Selasa, 26 Juni 2012

KETUKAN PINTU MENJELANG SUBUH








                                      

  suasana-subuh
 Foto: Obathati blog




Pernah suatu hari menjelang subuh, keluarga kami dikegetkan dengan suara ketukan pintu.
Dari jendela terlihat petugas ronda yang datang,tapi setelah pintu terbuka ternyata dia membawa seorang perempuan cantik berjilbab,usia menjelang 20 tahun.

Air mukanya kelihatan sedih....dan bingung.
Belum lagi ditanya maksud kedatangannya,dia sudah memohon untuk diperbolehkan menunggu datangnya pagi di rumah kami.

Banyak pertanyaan di kepala saya,tapi tak satupun saya keluarkan.Membiarkannya minum teh hangat saya harap bisa membuatnya tenang. Tiba2 dia melepas cincin dari jari nya.

"Bu,kalau sudah terang,tolong tunjuki saya pasar,saya mau jual cincin ini untuk ongkos pulang ke desa saya di  Lampung "!

(Saya ragu dan mencoba mencari maksud buruk dibalik kejadian itu)

Sepertinya dia menangkap isi fikiran saya...lalu pelan2 dia membuka bagian bajunya,menunjukan  luka dan  lebam di badannya.

Ternyata baru 1  jam yang lalu dia kabur dari tempat penampungan TKW yang letaknya masih 1 kelurahan dengan tempat tinggal kami.
Seperti yang banyak diberitakan media,dia tertipu! pekerjaan sbg pelayan toko ternyata cuma janji,kenyataannya dia akan melayani tamu di tempat hiburan malam.

Dikurung berbulan-bulan,dan diputuskan komunikasi dengan orang tua,membuat dia nekad terjun dari kamarnya di lantai 2.Untung di belakang gedung itu bannyak ditumbuhi pohon2 lebat,jadi badannya tersangkut disitu.


Karna tidak ada kamar lebih ,dan perlu waktu untuk menghubungi keluarganya di pelosok desa (waktu itu belum ada HP) . Jadi saya titipkan dia dirumah orang tua saya di Jakarta.

Perjalanan dari Bogor menuju jakarta tidak mudah.
Dia belum bisa berjalan normal,walaupun sudah diurut sebelum kami berangkat.
Sesekali kami berlindung di tempat aman, ia kenal dengan orang2 suruhan yg siap menggiringnya pulang kembali.

Alhamdulillah...cincin tetap dijarinya dan ibu bpk saya senang menerima kehadirannya, dia sangat sopan,dan rajin .Kurang  lebih 2 minggu dia tinggal disana.
Dia tertarik dan ingin  bekerja sebagai guru TK dan guru ngaji  seperti yang ibu saya tawarkan.

Tapi kedatangan Bapaknya yang menangis sejadi-jadinya ,membuatnya berubah fikiran.
Bapaknya sangat tidak mengira bahwa anaknya masih hidup.hayalan indah bekerja diluar negeri membuatnya nekad minggat dari rumah dan membuat ibunya sakit2an terus.

Sekembalinya mereka di  desa,1x mereka menulis surat,saya lupa isi suratnya yang panjang itu.
Yang saya ingat cuma ceritanya bahwa dia memajang foto keluarga kami di rumahnya....


***Ternyata pertolongan kecil bisa jadi amat besar artinya buat orang lain,dan selalu jadi kenangan baik.



Senin, 25 Juni 2012

A R I F

                                                                     



Waktu Tukang Ojek membawa Arif kerumah saya,dia masih duduk dikelas 2 Tsanawiah /SMP.Tukang ojek mendapatinya sering tidur di Masjid dan tidak punya tempat untuk pulang.
Arif bercerita bahwa dia tidak mau kembali lagi ke Panti Asuhan yang menampungnya selama belasan tahun.Dikarenakan keasalahannya mencuri beras panti atas suruhan orang.

Arif terjepit.Pimpinan panti hendak melaporkannya pada polisi krn dia tdk mau memberi tau siapa penadah beras,sementara sang tetangga diam-diam terus mengancam.

Kebetulan teman2 Ta'lim sering menitipkan Infaqnya pd saya ,tanpa direncanakan,terbentuklah Dana Beasiswa Dhuafa.Alhamdulillah....ada jatah buat Arif !.padahal kalau pakai akal manusia sebetulnya tidak seimbang antara uang kas dengan jumlah siswa dhuafa yg harus ditanggung....(Begitulah Allah,pertolongannya tetap datang,walaupun kesusahan sudah sampai di leher ,syaratnya g susah ! g pake duit! asal haqul yaqiiin... aja..!)

Pertolongan Allah waktu itu berbentuk "Kemudahan",bukan uang !
Hasil negosiasi dengan Kepala Yayasan,Saya boleh mencicil berapa kali saja utk memenuhi bea sekolah dan makan.
Masuklah Arif ke 1 pesantren yang siswa lulusannya banyak masuk perguruan tinggi negeri,dan punya chanel utk belajar di Maroko/turky/mesir.
Sebelum masuk asrama, saya sarankan dia utk berterimakasih dan meminta maaf pada Pimpinan Panti yg walau bagaimana telah berjasa menampungnya bertahun-tahun.

Sebetulya 1 saja permintaan saya pd  Allah, tapi Allah menjawabnya dengan memenuhi semua point yg tak terpikirkan oleh saya,dan yang tidak ada dalam doa saya :
Arif punya tempat tinggal,jauh dari ancaman,bisa sekolah,dan tidak merepotkan saya untuk mengawasinya...Dan yang paling mahal adalah dia optimis,punya semangat lagi untuk sekolah, berani punya mimpi dan cita-cita...Subhanallah !

Saat libur sekolah dia tidur di rumah tukang Ojek.Dan sering datang kerumah saya untuk silaturrahmi atau memenuhi undangan acara syukuran teman2 saya.Dia tidak tau,setiap saya melihat dia ,selalu saja harapan besar memenuhi benak dan hati saya...Saya membayangkan dia sekolah di Kairo..!!! itu kebahagiaan saya !

Apalagi dia suka minta : "Bu ,kalo ada acara siraman rohani,Arif mau ceramah Bu...!
Melihat dia bicara didepan dengan bahasa arab yang fasih,membuat saya tidak sanggup menahan air mata.
Akh....seandainya saja,orang tuanya dapat  menyaksikan....!
Saya berharap masih punya umur untuk menyaksikan dia sukses.

Saat dia  duduk dikelas 3 SMA/aliyah,saya perhatikan setiap datang, badannya makin kurus.
Dia sering sakit2an.Saya minta dia libur sebentar utk memeriksakan kesehatannya.Tapi dia mengutamakan sekolahnya,terpaksalah...saya cuma membekalinya dengan obat dan vitamin.

