Sunday, 24 February 2013

Catatanku Saat Melepas Kepergian Ibu

love you, mom - card by rosalyn

Sebetulnya saya tak mampu untuk berkata-kata
karna air mata tak dapat dibendung,
dan tenggorokan sakit menahan isak.

Hati saya dan Adik-adik masih terparangah tak percaya
menatap bendera2 kuning di depan rumah.

Bukan cuma kepergian Ibu saja yang kami tangisi
Tapi....ada yg lebih dari itu,
Hari ini kami saksikan, maha dahsyatnya keputusan Allah
dan  betapa Malaikat tunduk patuh,tak melihat hati.

Sebagai anak pertama
Keluarga menyerahkan amanah itu di pundak saya
untuk menyampaikan pesan dan terimakasih kpd tamu yg hadir.


Asswrwb.....

Yang saya hormati Bapak,Ibu,kerabat,sekalian.
Inna lillahi wa inna ilaihi Roji"uun....
Telah berpulang ke Rahmatullah Ibunda kami tercinta, pada  Tgl 4 Juni 2000,pukul 6.15 pagi tadi. Setelah beberapa minggu dirawat karna sakit. 
Alhamdulillah dengan tenang Ibu wafat di kelilingi Anak,mantu dan cucu2.
Sungguh kami tak menduga,karna disaat-saat terakhir Ibu masih sempat bercanda dan menghibur kami .

Hiburannya membuat kami terlena.... beranggapan Ibu menjelang sehat.Kiranya....itulah candanya yang terakhir dari rentetan kasih sayangnya. Hiburan yg selalu melegakan hati kami sejak kami kecil sampai berkeluarga.

Jasa Ibu tak terhitung ....
Kami menyuapi dan memandikan Ibu cuma dikala sakit,dan menggendongnya di saat tak bernyawa. Tentu tak mampu menebus ribuan buaian dan pengorbananya  nya utk kami....

Bismillahirrohamnirrahiim.....
Allahumma shalii 'alaa Muhammad wa 'ala alii Muhammad...
Allahumma ya Allah...
Allahumghfirlaha,warhamhaa,wa'fuanha....

(Doa sesuai tuntunan)....dst.


Ya Rabb..
Ampuni segala dosa Ibu kami, tempatkan ia ditempat yang mulia.
Balaslah semua kasih sayangnya,bangunnya di tengah malam karna tangisan kami,dan segala letihnya.
Jika selama hidup beliau pernah melanggar aturanMu dikarenakan kasihnya kepada kami,maka Ampuni lah ya Allah....


Wahai yang maha pengasih...diatas segala yg mengasihi...
Sirami Ibu kami tercinta dengan air RahmanMU yang menyejukkan
Letakkan ibu kami diatas hamparan RahimMU

Kuatkan hati kami yang cuma bermodalkan harapan
dan cuma memiliki air mata...

Untuk adik-adik,
Jangan sampai terlontar dari mulut kita kalimat,  seandainya ......seandainya .....
Ini sudah garis Allah,semoga ridlo kita jadi ibadah yg Allah ridloi.
Air mata cepat kering,namun nasehat2 Ibu jangan sampai kering..

Ada beberapa pesan yg Ibu tinggalkan...
Hari itu hari jumat,beberapa saat sebelum azan magrib berkumandang.
Entah mengapa saya ingin berlama-lama memeluknya,dan menghiburnya dg cerita segala kebaikan pengorbanannya buat keluarga dan masyarakat. Saya ingin hal itu membuatnya ringan hati bila kelak Allah memanggil. Ternyata itu  berujung amanah yg harus sampaikan disini :

"Ibu mohon anak2 bisa ikhlas dan memaafkan kesalahan Ibu.....Telah Ibu maafkan kesalahan kalian semua.
Jika kalian menyayangi Ibu dan ingin membahagiakan Ibu,maka didiklah anak2 kalian,jadikan mereka ahli ibadah ...karena itulah kebahagiaan ibu dunia akhirat.
Kejarlah kebahagiaan akhirat..."!

Untuk ibu2 Majelis Ta'lim,Ibu berpesan,agar di maafkan segala kekurangan dan kesalahannya selama beliau mengajar.Dan mohon diteruskan pengajian yg telah dirintis.

Demikian yg bisa saya sampaikan,mewakili Ibu dan keluarga.
Sekali lagi,untuk para hadirin,kerabat,sahabat,dan murid2 /jemaah almarhumah,kami memohon dibukakan pintu maaf yg seluas-luasnya atas kesalahan2 Ibu kami. Bila ada kewajiban ,janji,atau hutang Ibu kami,mohon hubungi kami ,untuk secepatnya diselesaikan...

Jazakumullah atas kesediaan Bapak Ibu ,Sdr sekalian,yg ikhlas bertakziah,mensolati,dan mendoakan Ibu kami.
Semoga setiap langkah jadi ibadah dan Allah melipat gandakan pahalanya utk para hadirin.

Selamat jalan Ibu tercinta....Doa kami menyertaimu...

Wassalamualaikum wrwb.....




2 comments:

  1. turut berduka cita atas kepergian ibu nya admin

    ReplyDelete
  2. Balmut yg baik, terimakasih atas ucapan dan hadirnya yaa...Salam kenal :)

    ReplyDelete