Thursday, 24 October 2013

Topeng Monyet



Teman saya bilang : "Alhamdulillah ya, doa monyet2 itu terkabul..."

Ya...sudah lama saya menunggu reaksi Pemda DKI untuk menertibkan Monkey Show itu dari pinggir2 jalan.
Tidak sampai hati melihat mereka letih karna dipaksa bergaya terus ditengah terik. Bahkan di TV terlihat tuannya memperlakukan dengan kasar, disentil atau ditarik rantai ikatannya sambil disuruh lari berputar.

Monyet yang disewa 35.000 rupiah perhari itu baiknya di kembalikan ke tempat asalnya.
Pengembalian ke TMR (Taman Margasatwa Ragunan)  tidak mudah memang, karna ada tahapan2 nya. Mulai dari masuk Karantina yang menurut petugasnya menjadikan mereka stress, lalu pemeriksaan kesehatan yang teliti. Terutama yang berbuntut panjang, ia mudah menularkan penyakit kepada hewan lain.

Disisi lain,sebagian orang mengatakan Jokowi lebih sayang monyet jalanan daripada anak jalanan.
Sepertinya tidak begitu, sebab membersihkan anak-anak dari jalan adalah pekerjaan rumit. Mungkin beliau perlu waktu  dan strategi yang baik.

Begitu cepat reaksi Pemda setelah ada protes dari wisatawan , Pecinta Bintang, dan Pelajar Jakarta International School yang semuanya warga asing.
Semoga pembersihan para pengemispun  segera menyusul.









No comments:

Post a Comment