Waktu itu bulan ramadhan,saya sarankan utk tidak puasa dulu,dan memaksanya  kerumah sakit.
Dari kaca spion saya liat wajah aslinya yg lemah,karna biasanya saat berbicara dia suka berlagak semangat dan sehat.Melihat itu saya jadi khawatir....Dan gantian !,kali ini saya yang berlagak tenang dan semangat didepan dia !

Dokter menganjurkan utk ronsen,cek darah dll,lalu kembali beberapa hari lagi.
Kedatangan saya berikutnya tanpa arif,agar saya leluasa konsultasi dengan dokter.
Hasilnya.....Dokter prihatin ! dengan hati2 dia menjelaskan,bahwa paru2,ginjal dan lever,jantung arif sudah tidak sehat lagi. sepulang dari rumah sakit saya tidak  beraktifitas banyak dirumah,krn banyak yang saya fikirkan.Masalah biaya pasti Allah menjamin rejeki anak sebatang kara itu ! Tapi untuk menjelaskannya dan menguatkan hatinya saya merasa berat !

Lebih berat lagi saat saya diberi tahu oleh Dokter bahwa dia diduga kena HIV  !! utk itu perlu penanganan khusus dan waktu yang lama...

Sehabis solat idul Fitri kami saling memaafkan,saya sempat titip uang utk beli susu dll,sambil terus menyemangatinya. Diam-diam hati saya sudah tdk enak,dan mencari asal-usul anak ini ke pimpinan Panti.
Baiklah ! saya tidak bisa menolong menyembuhkan penyakitnya,tidak bisa membantu mewujudkan cita2nya! Ya Allah....beri saya kesempatan satuuuu saja !  menghadirkan ibunya disaat2 seperti ini. Saat itu saya benar2  berpacu dengan waktu !

Keterangan dari panti,Arif dititipkan ibunya umur 4 tahun. Dan tidak sekalipun ditengok,karna sang ibu hendak dinikahi majikannya.Bagi mereka Arif cuma merepotkan dan jadi penghalang.Alamat terakhir mereka tinggal di Ciawi.

Tapi kami tidak menemui  mereka, walaupun di cari sampai kampung halamannya di Sukabumi.
kami cuma dapat kabar ibunya sudah di Jakarta,tak ada alamat lengkap,dan...sudah masuk Kristen !

Allah berkehendak lain...2 hari setelah pencarian,Arif meninggal dirumah tukang Ojek yang dianggapnya sudah seperti bapaknya sendiri...Semoga ia termasuk syahid....karna wafat dalam jihad menuntut ilmu agama,dan di zolimi ibunya......

Setiap melihat anak berbaju seragam SMA Aliyah...saya selalu teringat Arif...dan mendoakannya...!
Bagi saya....karna dialah, Allah menolong anak-anak saya yang selalu mendapat kemudahan dalam pendidikan.Dia jembatan saya menuju pertolongan Allah...











Sabtu, 23 Juni 2012

CIPLUK

C I P L U K ........
puisi ibu tercinta

                                          Foto : Kemon Baca blog.


Cipluk anak tetangga saya di Klender.Dia gadis yatim yang bisu.
waktu umurnya menginjak 14 tahun perutnya agak membesar.Khawatir dia kena sakit lever, salah seorang warga berjiwa sosial  berinisiatif membawanya ke dokter.Ternyata Cipluk sudah hamil 3 bulan! Keruan saja membuat ibunya menangis memikirkan nasib gadis itu.

Ibunya dan beberapa warga dengan sangat hati-hati  bertanya siapa pelakunya,khawatir jangan sampai dia terluka dengan mengingat kejadian buruk itu.Tapi cipluk malah  menyambut pertanyaan dengan senyum malu sambil memperagakan "proses" kejadiannya dengan tangan, bikin beberapa orang tidak sanggup menahan tawa.

20 tahun kemudian saya bertemu Cipluk di pinggir kali Cipinang.Dia tinggal dalam gerobak pulung bersama  suami dan ke tiga anaknya.Anak sulung sedang pergi sekolah di Madrasah Tsanawiyah,sedang adiknya yang usia 4 dan 2 tahun sedang asik dengan mainan bekasnya di sisi gerobak.


Senang sekali, ternyata Cipluk masih mengenal saya,dia gembira menyambut.Sebetulnya banyak ungkapan lewat gerakan tangannya tapi saya hanya membalasnya dengan senyum karna tidak faham, sang suami keliatan malas jadi "saritilawah ".

Di gerobaknya banyak barang bergelantungan tak berhubungan satu sama lain. Saya jadi berfikir jangan-jangan... suaminya "keterbelakangan" juga seperti Cipluk. Penampilannya aneh. pakai kalung bergandul kunci kecil.

Di  gerobak Ada 4 jam, radio listrik dengan kabel terulur + bohlam lampu (mau di colok dimaneee?...) , Botol Aqua ukuran 1 liter berisi  sedikit susu bubuk, mungkin tempat  menyimpan persediaan susu yang sebentar lagi habis),ada gunting yg di gembok ,bertumpuk-tumpuk gelas aqua,dan sekantong tas besar berisi kertas2... .

Orang ini aneh ! sebagai orang normal,saya ingin tau dong...! apa yang ada di alam fikir orang2 seperti dia.Mulailah saya mengajukan pertanyaan :

-"Pak ! koq jam nya banyak sekali ? sampe 4 begitu,untuk apa "?

- "Iya,soalnya kan saya suka pergi kemana-mana ninggalin gerobak,jadi kalau saya dateng dari sebelah mana aja,keliatan itu jam !

-"Itu radio dan bohlam emang bisa nyalah? mau di colok dimanaa??

-"Kan kita kalo malem g di pinggir kali,kita nyari emperan toko,suka ada kontak nya diluar,tinggal nyolok deh..."

-(Wahh!!....ni orang  jawabannya masuk akal,tapi saya penasaran ! masih mau cari ke anehan dia,untuk membuktikan prasangka saya...)
"Itu untuk apa gelas aqua disusun ? biasanya dapet,lansung jual "?

_"saya mah g kayak orang laen ! njual gelas kotor2. sama saya di bersihin,Boss saya juga seneng terima bersih,jadi harganya suka di lebihin ke saya,gitu "!

-"Oooo begitu...,Trus botol aqua buat simpen susu,bukan ? (saya coba menebak)

-"Bukan ! saya siapin susu  anak saya disitu, buat diminum bukan buat nyimpen.Ntar kalo lagi jalan ketemu ledeng tinggal ngisi deh...langsung dia minum..

