuruh ibunya berbelanja di toko kecil tak jauh dari rumah mereka.Setiap kali berbelanja selalu saja dia mencuri sebatang coklat,hingga satu hari dia lupa akan kebiasaannya.Namun belum sempat kakinya melangkah keluar,tiba2 saja sang pemilik toko memberinya sebatang coklat.Malu bercampur takut terbias dari wajah sang bocah.
Ibrahim (Pemilik toko) hanya tersenyum, "Terimalah ! aku memaafkanmu,Berjanjilah ! besok2 kau tak akan mengulanginya. Ada 1 toples coklat disana,itu milikmu,kau boleh ambil satu persatu setiap kali kau datang !".

Penuh suka cita sang bocah kembali kerumah.Peristiwa  itu disimpannya rapih dlm benaknya dan tak seorangpun yg tau. Tanpa disadarinya tumbuh rasa sayang dan kagum pada Ibrahim.Bertahun-tahun Hubungan mereka makin dekat.Terlebih lagi Ibrahim sll mampu memecahkan masalah yg Jade keluhkan.1 hal yg membuat Jade heran,Ibrahim selalu mengambil buku yg sama sblm memberikan nasehat.

Kepindahan Jade keluar kota bersama orang tuanya, membuat Jade merasa kehilangan. Tak ada lg tempat ia bercerita atau menumpahkan keluh kesahnya.

Bertahun-tahun setelah dewasa,  kembalilah ia ke kota kecil itu.Keinginannya utk menemui Ibrahim tak terbendung lagi. Tapi ia harus menelan kekecewaan krn Ibrahim telah lama wafat. Belum lagi kering air matanya,salah seorang anak Ibrahim memberinya sebuah kotak,yang ternyata berisi sebuah buku yg sll jadi panduan nasehat Ibrahim. "Ayahku menitipkan kotak ini untukmu !"

Jade tidak memahami buku itu,membacanyapun tak mampu,krn bertuliskan huruf Arab.Didorong rasa ingin tau nya,dan keyakinannya bahwa pasti Ibrahim ingin memberikan sesuatu yg baik untuknya,maka Jadepun mempelajari Bahasa Arab. Mengertilah ia,buku itu adalah kitab suci muslim,yg isinya penuh nasihat. Membaca kitab itu membuatnya semangat untuk memeluk agama Ibrahim.

Kini Jade sudah berubah nama. Ia aktif berdakwah di tempat tandus Afrika Selatan.Sudah ratusan penduduk disitu meminta diislamkan.Jade tak lelah berdakwah,ia ingin mewujudkan cita2 Ibrahim yg tertulis di secarik kertas dalam lembaran2 Quran pemberiannya. Disana tertulis :  QS An-Nahl 125 : "Serulah manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yg baik,dst....

Ibu Jade yg berpendidikan tinggi kecewa,sebaris tanya tak terjawabkan : "Mengapa anakku lebih mempercayai Ibrahim yang bodoh itu ???

(Sumber: Buku Pengalaman Muallaf)
.

No comments:

Post a Comment