Wednesday, 13 June 2012

PERPINDAHAN MANUSIA DARI DUNIA.




Saidina Ali as Menjelaskan Masa Perpindahan Manusia dari Dunia Menuju Akhira
Perhatian terhadap kiamat dan kematian, serta perpindahan dari dunia materi menuju alam barzakh, akan berpengaruh besar dalam diri manusia.
Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as dalam sebuah riwayat menjelaskan proses perpindahan dari dunia menuju akhirat.
Imam Ali as berkata: ketika seseorang meninggal ada tiga hal yang menjelma di hadapannya di hari-hari akhir di dunia dan hari-hari awal di alam barzakh, yaitu harta, anak-anak, dan amalnya.

Ketika berhadapan dengan harta, dia berkata demi Allah aku sangat rakus untuk mengumpulkanmu dan sangat pelit untuk melepaskan dan kehilanganmu, sekarang ketika aku dalam kesulitan apa yang kau lakukan untukku.

Harta menjawab; kau hanya dapat menerima kafanmu dariku.

Kemudian dia berpaling kepada anak-anaknya dan berkata: demi Allah aku telah sangat mencintai kalian dan aku selalu menjaga kalian agar kalian tidak terganggu atau bersedih, sekarang dalam kondisi genting ini apa yang dapat kalian lakukan untukku?

Mereka menjawab: Kami akan membawamu ke kubur dan menguburkanmu.

Kemudian dia melihat pada amal berkata: untuk menunaikan kalian aku tidak bersemangat dan kalian berat untukku, sekarang apa yang dapat kalian lakukan untuk menyelamatkanku?

Amal menjawab: Aku adalah teman dan pendampingku, di dalam kubur dan di hari hisab, aku tidak akan jauh darimu sampai kita berdua berada di hadapan Allah Swt.

Jika mayit yang sedang dalam kondisi sakratul maut, dia adalah patuh kepada Allah dan merupakan seorang wali Allah, maka seseorang akan menghampirinya yang aromanya lebih harum, pandangannya lebih indah, dan busana yang sangat megah dibadingkan orang lain, dan berkata kepadanya, aku memberikan kabar gembira tentang angin penghembus jiwa dan bunga-bunga yang wangi, dan sorga yang penuh nikmat kepadamu, kau telah masuk dengan selamat dan selamat datang!

Dia akan bertanya: Siapa kau?

Orang itu menjawab: Aku adalah amal baikmu dan aku berangkat dari dunia menuju sorga

«بحار الانوار» كتاب‌ العدلِ و المعاد، طبع‌ آخوندي‌، جلد 6، ص‌ 224 تا ص‌ 228 -معادشناسی : جلد 2علامه سيّد محمّد حسين‌ حسينی‌ طهرانی
(IRIB Indonesia/MZ)

Ketika berhadapan dengan harta, dia berkata demi Allah aku sangat rakus untuk mengumpulkanmu dan sangat pelit untuk melepaskan dan kehilanganmu, sekarang ketika aku dalam kesulitan apa yang kau lakukan untukku.
Harta menjawab; kau hanya dapat menerima kafanmu dariku.
Kemudian dia berpaling kepada anak-anaknya dan berkata: demi Allah aku telah sangat mencintai kalian dan aku selalu menjaga kalian agar kalian tidak terganggu atau bersedih, sekarang dalam kondisi genting ini apa yang dapat kalian lakukan untukku?
Mereka menjawab: Kami akan membawamu ke kubur dan menguburkanmu.
Kemudian dia melihat pada amal berkata: untuk menunaikan kalian aku tidak bersemangat dan kalian berat untukku, sekarang apa yang dapat kalian lakukan untuk menyelamatkanku?
Amal menjawab: Aku adalah teman dan pendampingku, di dalam kubur dan di hari hisab, aku tidak akan jauh darimu sampai kita berdua berada di hadapan Allah Swt.
Jika mayit yang sedang dalam kondisi sakratul maut, dia adalah patuh kepada Allah dan merupakan seorang wali Allah, maka seseorang akan menghampirinya yang aromanya lebih harum, pandangannya lebih indah, dan busana yang sangat megah dibadingkan orang lain, dan berkata kepadanya, aku memberikan kabar gembira tentang angin penghembus jiwa dan bunga-bunga yang wangi, dan sorga yang penuh nikmat kepadamu, kau telah masuk dengan selamat dan selamat datang!
Dia akan bertanya: Siapa kau?
Orang itu menjawab: Aku adalah amal baikmu dan aku berangkat dari dunia menuju sorga
«بحار الانوار» كتاب‌ العدلِ و المعاد، طبع‌ آخوندي‌، جلد 6، ص‌ 224 تا ص‌ 228 -معادشناسی : جلد 2علامه سيّد محمّد حسين‌ حسينی‌ طهرانی(IRIB Indonesia/MZ)


No comments:

Post a Comment