- (Hmm ...tinggal satu nih,masalah gunting tadi,pasti letak anehnya di situ,saya pikir)
  "Pak,kenapa guntingnya di gembok ??

-"Anak saya yang kecil suka maen gunting,jadi biar g bahaya saya gembok ! Nih..kuncinya saya kalungin "!

- Waduuuh......ternyata dia g seperti apa yang saya pikirkan ! ck...ck...!!
   Tapi.....masih ada 1 barang lagi ! dan itu pertanyaan terakhir sebelum saya pamit pulang.
"Trus dikantong plastiik itu apa??

- "Itu mah sampaaahh buuuu...!!

(Sambil menahan tawa saya pamit dan cepat-cepat berlalu dari situ...!)


****  Saya menertawai diri sendiri !!!
Makanyaaaaaa.....!!!  jangan mudah men-judge orang !! dan jangan sok tau !!

                               
Beberapa hari kemudian saya datangi lagi tempat itu.Mau memberikan beasiswa  dan menawarkan anak Cipluk untuk melanjutkan sekolahnya ke Pesantren. Tapi mereka sudah tidak ada....entah pindah kemana?









Minggu, 17 Juni 2012

KENANGAN RISKA 3

 

   Rizal yang dialek bicara nya  ke-Sumatera-an itu meminta saya  gabung dalam Kepanitiaan Seminar sehari dalam rangka memperingati APRESIASI MUHARRAM RISKA. saya dapat tanggung jawab sebagai Sekretaris.

Alhamdulillah kali ini agak mudah  membuat susunan kata pada lembaran proposal seperti tujuan diadakannya acara, dasar pemikiran, dll.

Pengalaman pertama dulu, sussaaah banget ! Maklum peralihan dari Karang Taruna :)
Sebetulnya banyak contoh  proposal sebelumnya yang disimpan baik oleh Sekum Ihsan.Tapi kan harus sesuai dengan tema baru seminar.

Untuk mengatasinya saya temui senior minta bantuannya.
Tanya kesana kemari ngga ada yg bisa, terakhir dikasih tau (saya lupa siapa ).

- "Oohh.. Kalo yang begini harus tanya sama  Ermil. Die pakarnye tuh!

Nggak butuh waktu lama mencari si pemilik nama, dia lagi duduk santai sambil merokok di sampingnya segelas kopi.
Saya sudah siap kertas dan pena ditangan sambil mulai tanya. Dia mendengarkan  serius tapi sambil senyum geli ( Baek bener ni orang ).

Belum lagi saya mencatat, Bang Ermil berdiri. Sambil jalan rada gontai dan matanya  setengah ngantuk dia teriak " "Woooii!  Siape yang nyuruh nih ? kurang ajar ye pade ! Herisman, Bang cecep, dan yang lain ketawa gellliii banget .

Hadeeehh, terpaksa ikhlas deh. Anak baru dikerjain! Ternyata sang pakar yang sesungguhnya Bang Eman.

     Sahabat RISKA hobby keroyokan. Ada acara apapun dan siapapun panitianya pasti dibantu. Apalagi APRESIASI MUHARRAM termasuk perhelatan besar. Surat Permohonan Dana cepat beredar. Bahkan 1 orang ada yang bisa bawa 5 proposal. Tanpa ketulusan nggak akan mungkin. Sebab menghubungi donatur di kantor mereka bukan perkara sepele. Perlu muka tebal. Apalagi mendatangi tokoh masyarakat , harus diacungi jempol!
      
      Saat meeting di aula masjid dengan para sponsor yang "dijorokin" sudah pasti Cheppy si pemilik wajah bening,adem itu . Sementara saya, Elly dan ada beberapa teman lebih senang "dijorokin" ke kantor sejuk dan mewah jemput  sumbangan dan nikmati makan gratis dari sponsor PIZZA-Hut, atau cicipin makanan sample di catering.

      Acara Seminar berlangsung lebih dulu,menyusul acara bazaar, hiburan, lomba, dll.
Kesediaan pembicara ngetop dan larisnya undangan bikin hati senang.
Cuma satu yang mengganjal yaitu surat izin kepolisian.  Baru disampaikan beberapa hari menjelang acara. Polisi yang saat itu bertugas memberi harapan dan keyakinan bhw surat izin tidak akan lama prosesnya, hanya menunggu tanda tangan 1 orang saja.

      Sampailah pada titik hari H,tapi surat yang dijanjikan belum juga muncul. Semua Sie stress, apalagi Bang Rizal sbg ketua. Para undangan sudah hadir mereka kebanyakan  datang dari Tanjung Priok. Perlengkapan seminar yang sudah dibeli cuma tersusun dingin diatas meja . Saya tidak sanggup melihat aula itu dijaga beberapa polisi. Acara dinyatakan batal ! 
Pengumuman mohon maaf  ditempel dimana-mana.Para undangan satu-satu dan berkelompok meninggalkan tempat dengan kecewa!

Perasaan sedih, malu, kecewa, marah, menyesal dan merasa gagal, semua jadi satu ! 
Apalagi setelah diberitakan di Media keesokan harinya ! Koran itu sempat saya gunting dan menyimpannya dalam album.
Bagi saya itu kesalahan fatal berakibat panjang, pahit kalau diingat!

   Betul, berakibat panjang ! Bang Molla,bang Acong,dan siapa lagi, saya lupa ! Dipanggil  ke POLSEK Menteng sampai larut malam . Pastinya mereka  terbawa arus masalah.


Ada keinginan untuk tidak datang ke RISKA sementara waktu,tapi saya mencoba untuk bisa telan pahit .Terutama saat  Bang Molla menceritakan runutan kejadiannya dan interogas  polisi di hadapan sahabat Riska .

    Bang Molla  kehilangan "Keceriaan". Biasanya biar capek sepulang dari kantor masih bisa cerita dan bercanda.
Saya belajar kepemimpinan, percaya diri dan perhatian kepada teman dari seorang Bang Molla .  Diluar ke-RISKA an Bang Molla mau memberi informasi dan mempermudah urusan,( waktu saya dan TUNY mengikuti test masuk BDN).
Mengecewakan orang yang pernah menolong kita, adalah suatu kesalahan yang  teramat besar bagi saya.

