Thursday, 14 November 2013

Intan Mulia..

love this father daughter picture by maura

"Justru sedang dirundung repot dan banyak kesusahan, kalian harusnya datang kesini...
Kalau  hati saya terobati, Allah akan  memudahkan urusan dan meluaskan rongga2 dada kalian...."!

Bapak masih terus mengurai satu persatu kerinduan dan kehilangannya.
Saya merasa , kami tidak hanya duduk berdua diruangan itu...ada Allah, yang terus kuminta pertolonganNya sejak berangkat dari rumah hingga berdiri didepan pintu rumah Bapak.

Mengemis pada Allah agar terbuka tabir sudut pandang sepihak, agar memahami keresahan beliau, seperti melihat jarum di sungai bening berkerikil..
Cair sudah..Kekerasan hati dan selalu ingin dimaklumi, Taulah kini...telephon dan kunjungan 3 minggu sekali tidaklah cukup.

Dimataku Bapak berubah jadi intan permata termahal didunia. Adalah sesal tak berujung bila tak memuliakannya.
Berjuta cerita nampak berdesakan ingin segera keluar dari bibirnya....gugurannya menjadi hikmah dikedua belah tangan saya...doanya mantra tak berhijab...
Betapa bodohnya kami.....duduk diatas peti harta karun dengan perasaan miskin..

Usai maghrib di perjalanan pulang, masjid2 sepanjang jalan ramai berkumandang shalawat.
Ya, ini awal bulan Muharram, kata orang Lebarannya Anak Yatim. Harusnya hari peringatan saya untuk lebih  rajin bersyukur masih memiliki Bapak.
Terngiang kembali kata2nya...."saya tak butuh uang" ! kehadiran kalian lebih mahal..!
Allahku....bagaimana bisa kami punggungi rahmatMu yg sebesar ini....?

Saya hitung2 kembali langkah pergi dan pulang.Betapa banyak kemudahan yg saya dapati,bahkan ada yg tak masuk di akal. Birul Walidain betul2 penuh berkah. Allah menawarkan...tapi kebanyakan orang tak faham atau tak mau.....

Wallahu a'lam..







No comments:

Post a Comment