Friday, 16 November 2012

Ingin Kenal Allah




Tiap menjelang subuh,  lantunan shalawat tarhim sayup2 datang dan pergi
terbawa alur angin, diselingi gemerisik pohon bambu tak jauh dari rumah gerdek ku
Mata ini kerap terjaga pada saat yang pas.
Tak kenal bahasa.....tak kenal arti.....tak kenal si empunya suara..
Yang ada hanya rasa sedih yang menyayat
Seolah takut akan sesuatu tapi merindukannya.

Waktu Ibu bercerita tentang Tuhan
Aku melukisnya dalam alam fikir kanak-kanak
Dan jadilah teman mengisi malam saat mata sulit terpejam
Aku ingin kenal dengan Allah-ku,tapi bagaimana ?

Ada gambar ka'bah di dinding gerdek kamar
beberapa orang berjubah ,duduk melingkar menatap bangunan berjubah hitam
Mungkinkah Allah-ku ada didalam nya?


Bapak dan Ibu tidak tau...
Di larut malam kuhitung dosa siang hari tadi.
karna kata ibu,Allah akan marah.
Mereka juga tak tau, pernah aku  ketakutan melihat bayangan di kelambu
Sosok hitam pendek, kepala berbentuk lonjong.
dengan gemetar dan polos kubaca surat al-akhlas,satu2nya surat yg ku suka dan kuhafal.
lalu...bayangan itu menghilang.
Sungguh pengalaman pertama kali kusaksikan efek dari 1 doa

Bila shalawat tahrim menggema,
Kesejukannya memupuskan ketakutanku
Sesejuk gemericik air wudlu Babeh Kasum tetanggaku.












No comments:

Post a Comment