Wednesday, 23 October 2013

Suksesnya Karna Enjoy


Tepatnya 5 tahun yang lalu, pada tahun 2007, ia mulai menuangkan tulisannya ke dalam blog pribadinya (dianarikasari.blogspot.com). Awalnya ia bahkan mengaku menulis tidak hanya tentang fashion saja, tapi semua hal yang ia sukai dipaparkan di blognya, meski tidak dapat dipungkiri, kecintaannya pada fashion lebih kuat.
“Awalnya bener–bener iseng aja, karena blog pada jaman aku mulai itu juga nggak sebesar sekarang, jadi buka blog dulu murni memang karena suka nulis dan upload foto. Blog bisa mengakomodir tulisan dan foto–foto aku, jadi ngalir aja, tiap hari aku ngepost dan kesenengan gitu, terus lama–lama readers (pembaca) aku makin bertambah, terjadi begitu aja,” ucap Diana ditemui di acara ShopFair, beberapa hari lalu (15/7).

Coba liat....awalnya ISENG, tapi kini dia banyak dilirik banyak industri fashion,majalah dan film yang ingin mengenal dan bekerja sama.Peluang untuk Diana dari sisi bisnis.
Padahal secara pribadi dia tak ingin blog nya jadi sumber pendapatan. Nge-blog karna suka, karna enjoy, sampai2 cibiran dan koment tak sedap bisa dilaluinya begitu saja.

Wahhhh !! menginspirasi banget yaa...!
Dia nge-blog sejak 6 tahun lalu lho..! Kalau dia niat jadikan blog sebagai lahan bisnis mungkin sdh dari dulu dia sesukses sekarang. 
Keren ya !.....Mencintai sesuatu , manfaat buat orang lain, dan jadi jalan untuk menghasilkan pendapatan.

Bagi diana fashion itu amat personal,ungkapan hati dan kepribadian...so dia tidak bisa menjawab bila ada yng bertanya tentang tips2 dll. Prinsipnya....beranilah ber-eksperimen,cuek,berani warna...!
Memang yaa... akhirnya yang unik lah yang cepat dilirik. Jadi manusia pasaran (ikut2an) agaknya bikin megap-megap utnuk bertahan.

“Yang bikin sedih banget adalah beberapa desainer kadang aku liat di antaranya kerjaannya cuma jiplak, itu aku sangat tidak suka sama lokal brand yang kerjaannya ngambil desain dari luar negeri, diotak atik dikit, dijual terus pake label sendiri, fashion itu kan art ya, dan art itu against piracy. Sukses itu harus berangkat dari bawah, belajar desain sendiri yang orisinal, tidak hanya jiplak jiplak aja,” tandas Diana. Baginya idealisme itu diperlukan untuk membuat seorang desainer itu memiliki karakter sendiri, tanpa harus ikut–ikutan.

“Fashion is a form of expression, karena kita jadi bisa mengekspresikan kita itu siapa, 

Mungkin anda seperti saya yang tengah mencoba...dunianya Diana bisa saja kita ubah kedalam dunia kita sendiri...kesukaan kita sendiri...Yang penting cara pandangnya kan...?

No comments:

Post a Comment