Wednesday, 27 February 2013

DANAU MANINJAU *85







Perjalanan menuju puncak 
membuat mual !
karna kendaraan harus menikung
konon sampai 44 kali sesuai namanya
"Kelok ampek puluah ampek."

Alhamdulillah...
Terbayar kontan !
di hadiahi cantiknya pemandangan

Danau Maninjau bersih membiru,
sangat tenang seperti kaca....
Terlena di peluk bukit2 biru tua berkabut

Disini sepii ...! Hanya kami..!
Beberapa rumah gadang berwarna cantik
tersembul kontras diantara rerimbunan  hijau pekat
seberang ,pun kaki bukit

Danau Vulkanis ini terbentuk karna
letusan gunung Tinjau ribuan tahun yll
Rakyat melegendakan danau ini dari
kisah cinta 2 insan

SANI  jatuh cinta pada pujangga bernama SIGIRAN
yang tak lain adalah sepupunya sendiri.
Adat mengharamkan perkawinan mereka
membuat keduanya harus dihukum
oleh kakaknya BUJANG SAMBILAN.

Mereka harus menerjunkan diri kedalam kawah.

Sebelum terjun
Sani bersumpah,bila gunung ini meletus
itu pertanda perkawinan mereka halal !
Maka terjadilah....!
Gunung meletus dan melebarkan kawah
menjadi danau besar ...


Udara dingin menggigit
tak membuat kami ingin cepat beranjak.
padahal  lapar sudah menyerang

I love u Maninjau..... !
Di tanah Saluang inilah
lahir HAMKA ulama + pujangga besar
yg kukagumi........

( Dikelok ampek puluah ampek,
denai bamulo barangkek
Tinggalah kampuang,sanak sudaro                    
denai bamulo barangkek
Tinggalah kampuang,sanak sudaro
denai barangkek ka tanah Jao
tinggallah kelok 44......)

   





No comments:

Post a Comment