Friday, 18 October 2013

7 7 7


Kemampuan menulisku masih jauh dari katagori "lumayan".
Banyak ide dan  resapan pengamatan ,pengalaman yang memenuhi alam fikir ,tapi tak semuanya mampu kutumpahkan.
Kalau saja Anantatur tidak mengatakan : "Jika umurmu tak sepanjang bumi,maka sambunglah dengan tulisan", maka tak akan ku buat blog ini.
Kertas lusuh beliau dari balik jeruji penjara ,mampu jadi sinar mercusuar . Penderitaan, kelaparan dan sengsara dibawah tekanan kekerasan menjadi cahaya yang merasuki pori2 nurani insan.

Hari ini 777 jumlah tulisanku sejak tahun 2011 akhir,sebagian  tersimpan dalam draft.
Menulis...menulis...seperti kwas yang menyapu waktu. Seperti suatu perjalanan yang sarat pemandangan.
Tak kuharap penghargaan atau angka pengunjung yang tinggi.

Tercatat 389 tamuku yang datang dalam 1 hari, itu  anugerah besar ,meski kecil bagi penulis handal  yg dikunjungi 6000 orang/hari.
Melihat asal negri mereka membuat mataku berbinar tak percaya. Bagaimana mungkin haruf2 yang keluar dari benda mati ini mempunyai sambutan hidup ?
Bagaimana mungkin ungkapan hati kan terbang menghampiri banyak mata?
Betapa besarnya pengaruh rangkaian huruf. Betapa pentingnya arti kata "mencoba".


Salam penghormatan penuh kerinduan untuk tamu-tamuku...dari USA, Malaysia,Venezuela,Polandia,Korea,Belanda,Paris,Ukraina,Jerman, yang sering nampak.

Teringat akan seorang Kiai yang pada suatu malam selepas magrib mengajar hanya seorang santri kecil.
Entah kemana santri lain yg makin lama makin  susut kehadirannya.
Saat ditanya ,mengapa beliau tetap menyediakan waktu untuk mengajar?
Jawaban sang Kiai...."Walau 1 murid tetap ilmu kuberikan,siapa tau,dialah yang akan jadi cahaya nantinya"....

Semoga salah satu goresan penaku dapat hidup,meski dalam sanubari 1 orang....:)

No comments:

Post a Comment