Biasanya di sekretariat ramai tawa kalau ada dia dan konco konconya. Masih inget bagaimana mereka menirukan gaya tokoh Emon : " Macchaan neek! Potongan adegang kocak film Catatan si Boy.
(Judul film yag lagi nge-top itu dipakai anak RISKA dengan maksud  Bon hutang  ke Si Boy penjual Bakso)
Kadang meniru gaya bicara Deddy Mizwar di film Naga Bonar, "Apa kata duniaaa?"
Sudah pasti  yang lain terpancing utk menimpali krn  nonton bareng.

Tapi semua itu ngaaaak ada. Bang molla lebih banyak diam dan mengeluarkan unek uneknya, bikin hati jadi tambah ciut. Jika papasan di koridor masjid  pengennya ngumpeet di toilet yang serba biru itu.
Jangankan liat mukanya,liat ujung poninya aja nggak bakal berani .

Elly nggak tau  dimana? (Kayaknya lagi sibuk sama pepetannya deh!)
Kemana harus curhat ? Ke Mak Tuo yang rajin cuci mukena itu ?

Mencoba tenang, pergilah saya ke toko buku bawah tangga masjid . Cukup lama  buka2  buku , tapi ngga kebaca !.Untung si penjual buku sdh mafhum anak RISKA jarang yang BUKA dompet setelah BUKA buku..

Lalu jalan melewati tempat foto Coppy,duuuh perasaan belum lama ngantri di situ bareng Mbak Cut (yg stres ) photo coppy macem2 surat. Eeeehhh nggak  taunya kayak begini ujung nya.
Saya menyesal, kenapa jadi sekretaris? Mendingan gantiin Herisman deh, sie perlengkapan.
Atau nggak usah jadi panitia sekalian ! Lebih asik gabung dengan Charlies Angle (Deas,Giur,Indah)  ke  KERIS Galery.

Dari jauh keliatan Mirna Meris (Media Riska) lagi standarin Vespa nya. Eenaaak kali ya kalo pelariannya makan dg Mirna?  Dewi dan Mirna paling asik klo lg melahap makanan. Orang nggak lapar bisa jadi pengen makan . Makanan ngga enak bisa menarik untuk disantap. Enak makan bareng mereka. Saya yakin berdua masuk sorga tuh ! Kan yang masuk syurga adalah yang berat timbangannya (@Mirna,Dewi: Ampuuun)


Riska is Riska ! segala macem perasaan ada disana. Riska ngga selamanya bikin tawa.
Semoga Bang Molla dan senior lain yang sudah banyak berkorban,dapat memaafkan.

Alhamdulillah saya masih bisa ketawa nikmati meriahnya  pentas  Apresiasi Muharram, saat menyaksikan operet.

_ I can wait forever If you say you"ll be there too (  Air Suplay)
   (di panggung Omay lagi kasih sekuntum bunga untuk kekasihnya, )

_ Mamaaa  hu..u..u.. Did'nt mean to make you cry, if Im not back again this time
   tomorrow, carry on, carry on, if nothing really matters ( Queen)
   (Siap2 minum Baygon)

_Saat ini smakin banyak berita di koran......(Chrisye)
  (omay dibawa petugas Rumah sakit)


Sementara di arena bazaar pengunjung antri burger nya SENO. Stand bergaya Country itu dilayani cewek2 cantik pilihan Seno dari berbagai Departemen.




Kamis, 14 Juni 2012

KENANGAN RISKA 2




Saya lupa waktu itu bulan apa,Riska sedang ada beberapa kegiatan.Anak2 BASKET mau bertanding,SDIS sedang menerima pendaftaran,MAR'ATUN SHOLEHAH mau kedatangan ABI dari Al-Ihya Bogor

Mbak ANI ( gadis serius),Mbak Ences ,Eka,Ida,Rika,sibuk sa'i dari mesjid ke Sekrt.Mereka sibuk ambil segala sesuatunya.Mulai dari air minum Abi,sampai ke hal yang besar. Sementara HASNIL masih kecape-an jemput Penceramah.
Sambil sa'i Mbak Rika sempat kasih suara kencang: "Eeeehh !!  jangan pade berisikk dooong...,kedengeran sampe atas !!!

Gimana g berisik ? ditaman kecil ngobrolnya lg pd seru,diteras anak basket yang badannya panjang2 itu bercanda sambil  menunggu keberangkatan,terdengar sesekali  dug..dug..suara bola.
Nggak ngerti deh!..itu lagi nge-test atau iseng?. Kalau lg begitu biasanya  EKA yang berkalung priwitan merah itu, mukanya rada kenceng ! Untuk sementara cuek sama EVI temen curhatnya,biasanya sih... mereka berdua duduk di atas pipa besi berpindah-pindah.

Pas anak basket yang ganteng2 dan cantik2 itu pergi...,Riska jadi sepi...!kelompok taman pindah ke tempat jajanan depan masjid...yang putri naik keatas denger ceramah,yang putra terpaksa cari ilmu dengan baca2 di toko buku bawah tangga. Mesin tik lagi anteng,computer nganggur, karna BANG EMAN lagi nenangga di Perpustakaan sebelah.

Ruangan  berantakkan,laci mukena terbuka sedikit bikin muekena2 tersembul keluar,ubin ngeres.
Saya cuma merapihkan ruangan,lumayan leluasa kerjanya,karna  Bang ERMIL g duduk disitu seperti biasanya .Sunar ambil sapu,dan seriuuus banget mengerjakannya! kayak lagi nyapu rumahnya sendiri.

-"Nar ! gue seneeng banget liat loe rajin ! keliatan banget,loe merasa memiliki RISKA ! Tapi sayang..,RISKA g merasa memiliki loe !!

-"Hihi...sialan Loe Ty !!!
keluarlah ketawa khasnya,sambil betulin kaca matanya yang rada melorot.Setelah itu dia ngeloyor nyusul teman2nya di tukang Es campur yang warnanya pink "Ngejedor".

Saya yang siap2 mau ke masjid jadi batal,karna ada Bapak penjual gorengan duduk diatas pipa,dibawah papan pengumuman,seberang pintu masuk.Biasanya cuma tempat dagangannya aja yang diparkir disitu saat dia mau sholat. Anak2 Riska sering ambil gorengannya dan tinggalkan uang pas.

Dia senyum ramaaah banget,dan kasih salam sambil badannya agak membungkuk.Dalem hati bilang :
 "Tumbeen..ni Bapak rapih banget "! .Beliau pake kopiah hitam legam,agak tinggi (biasanya  bule dan agak kempes ), berkemeja batik tangan panjang,pakek sepatu sandal,ditangannya ada 1 map biru.

-"Maaf ya mbak...,Bapak ganggu sebentar.Sebetulnya Bapak sudah dari tadi menunggu,tapi masih pada rame dan sibuk " !

-"Oh...nggak apa-apa,masuk aja Pak.. !

