Monday, 18 November 2013

Ada Yang Lebih Jenuh





Kenapa pekerjaaan rumah tangga kadang menjenuhkan ...?
Karna merapihkan ,membersihkan,mengatur barang yang itu2 juga....memikirkan persoalan yg itu2 lagi.
Satu pekerjaan belum selesai kadang menyusul lagi pekerjaan lain.
Bidang ini tidak ada sekolahnya....ibarat seseorang mendadak bisa bernang karna tercebur.

Beruntung suami  saya mengingatkan : " Menghadapi pekerjaan jangan terpaksa..kalau merasa berat ,tinggalkan!  ,tidur siang dulu bila perlu.."!
Dan,memang..tenaga + semangat baru akan muncul setelah melepas rasa "Keharusan".
Saya tak perlu  tidur siang , dengar saran itu saja rasanya legaaa....*terimakasih sayang...:)

Namun ada satu lagi yang harus timbul dari diri sendiri..."Bersyukur".
Berkaca pada istri2 tentara yang selalu berpindah tempat tinggal. Keseharian dan huniannya ditentukan diatas selembar kertas tugas.
Meninggalkan lingkungan dan sahabat yang terlanjur akrab,lalu menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan baru tentu tidaklah  mudah.

Seorang ibu, wajahnya muram saat mengemas barang2 yang rasanya belum lama dikeluarkan.
Apa hendak dikata..? sebagai istri perwira ia dituntut tetap tegar mendampingi tugas suami, meski hari itu ia ada di puncak kejenuhan. 24 tahun lamanya berumah tangga......ini ke 14 kalinya mereka pindah rumah..


.

No comments:

Post a Comment