Tuesday, 22 October 2013

Cara Kerja Sosrobahu

Add caption


Sip..!  akhirnya ketemu juga artikel tentang Sosrobahu.
Gara-garanya perjalanan kami tersendat, karna pembuatan jalang layang.
Ngobrol lah kami didalam mobil tentang tehnik pembuatannya .

Saya masih ingat saat kuliah dulu, dalam perjalanan pulang  pergi kampus Jl.Ahmad Yani By Pass-Jakarta Pusat, sepanjang jalan melihat pekerjaan berat  memakai tehnik temuan baru (Sosrobahu).Tehnik sederhana tanpa menimbulkan kemacetan.
Karna bukan orang tehnik saya cuma punya gambaran sederhana, seperti orang yang memutar Mur berbentuk bahu.Tegakkan mur,lalu diputar.

Saudara saya bersikeras tidak bisa menerima penjelasan itu....
Hehehe, jadi  sekarang jelas kan..?

Penemunya adalah anak negeri kita, Ir.Tjokorda Raka Sukawati dituntut harus mengecor tiang penyangga,lalu mengecor lengan jalan searah jalur hijau diatas tiang penyangga tadi. Kemudian memutar coran seberat 480 ton  pada saat kering.

Ide pembuatan cara itu ia temukan saat di garasi,melihat ban depan mobil ditopang oleh sebuah tongkat hidraulik,dan ban belakang menempel pada lantai yang berminyak/oli, mobil itu disentuh dan bergerak tapi tetap pada sumbu dongkraknya. Ketika itulah ia gunakan kejadian tsb sebagai prinsip dasar yg benar2 sangat dibutuhkan. Prinsip dasar yang dipakai adalah "Hukum Paskal".

"Bila cairan ditekan pada suatu ruang tertutup, maka tekanan akan diteruskan ke segala arah"

Meski belum belum pernah dicoba,tapi beliau yakin dan berani menanggung resiko bila beton sama sekali tidak bisa berputar. Dan...ternyata dia benar..!
Bulan November 1989 pada pemasangan tiang ke 85, teorynya diberi nama oleh Bapak Soeharto.
Sosrobahu adalah nama tokoh pewayangan Mahabarata.

Setelah itu insinyur Amerikapun memakainya untuk pembangunan jalan Seatle. Tehnik ini dapat hak paten dari Jepang,Malaysia, dan Philipina.
Bermunculanlah jalan2 serupa di negara2 tersebut yang tiangnya melebihi proyek awal. Manila 298 tiang,Kuala lumpur 135 tiang.

Presiden Philipin ,Fidel Ramos bilang : "inilah temuan bangsa Indonesia,sekaligus karya cipta bangsa ASEAN. Sementara Korea Selatan bersikeras ingin membeli hak patennya.

Katanya sih..ekarang sudah memakai edisi ke 2 yang lebih efektif,yang biasanya menyusupkan baja ke beton memerlukan 2 hari kerja, sekarang cuma 45 menit dengan menggunakan jangkar/angker sebagai pengunci yang insya Allah kuat selama 100 tahun...!  ck..ck..
Ni  dia , foto Insinyur itu....!















No comments:

Post a Comment