Ternyata dia mau mengembalikan formulir Pendaftaran SDIS ! formulirnya rapih,licin,tersimpan  didalam map beserta uang pendaftarannya...Aduuh !! maluu banget ! Ni Bapak begitu sungguh2 mau memasukkan anak SMA nya.Saya jadi inget waktu serahkan form SDTNI yang g licin lagi,itu juga harus cari2 dulu,terselip entah  di buku kuliah yang mana ?

Masih teringat oleh saya, kata2nya dan matanya yang penuh bangga: "Bapak senang kalau anak bapak bisa masuk sini ,anak RISKA baik-baik ! 

Hehehe...beliau belum tau aja ya...kadang-kadang anak RISKA suka sliwar-sliwer aja di depan tamu tanpa tanya2 apa keperluannya. Mungkin karna RISKA banyak departemennya kali ya..jd main andel2an. (Judulnya : NGE-LESS)

1 th setelah saya berumah tangga dan pindah ke Kalimantan.Bapak itu mengirim surat .Jelas menimbulkan rasa haru,karna dia masih ingat dan mau berusaha mencari tau alamat saya.
Hampir menangis saya membaca tulisannya diatas 2 lembaran buku tulis.Tulisannya miring,bersambung,gaya orang jaman dulu,huruf y,g,dan j nya panjang-panjang.Saya membayangkan dia menulis dengan tangan tua nya yang sudah saya hafal karna sering menunggu dia menggoreng.

Dia menulis :

Nak Oty,bagaimana keadaan nya disana ? Bapak harap  dalam keadaan sehat wal afiat.
Sudah lama Bapak tidak melihat nak oty di Riska,bapak tanya2 sama teman2 nya kalau mereka lagi beli gorengan.Alhamdulillah walaupun lama bapak menunggu akhirnya bisa juga dapat alamatnya.

Nak Oty,sajadah yang dari haji itu masih bapak simpan. Bapak senang sekali,itu bapak pakai kalau  hari jumat dan lebaran saja.Terimakasih...semoga Nak oty dan suami selalu bahagia dan mendapat kebaikan dari Allah swt.
Jangan lupa kalau ke Jakarta mampir kerumah Bapak,atau ke tempat Bapak jualan.

Alhamdulillah akhirnya saya pindah juga ke Jakarta, bertambah senang hati saya karna dapat undangan acara Silaturrahmi RISKA yang rutin diadakan setelah Hari Raya.
Terbayang akan bertemu teman2 yang beberapa orang beruntun menikah setelah pernikahan saya.
Tdk sabar ingin menikmati lagi lucunya grup MADINNA,ACHFA,LIZAMAH,INDRY,NEMY, yang doyan ketawa dan doyan kamera itu.
Maklum.....hampir satu tahun manyuuuun terus di Kalimantan ! lagi sedep-sedep nya gaul,tiba2 harus terdampar di pinggiran hutan.Tiap hari dengernya suara gergaji potongin kayu2 hutan. Untung aja g ketemu mahluk yang sama2 suka manyunn...(org utan)

Acara Silaturrahmi baru mulai ba'da Isya.Tapi barangkat dari rumah setelah solat Asar.Niatnya mau lepas kangen dengan sekretariat, nikmatin suasana berisiknya Riska lagi,dan....ketemu sama Bapak tukang Gorengan.

Perjalanan mendekati Taman Suropati saja sudah bikin bahagia.Liat Halte tempat berpisah dg teman2 yang berbeda jurusan,liat taman tempat foto2 bersama . Burung2 masih banyak yang terbang dan hinggap di Gereja.Anak RISKA menjulukinya dengan "BURUNG MURTAD" karna sering pindah2 dari Mesjid ke Gereja.

Sampai di tikungan pintu masuk ,saya dapati Iyus tk.parkir sedang menikmati Es yang biasa mangkal disitu.Gerobak tukang jualan cuma 1,tukang gorengan g ada !.mungkin gorengannya  laku jadi dia cepat pulang.Hati  niat mau datang lagi besok,walau sebentar tapi puas kalau sudah ketemu Bapak itu.

Tapi ternyata saya tidak kembali keesokan harinya.Jawaban Yus menusuk hati saya,Bapak itu sudah meninggal beberapa bulan yang lalu.....Saya menyesal !!!  kenapa saya cuma punya keinginan untuk bertemu ? kenapa tidak cepat2 membalas suratnya ?? 

Sekembalinya di rumah,tidak ada yang saya kerjakan kecuali mencari amplop kuning KILAT KHUSUS yang tertera alamatnya.Hati sedih....tapi harus bilang ke siapa ??  sambil terus mencari terbayang lagi kebaikannya. Dia seringkali melebihkan jumlah gorengannya,saya dan Elly baru tersadar kalau sudah menghitungnya diatas Bis ! 

Sayang...surat ber-amplop kuning itu tidak pernah ketemu sampai sekarang ! entah terselip dimana ??
Cuma doa untuk dia yang saya tidak lupa.Semoga Allah beri kemuliaan kepada Almarhum.....
Tidak banyak yang mengenalnya saat dia di di bumi....Tapi insya Allah, Penduduk Langit mengenalnya.
Karna Alm TIDAK MENUNGGU KAYA UNTUK BERSEDEKAH...










KENANGAN RISKA 1





"Oh tuhan, aku datang mengetuk pintu ampunMu
dalam tubuh yang yg kuyu, yg penuh dosa dan noda.
Tidakkah engkau dengar, angin yg berdesir?
Aku malu padanya, dia yang lugu berzikir.


Lagu "Kebangsaan" RISKA itu saya dengar pertama kali tahun 1986.
Walau suka dengan nada dan liriknya yang mudah dihafal tapi belum berani menyanyikannya
Apalagi nyanyi bareng sama "Dedengkotnya" RISKA" ! Duduk bareng di taman mungil depan sekretariat aja g berani  (Takut dibilang "Sok Akrab !!").

Yang sering duduk di situ biasanya  senior senior seperti Bang Acong ( Nama sebenarnya Mufroni)  yang baru pulang kerja. Tangan kemeja putihnya biasa digulung setelah solat . Ngobrol bareng dengan Bang Ical ( Faisal Motik)  bersorban  lipat warna putih dengan baju koko putih, celana hitam seragam solatnya. 
Ada juga Bang Fuad,  Bang Geis,  anak ISAFIS yang betah bergabung, Bang Ali Alatas, atau Bang Mola (Muhamad Irfandi) yang baru kelar di jemput Mbak Iya.
Seniorita nya Mbak Ences (Ningrum Maurice), Mbak Kiky  dll. Kalau ketawa mereka meledaknya bareng2 dan rame, tandanya ada Sunar atau Fuddin.

