Saturday, 26 October 2013

Tidak Suka Paris

Paris_rain

Gambar milik  : Paris-3013.blogspot.com

Mamong...saya tidak suka Paris..! saya tidak suka Paris..!
Begitu kata 2 ponakan saya, sementara mamanya terus sibuk packing.
Saya cinta Indonesia, disini saudara2mu banyak. Kenapa kami tidak banyak saudara di Paris..? Kenapa Mamong tidak kawin saja dengan orang Indonesia...?

Waduuh...sampe segitunya ya..
Lucu, tapi sedih, melihat dua anak usia SD ini merengek, berat harus bertemu lagi dengan peraturan sekolah yang ketat, banyak PR,waktu luang  sedikit, dan serba tergesa-gesa di negri romantis itu..

Menjelang boarding , bercanda dengan sepupu2 harus terhenti,  kesal mereka  melihat pramugari2 berseragam sudah datang beriringan menuju antrian.

Saat bersalaman dan beri cium,dua gadis kecil itu cuma terdiam. keceriaan berangsur pudar.Wah...mental bule beda,...lebih tegar,tdk mudah mellow..!
Begitu di gerbang pintu masuk, si kakak yang pendiam mengatakan sesuatu. dan seperti biasa, mama nya
yang jadi saritilawah....."Lea bilang, matanya seperti kelilipan sesuatu"  ,
Hehehe...sepertinya ada  mendung. Tapi sampai mereka masuk tak juga turun hujan .
Hujan deras  malah dimata dan hati kami , menatap gerak langkah Ibu dan 2 anak itu  dari balik kaca.

Sepanjang perjalanan pulang, suasana dalam mobil sepi...beberapa anak masih menangis tanpa suara.
Kepala kami masing2 sibuk mengurai kenangan 1 bulan bersama mereka. Sesekali terlontar penggalan cerita yang unik atau lucu, seperti gayung bersambut,mengalir dan bertambahlah cerita. Lumayan bisa tergelak walau mata masih sedikit basah.

Teringat bagaimana mereka sibuk menunggu tikus keluar dari got. Kueh sisa makanan buka puasa,dan kamera sudah menunggu di pintu lubang. Atau serius mendengar suara tokek sampai akhir, suara petir Bogor yang susul menyusul gelegarnya, bikin takut tapi takjub. Gembira melihat Pasar Bogor menjual bebas binatang2 piaraan dipinggir jalan.
Selain cerita, mereka juga meninggalkan 2 Hamster piaraan  + rumah kardus cantik berenda,bermute yang dibuat beramai-ramai,

Keesokan pagi...
Datanglah kabar dari Hongkong saat mereka transit.
Mulai ruang tunggu  pesawat ,sampai di tempat ditempat transit, mereka menangis terus.  Pramugari2 merasa iba dan mencoba menghibur. Si Kakak sama sekali tak mau makan ,  badannya jadi sedikit tidak sehat. Terkirim gambar matanya kuyu sembab,sedang berselimut di sofa pesawat,sambil melambaikan tangan dengan terpaksa nampaknya...
Sang anak menyesal harus kembali, sang mama yg sebenarnya tengah sedih berpisah dengan orang tua,harus mau sibuk menampung dan membesarkan hati. Jadilah menangis bertiga-tiga an....

Akh ternyata...wajah bule,berhati Asia.....!







No comments:

Post a Comment