Thursday, 19 April 2012

SIKAP HIDUP




Katanya......(Ustd.Danu,Penasehat Bengkel hati), Emosi mengakibatkan penyakit dalam tubuh seseorang.
Informasi dari sumber lain yang saya dapatkan,mengatakan :

-Jika sering marah dan menyimpan dendam, akan mengidap penyakit Hepatitis
-Apatis/tidak peduli pada lingkungan, berakibat Vitalitas melemah
-Tidak sabar/tidak pandai bersyukur,berakibat Diabetes
-Selalu merasa kesepian,bisa jadi  "Dimensia Senelis" (memory dan kontrol fungsi tubuh berkurang)
-Sering Sedih,berakibat Leukemia...............Wallahu a'lam !

Yang jelas,orang yg sll berkhusnuzon/berfikir positif,dan ikhlas,berarti jiwa dan badannya sehat. Kita bisa membuktikan sendiri dengan mempelajari cara fikir dan sikap orang2  usia lanjut berfisik kuat. Semangat tetap muda.Mereka ada disekeliling kita.

Yang terdekat dengan saya adalah Bapak.Beliau masih kuat berjalan kaki cukup jauh,di usianya yang ke 84 tahun. Selain mengajar Agama,hari-hari ia lewati  dengan  membaca buku sejarah dan menghafal Al-quran.
Jika sedang kumpul,anak +cucu sering di test pengetahuannya tentang peta indonesia/dunia,lambang negara ,bendera tiap negara,urutan sifat Allah,urutan surat2 Quran ,tapi  cuma sedikit yg terjawab.
O ya, Bpk juga faham wilayah jakarta dan batas2 keluarahan, krn sejak th 58 sudah keliling mengajar ,jadi klw saya bingung cari alamat,tinggal telepon saja !!

Terkadang saya dibuat kaget,pagi2 sudah muncul di muka rumah.Kekhawatiran saya tidak dihiraukan,perjalanan dg berganti-ganti kendaraan umum dari Jakarta ke Bogor malah dinikmatinya. Pantang naik ojek kalau jarak cuma 1 atau 2 km.
Pernah saya mengeluh,kenapa Bapak tidak pernah mau di jemput.Tapi bapak malah santai menanggapi.
"Kamu nggak tau,dijalan itu banyak ilmu ! Melihat orang susah,orang gila,pekerja keras,semua jadi peringatan  utk selalu bersyukur.

Bapak tak pernah berpantang dan tidak pernah mengidam-idamkan makanan,apalagi sampai mencarinya jauh2. Apa yang disediakan,itu yang dimakan ! Makanan rumah,makanan pesta atau restaurant,baginya cuma 1 rasa..".rasa syukur"
Dikamusnya cuma ada 2 kata : "Enak"  dan "Enak sekali "


Bila ditanya tentang kesehatannya,selalu dijawabnya dengan riang bahwa ia sehat (mungkin itu termasuk berprasangka baik pada badan sendiri).Alhamdulillah...dokter juga pernah  memuji hasil chck-up kesehatannya.



Walaupun saya belum mampu menangkap ilmu Bapak dalam menjalani hidup,tapi saya dapat membuktikan bahwa :  "Sikap kehidupan kepada kita,tergantung sikap kita dalam menghadapi kehidupan"






No comments:

Post a Comment