Monday, 11 June 2012

Bid'ah

B I D ' A H
                                                                      
 

"Nak,tolong buatkan ibu kueh coklat kesukaan Ibu ya..! Ibu ingiiin sekali makan kue buatanmu!!" Begitu kata seorang ibu kepada anak nya.

Si anak dengan sumringah menatap ,permintaan ibu membuatnya senang, sebab selama ini hanya jadi penikmat saja. Bukankah suatu kebangaan mendapatkan kesempatan untuk menyenangkan hati orang yang di kasihinya?

Dengan seksama dia perhatikan saat Ibu menuliskan daftar bahan dan ukuran yang dibutuhkan. Masalah proses pembuatan sudah diluar kepala krn seringnya jadi penonton di dapur.

Ibu pun berlalu dari dapur, memberi keleluasaan dan kepercayaan yg teramat mahal bagi si Anak.

Proses pembuatan berjalan , dan tidak ada yang mengiringinya,kecuali dengan KEIKHLASAN dan SUKA CITA.

Sampailah pada tahap pemberian coklat dalam adonan,saking memahami kegemaran ibunya,dia berinisiatif menambahkan lagi bubuk cokelat yang lebih banyak diluar resep.Sudah tergambar dalam benaknya bagaimana senyum puas ibu ketika akan menikmati hasil karyanya.

Namun gambaran itu tak terwujud !! Kue terasa pahit dan mengeras krn tidak seimbangnya adonan. Niat ikhlas berubah jadi kekecewaan ....!!

Begitulah Aturan-aturan Allah yg sudah di gariskan.Walaupun telah hadir Keikhlasan dlm hati,namun dengan menambah2nya sesuai dengan akal dan rasa kita,maka Ibadah kita akan TERTOLAK. Dalam ibadah hanya dibutuhkan kepatuhan (Sami'na wa atho'naa).Cukuplah Rasulullah menjadi petunjuk.Beliau adalah manusia yang paling sempurna ketaatannya. Menambah kegiatan ibadah (Bid'ah) adalah sama dengan menganggap Rasulullah tidak sempurna dalam memberi contoh.

Jangan berkerut kening bila mendengar istilah BID'AH,bermacam reaksi muncul ketika mendengar istilah ini.Hanya orang yang dapat hidayah yang membuka diri dan mau mencari ilmu untuk dapat memahaminya dan terhindar dari kesalahan memaknainya.Mari pelajari dan bandingkan pendapat ulama dengan Sabda Rasulullah SAW.

Ulama membaginya dalam 2 pengertian yaitu "Bid'ah HASANAH/baik dan Bid'ah DHOLALAH/sesat"
Maksudnya jika menambah itu dengan kebaikan maka di bolehkan,jika dengan keburukan maka diharamkan.

Sementara Rasulullah memaknai Bid'ah (secara Bahasa) dengan sabdanya:

و شرّ الأمور محدثاتها، و كلَّ محدثة بدعة
Dan seburuk-buruk perkara adalah sesuatu yang diada-adakan adalah bid’ah.” (HR. Muslim no. 867)


Hadist yang lain:

قإنّ كلَّ محدثة بدعة و كلّ بدعة ضلالة
“Karena setiap perkara yang baru (yang diada-adakan) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud)

Bid'ah berhubungan dengan kegiatan ibadah,bukan yang lainnya !! (seperti pembuatan pesawat yg tdk ada di zaman Rasul,dll)!! Tidak perlu lagi membuat cara baru dalam ibadah,karena hanya sia2/tertolak.Walaupun ikhlas melakukannya dan semata-mata ingin membuat Allah dan Rasulnya senang. Ibadah akar katanya " al-'abdiyah/Al-'ubudiyah/ yang artinya TUNDUK/PATUH.

Berikut sabda Rasulullah SAW beserta pengertiannya

من أحدث في أمرنا هذا ما ليس مِنه فهوردٌ
Barang siapa yang membuat perkara baru dalam urusan agama yang tidak ada sumbernya maka tertolak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pertama, mengada-adakan. Ini diambil dari lafadz man ahdatsa (من أحدث)
Kedua, perkara baru tersebut disandarkan pada agama. Ini diambil dari lafadz fii amrina (في أمر
Ketiga, perkara tersebut bukan bagian dari agama. Ini diambil dari lafadz ma laisa minhu (ما ليس مِنه). Artinya, tidak ada dalil yang sah bahwa hal tersebut pernah ada.

Sebetulnya umat Islam Indonesia yang mayoritas berpegang pada mazhab Imam Syafii,tidak perlu rumit dalam mencari dan memahami.Karna Imam Syafii sudah menjelaskan :
Imam Syafi’i rahimahullah berkata,

البدعة بدعتان: بدعة محمودة، وبدعة مذمومة، فما وافق السنة، فهو محمود، وما خالف السنة، فهو مذموم
Bid’ah itu ada dua macam yaitu bid’ah mahmudah (yang terpuji) dan bid’ah madzmumah (yang tercela). Jika suatu amalan bersesuaian dengan tuntunan Rasul, itu termasuk amalan terpuji. Namun jika menyelisihi tuntunan, itu termasuk amalan tercela”

Semoga Allah membimbing kita dalam menggali kebenaran,dan melapangkan dada kita dalam menerima kebenaran.Jangan sampai keluar kata2 : Akh ...!! bisanya cuma mem-bid'ah2 kan !!

Yang datangnya dari Allah dan Rasulnya selalu MUDAH,MURAH,BERKAH....Kita sendiri yang membuatnya jadi SUSAH.Ada satu kata2 Allah untuk kita yang membuat Agama lain iri.Kata2 itu sederhana tapi mengandung Kejelasan dan ketegasan.Hari turunnya ayat itu bagi saya seperti hari Wisudanya Rasulullah...

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
"Pada hari ini telah kucukupkan/kusempurnakan untukmu agamamu dan Aku Ridlo Islam menjadi Agamamu.."(QS-Almaidah:3)

Tidak ada lagi keraguan ! semua sempurna ! tinggal melaksanakan saja !! Beribadahlah dengan menjalankan apa yang tertera pada resep/petunjuk dari Rasulullah saja...,SEADANYA,SECUKUPNYA,SEPORSINYA,Insya Allah,Allah akan Ridlo ! Wallahu a'lam bissawaab....

No comments:

Post a Comment