Sebagai anak baru lebih sering kumpul dengan teman-teman SDTNI  seangkatan, terutama dengan Elly, kami dapat julukan  "Teman Seborgol" atau "Pisang Segantet". Kami duduk di ruang sekretariat. Kursinya rendah ber-jok kempes warna hijau tua. Sambil makan gorengan memandang Bang Raja dikerumuni ABG cantik cantik.
 Si abang satu ini sabarrr banget. Bisanya cuma senyum-senyum  doang kalau diledekin anak buah. Pernah sekali waktu dia dapat suprise ultah seikat bunga mawar merah dari Bina....:). Langsung saya ganggu dengan lagu dangdutnya Elvy Sukaesih : 

Sekuntum Mawar meraaaaah
Yang kau berikan kepadakuu..

Dia cuma senyum . Bingung kali ya, mau seneng atau teramat seneng terima bunga itu ?! :)

Ruang kenangan itu sejuk . Sepatu-sepatu  banyak parkir di depan ruang rapat berkarpet merah. Dinding kayu sebelah kanan sudah ngga kelihatan pliturannya karna  tertutup poster Rencana Kegiatan 1 tahun dari masing-masing departemen, bercampur dengan ucapan ulang tahun, daftar sumbangan makanan, pengumuman rapat, lipatan-lipatan  kertas pesan, jaket, helm, ransel ! 
Apalagi kalau ditambah foto-foto kegiatan terbaru hasil jepretan Mas Pam, Mas Yono dan Zakir (Salmona)

Dinding rame, suara rame. Bunyi mesin tik yang akrab dg Dewi Meinarti, ramenya jadi satu. Cuma Bang Farhan aja yang sunyi sepi sendiri. Tenggelam dalam kacamata dan diktat tebalnya!

Riska punya Satria Bergitar, Wahyu! 
Bila dia datang penggemarnya langung duduk manis request lagu ! Lagu ga enak bisa jadi reuseup karna petikan gitarnya. Hhhmmm... Sampe lupa di ruang atas ada kajian. Keluarlah lagu Ermy kulit,Yana Yulio, Katon Bagaskara dll. Biar sudah Salam Lekom pamit  pulang, tetep aja ditarik-tarik suruh main lagi. Yang agak kesel mungkin Nurul yaa,  anak SMA yang sering nenangga. Ngenesss liat cowoq idamannya ditarik tarik !! 
Oya, ada satu lagi anak SMA yg suka nyasar dan betah di sekretariat padahal dia non muslim (namanya lupa). Ivone kalau nggak salah.

Satu lagi yang jago gitar ! Bang Cecep. Main gitarnya enak buat lagu taon berapa aja. Ga jelass dia tuh generasinya Bing Slamet atau Koes Plus ya? Pokoknya kalau dia sudah iringi lagu Green Fields,  waduuuhh... Pas banget !!

Paling seneng hari Minggu . Kenapa?
Karna anggota Riska berbagai angkatan pada ngumpul. Sambutan hangat ihlas sangat terasa.

Alhamdulillah, ilmu agama yang didapat di organisasi ini membekas dalam keseharian ! Rasa persaudaraan, saling hormat dan saling sayang luarr biasa. Kehangatan dan keakraban yang ngga saya dapati di organisasi manapun, masya Allah. 
Semoga Allah menghimpun kita kembali di dalam jannahNya. Masjid, para ustadz dan amal sosial kita insya Allah jadi saksi meringankan jalan kita di akhirat kelak, amiin ya Rabb.
Bukankah Allah lebih menyukai anak muda yang banyak amal dan mencintai masjid dari pada orang tua yang banyak zikir?

Pernah kejadian , seniorita yang sudah lama nggak muncul ( Mbak Yana) tiba tiba datang bawa ayam panggang buatannya. Wah, ngilerr liatnya ! Itu ayam yang sudah terlanjur nge-top cepat habis dilahap rame rame !

Makanan kagetan lainnya suka datang juga.
Sumbangan jamaah masjid yang merayakan ultah atau syukuran kasih tumpeng nasi kuning dan makanan lain. Walau mereka ngga kasih minum nggak usah khawatirr. Tenaang ! Dede atau Manto pelayan Catering suka pengertian. Boleh minta minuman warna warninya. 
( Hampuun, masa masa jahil) Astaghfirullah.

Pokoknya hari minggu THE BEST deh! Bunyi sendok sendok resepsi yang lagi dilap, suara es batu yang lagi di bentuk, harum bunga, suara degung, akh, indaah banget ! Sebab bercampur dengan bertemunya wajah  anggota Riska Jadul dengan pengurus, anggota baru, bahkan pendaftar baru.

Di taman, di bawah pohon PETETOT beda lagi ! Agak serius di sini. Bang Imran bimbing anak kuliahan buka Tafsir Quran dan membahasnya...Sejuuuk banget! Pembawa sejuk bukan dari ilmua dan pohonnya saja, tp bang Imronnya juga lho !
Sementara di seberang ada Eka dan anak buahnya. Rame bercanda sahut-sahutan, cela-celaan. Eka+ Ibam dengan gaya bahasa betawinya sering bikin ngakak.

Banyak wajah  bermunculan saat saya menyusun Puzzle kenangan RISKA. Ada Nanang yang dapat julukan "Barang Contoh", Herry Mustang yang gaul. Biar suka ngomong jorok tapi baik hati. Kalau minta bedak/Parfum sama dia aja... Isi tas nya komplit ! Sama dengan tas  mbak Kiky, berat ! perlengkapan solat dll tersedia.persis tas Dora emon  !!

Ada Giur yang tiap muncul model rambutnya ganti. Indah becandanya kayak lakon Srimulat. CHEPPY dijuluki "Menteri Agama" krn selalu dapet tugas baca doa, Hasnil yang mobilnya selalu penuh makanan, hehehe jadi inget, kami rame2 pernah nyasar cari2 Ancol ngga  ketemu ,padahal sampe bangkotan di Jakarta terus. Nggak diizinin Allah ngkali yee..? Masa sih abis dari mesjid ke Ancol ?
Trus ada  Ihsan, sekretaris Riska yang baik hati. Siap sedia anter perawan perawan pulang minet (Midnight)  dengan Mobil VW Comby nya sampe ke "Jakarta Coret", Insya Allah didoain deh, masuk sorga sama combynya sekalian !!!

Banyak kenangan juga dengan Chichi dan Monique, pernah  diguyur bareng seusai acara Seminar.Tapi jalan cerita dg mereka terputus sejak mereka membuat cerita lagi dengan gandengan mereka masing masing (ehemm !!).

