Sunday, 20 October 2013

Telat Percaya


Timeline Photos - < Bellissime Immagini > | Facebook by O.T




Sebenarnya...judul aslinya sih..."Penyesalan"..

Dulu,seperti ibu2  yang lainnya, menyambut pagi dengan banyak kata .tepatnya cerewet (hihihi..cari temen,padahal tdk semua kan?), membangunkan anak yang harus siap2 solat dan sekolah,sambil sesekali ke dapur melihat masakan sarapan. Beberapa ompreng sudah menganga siap diisi.
Tapi ya..begitu ! masiiih saja ada yang sulit di bangunkan. terpaksa ber-sa'i dari dapur ke kamar.
Kalau pintu kamar mandi sudah terdengar dibuka legaaaa..rasanya.

Tiap anak beda type, ada yang speed nya bagus....ada yang loadiing terus,lemot banget !
Kebetulan yang nomor 1, saya harus sabar, seperti patung baru lepas baju.,dimana dia berdiri,disitu baju teronggok. Mandi,makan,menulis,lamaaa, solatnya saja yang cepat.

Jadi,begitu saya bangun tidur,pasti yang terbayang wajah dia dulu !hati bergumam "akh...kekesalan apa lagi hari ini"?...
Bertahun-tahun seperti itu. Kadang ingin menangis dan memohon supaya saya tidak mengeluarkan amarah.
Buku-buku,majalah....cuma teory...!
Buku tidak bisa menjawab bagaimana berhadapan dengan guru karna kelambanan anak, dll..dll..
Menggerakkan anak untuk disiplin secara teory Ok lah...tapi menggabungkannya dengan sifat dan ketidak sabaran saya,nampaknya belum menjawab.

Sampai ia duduk di SMP, dihadapan Allah saya bersedia duduk di kursi terdakwa. Mempertaruhkan sebagian besar kesalahan dipundak sendiri,sambil memohon ampun atas kebodohan dan kesombongan (merasa bisa  mengatasi semua dg akal +  bacaan2 itu...)
Langkah awal dapat bimbinganNya...saya lupa entah dari pengajian atau pembicaraan dengan teman,entahlah !  tersadarlah saya...bahwa yg utama adalah hilangkan dulu image "menyusahkan" dari anak. Allah saja bagaimana prasangka hambanya,apalagi manusia...?  anak sendiri...?

Tak perlulah saya merunut step-step perubahannya.
Yag jelas, dengan berprasangka baik tanpa disadari sikap kita akan berubah, keihlasan tanpa tuntutan,terhindar dari  pertanyaan.....Sekarang saja begini...bagaimana nanti kalau sudah besar...??
Anak selalu akan berubah ,cepat atau lambat....perasaan nyaman rupanya amat penting untuk membuatnya percaya diri untuk berubah....mungkin ia sering mengharap bisa berubah, tapi tak dilihatnya kepercayaan+kesempatan lapang dari saya.

Hari ini saya bermalam di kamar kost-nya yang paling bersih dann paling rapih dibanding kamar2 lain.
Tangannya cekatan dalam membersihkan dapur, meski sambil mengeluh karna teman kost malas buang sampah, meninggalkan banyak piring yg sdh berhari-hari tdk dicuci ,dan menghabiskan piring bersih anak saya.
Tepat waktu dalam berjanji, absen kuliah tahun kemarin cuma 1 hari tidak masuk krn sakit. Nilai kuliahnya memenuhi sarat untuk dapat beasiswa,namun belum ada izinNya.Semoga yang mendapatkan benar2 mahasiswa yang tidak mampu,begitu katanya dengan dewasa..

Memberi kepercayaan nilainya lebih dari apapun.....Kepercayaan tak akan tumbuh selama Suuzon masih tertanam.




No comments:

Post a Comment