Sementaraaaa.....Saya tetaap dengan teman "seborgol" , teman sehati, sekomplex, se-bis P-231,yang saling membantu kala uang tidak cukup untuk membeli karcis nonton di Megaria theater, atau saling mencukupi untuk bisa beli kaset di Duta Suara-Kebon Sirih, atau iseng  nonton film yang paling nggak laku di bioskop termurah.

Sebetulnya...Ada juga sih, keinginan untuk terlibat dalam "SKANDAL PUTU MAYANG" , Tapi nggak ada yang mau tuh !!! :D

Generasi Riska Jadul memang beda ! Ada ketulusan dan mau memperhatiakan orang sekitar masjid.
Bergaul akrab dengan pengurus masjid dan para ustad.
Setiap Idul Fitri kami rombongan mendatangi ruma mereka sampai di Tanggerang ujung sana.
Dekat juga dengan satpam, Si Boy penjual Bakso (Alm), Uda restourant Padang (Alm), Pak Hamid (Alm) pengurus masjid yg baik . Dia tau yang main kekantornya cuma mau numpang baca koran+minum+nikmatin Ac dan ketenangan, tapi ngga pernah komen. Sampe Mbak Cut yang rada2 gokil krn stress pun diperlakukan dengan baik.

Terakhir saya bertemu Iyus (tukang parkir). Masih terkenang kata2nya...." Saya belum liat lagi anak RISKA yang baiknya seperti angkatan dulu. Setiap idul Qurban bakar sate bareng dan nggak lupa bekali saya daging utk di bawa pulang.." :(


Di dalam tepian hidup kunantikan ridhoMu
Di dalam alunan rahmat kasiMuuu..
Oh Tuhan aku datang mengetuk pintu ampunMu
Dalam badan yang kuyu
Memuji kebesaranMu





Rabu, 13 Juni 2012


When I 7 years old , My Father knows everything

13 " , May be he knows everything 

17 " , My Father knows Nothing

23 " , I think my Father knews everything

42 " , I wish my Father was here to teach me...

PERPINDAHAN MANUSIA DARI DUNIA.




Saidina Ali as Menjelaskan Masa Perpindahan Manusia dari Dunia Menuju Akhira
Perhatian terhadap kiamat dan kematian, serta perpindahan dari dunia materi menuju alam barzakh, akan berpengaruh besar dalam diri manusia.
Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as dalam sebuah riwayat menjelaskan proses perpindahan dari dunia menuju akhirat.
Imam Ali as berkata: ketika seseorang meninggal ada tiga hal yang menjelma di hadapannya di hari-hari akhir di dunia dan hari-hari awal di alam barzakh, yaitu harta, anak-anak, dan amalnya.

Ketika berhadapan dengan harta, dia berkata demi Allah aku sangat rakus untuk mengumpulkanmu dan sangat pelit untuk melepaskan dan kehilanganmu, sekarang ketika aku dalam kesulitan apa yang kau lakukan untukku.

Harta menjawab; kau hanya dapat menerima kafanmu dariku.

Kemudian dia berpaling kepada anak-anaknya dan berkata: demi Allah aku telah sangat mencintai kalian dan aku selalu menjaga kalian agar kalian tidak terganggu atau bersedih, sekarang dalam kondisi genting ini apa yang dapat kalian lakukan untukku?

Mereka menjawab: Kami akan membawamu ke kubur dan menguburkanmu.

Kemudian dia melihat pada amal berkata: untuk menunaikan kalian aku tidak bersemangat dan kalian berat untukku, sekarang apa yang dapat kalian lakukan untuk menyelamatkanku?

Amal menjawab: Aku adalah teman dan pendampingku, di dalam kubur dan di hari hisab, aku tidak akan jauh darimu sampai kita berdua berada di hadapan Allah Swt.

Jika mayit yang sedang dalam kondisi sakratul maut, dia adalah patuh kepada Allah dan merupakan seorang wali Allah, maka seseorang akan menghampirinya yang aromanya lebih harum, pandangannya lebih indah, dan busana yang sangat megah dibadingkan orang lain, dan berkata kepadanya, aku memberikan kabar gembira tentang angin penghembus jiwa dan bunga-bunga yang wangi, dan sorga yang penuh nikmat kepadamu, kau telah masuk dengan selamat dan selamat datang!

Dia akan bertanya: Siapa kau?

Orang itu menjawab: Aku adalah amal baikmu dan aku berangkat dari dunia menuju sorga

«بحار الانوار» كتاب‌ العدلِ و المعاد، طبع‌ آخوندي‌، جلد 6، ص‌ 224 تا ص‌ 228 -معادشناسی : جلد 2علامه سيّد محمّد حسين‌ حسينی‌ طهرانی
(IRIB Indonesia/MZ)

Ketika berhadapan dengan harta, dia berkata demi Allah aku sangat rakus untuk mengumpulkanmu dan sangat pelit untuk melepaskan dan kehilanganmu, sekarang ketika aku dalam kesulitan apa yang kau lakukan untukku.
Harta menjawab; kau hanya dapat menerima kafanmu dariku.
Kemudian dia berpaling kepada anak-anaknya dan berkata: demi Allah aku telah sangat mencintai kalian dan aku selalu menjaga kalian agar kalian tidak terganggu atau bersedih, sekarang dalam kondisi genting ini apa yang dapat kalian lakukan untukku?
Mereka menjawab: Kami akan membawamu ke kubur dan menguburkanmu.
Kemudian dia melihat pada amal berkata: untuk menunaikan kalian aku tidak bersemangat dan kalian berat untukku, sekarang apa yang dapat kalian lakukan untuk menyelamatkanku?
Amal menjawab: Aku adalah teman dan pendampingku, di dalam kubur dan di hari hisab, aku tidak akan jauh darimu sampai kita berdua berada di hadapan Allah Swt.
Jika mayit yang sedang dalam kondisi sakratul maut, dia adalah patuh kepada Allah dan merupakan seorang wali Allah, maka seseorang akan menghampirinya yang aromanya lebih harum, pandangannya lebih indah, dan busana yang sangat megah dibadingkan orang lain, dan berkata kepadanya, aku memberikan kabar gembira tentang angin penghembus jiwa dan bunga-bunga yang wangi, dan sorga yang penuh nikmat kepadamu, kau telah masuk dengan selamat dan selamat datang!
Dia akan bertanya: Siapa kau?
Orang itu menjawab: Aku adalah amal baikmu dan aku berangkat dari dunia menuju sorga
«بحار الانوار» كتاب‌ العدلِ و المعاد، طبع‌ آخوندي‌، جلد 6، ص‌ 224 تا ص‌ 228 -معادشناسی : جلد 2علامه سيّد محمّد حسين‌ حسينی‌ طهرانی(IRIB Indonesia/MZ)


Senin, 11 Juni 2012

Bid'ah

B I D ' A H
                                                                      
 

"Nak,tolong buatkan ibu kueh coklat kesukaan Ibu ya..! Ibu ingiiin sekali makan kue buatanmu!!" Begitu kata seorang ibu kepada anak nya.

Si anak dengan sumringah menatap ,permintaan ibu membuatnya senang, sebab selama ini hanya jadi penikmat saja. Bukankah suatu kebangaan mendapatkan kesempatan untuk menyenangkan hati orang yang di kasihinya?

Dengan seksama dia perhatikan saat Ibu menuliskan daftar bahan dan ukuran yang dibutuhkan. Masalah proses pembuatan sudah diluar kepala krn seringnya jadi penonton di dapur.

Ibu pun berlalu dari dapur, memberi keleluasaan dan kepercayaan yg teramat mahal bagi si Anak.

Proses pembuatan berjalan , dan tidak ada yang mengiringinya,kecuali dengan KEIKHLASAN dan SUKA CITA.

Sampailah pada tahap pemberian coklat dalam adonan,saking memahami kegemaran ibunya,dia berinisiatif menambahkan lagi bubuk cokelat yang lebih banyak diluar resep.Sudah tergambar dalam benaknya bagaimana senyum puas ibu ketika akan menikmati hasil karyanya.

Namun gambaran itu tak terwujud !! Kue terasa pahit dan mengeras krn tidak seimbangnya adonan. Niat ikhlas berubah jadi kekecewaan ....!!

Begitulah Aturan-aturan Allah yg sudah di gariskan.Walaupun telah hadir Keikhlasan dlm hati,namun dengan menambah2nya sesuai dengan akal dan rasa kita,maka Ibadah kita akan TERTOLAK. Dalam ibadah hanya dibutuhkan kepatuhan (Sami'na wa atho'naa).Cukuplah Rasulullah menjadi petunjuk.Beliau adalah manusia yang paling sempurna ketaatannya. Menambah kegiatan ibadah (Bid'ah) adalah sama dengan menganggap Rasulullah tidak sempurna dalam memberi contoh.

Jangan berkerut kening bila mendengar istilah BID'AH,bermacam reaksi muncul ketika mendengar istilah ini.Hanya orang yang dapat hidayah yang membuka diri dan mau mencari ilmu untuk dapat memahaminya dan terhindar dari kesalahan memaknainya.Mari pelajari dan bandingkan pendapat ulama dengan Sabda Rasulullah SAW.

Ulama membaginya dalam 2 pengertian yaitu "Bid'ah HASANAH/baik dan Bid'ah DHOLALAH/sesat"
Maksudnya jika menambah itu dengan kebaikan maka di bolehkan,jika dengan keburukan maka diharamkan.

Sementara Rasulullah memaknai Bid'ah (secara Bahasa) dengan sabdanya:

و شرّ الأمور محدثاتها، و كلَّ محدثة بدعة
Dan seburuk-buruk perkara adalah sesuatu yang diada-adakan adalah bid’ah.” (HR. Muslim no. 867)


Hadist yang lain:

قإنّ كلَّ محدثة بدعة و كلّ بدعة ضلالة
“Karena setiap perkara yang baru (yang diada-adakan) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud)

Bid'ah berhubungan dengan kegiatan ibadah,bukan yang lainnya !! (seperti pembuatan pesawat yg tdk ada di zaman Rasul,dll)!! Tidak perlu lagi membuat cara baru dalam ibadah,karena hanya sia2/tertolak.Walaupun ikhlas melakukannya dan semata-mata ingin membuat Allah dan Rasulnya senang. Ibadah akar katanya " al-'abdiyah/Al-'ubudiyah/ yang artinya TUNDUK/PATUH.

Berikut sabda Rasulullah SAW beserta pengertiannya

من أحدث في أمرنا هذا ما ليس مِنه فهوردٌ
Barang siapa yang membuat perkara baru dalam urusan agama yang tidak ada sumbernya maka tertolak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pertama, mengada-adakan. Ini diambil dari lafadz man ahdatsa (من أحدث)
Kedua, perkara baru tersebut disandarkan pada agama. Ini diambil dari lafadz fii amrina (في أمر
Ketiga, perkara tersebut bukan bagian dari agama. Ini diambil dari lafadz ma laisa minhu (ما ليس مِنه). Artinya, tidak ada dalil yang sah bahwa hal tersebut pernah ada.

Sebetulnya umat Islam Indonesia yang mayoritas berpegang pada mazhab Imam Syafii,tidak perlu rumit dalam mencari dan memahami.Karna Imam Syafii sudah menjelaskan :
Imam Syafi’i rahimahullah berkata,

البدعة بدعتان: بدعة محمودة، وبدعة مذمومة، فما وافق السنة، فهو محمود، وما خالف السنة، فهو مذموم
Bid’ah itu ada dua macam yaitu bid’ah mahmudah (yang terpuji) dan bid’ah madzmumah (yang tercela). Jika suatu amalan bersesuaian dengan tuntunan Rasul, itu termasuk amalan terpuji. Namun jika menyelisihi tuntunan, itu termasuk amalan tercela”

Semoga Allah membimbing kita dalam menggali kebenaran,dan melapangkan dada kita dalam menerima kebenaran.Jangan sampai keluar kata2 : Akh ...!! bisanya cuma mem-bid'ah2 kan !!

Yang datangnya dari Allah dan Rasulnya selalu MUDAH,MURAH,BERKAH....Kita sendiri yang membuatnya jadi SUSAH.Ada satu kata2 Allah untuk kita yang membuat Agama lain iri.Kata2 itu sederhana tapi mengandung Kejelasan dan ketegasan.Hari turunnya ayat itu bagi saya seperti hari Wisudanya Rasulullah...

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
"Pada hari ini telah kucukupkan/kusempurnakan untukmu agamamu dan Aku Ridlo Islam menjadi Agamamu.."(QS-Almaidah:3)

Tidak ada lagi keraguan ! semua sempurna ! tinggal melaksanakan saja !! Beribadahlah dengan menjalankan apa yang tertera pada resep/petunjuk dari Rasulullah saja...,SEADANYA,SECUKUPNYA,SEPORSINYA,Insya Allah,Allah akan Ridlo ! Wallahu a'lam bissawaab....