Sunday, 1 December 2013

Pohon Persahabatan


~a friend by Selkie~gal


Pas..!  1 tahun saya tak bertemu muka dengan sahabat saya ,sejak suaminya meninggal. Selama ini  hanya menyapa lewat telepon saja.
Hi hi hi ...merasa punya dosa,jadi saya tak mampu menolak saat diminta bermalam di rumahnya yg guedeee itu.
Kami tukar cerita jam 12 malam setelah tamu2 semua pulang. Kalau tdk karna anaknya yang memanggil ingin ditemani tidur, tentu akan panjang obrolan.

30 tahun persahabatan, kami (4 sahabat) berteman dalam 1 paket, tidak cuma kenal keluarganya saja ,tapi saling tau dan kenal saudara2,ipar2 , keponakan2,sampai pembantu masing2. Jadi kalau ada acara keluarga seperti ini tak merasa asing (orang luar).
Terlebih senang,Orang tua kami jadi ikut2an akrab. saling tau bila salah satu kena musibah,saling salam,saling doa.Sayang ortu kami tak lengkap lagi (sisa 3 sekarang)

Seperti yang sudah-sudah....kalau berkumpul mengalir cerita. Ada tawa ada duka.
Bisa2nya, sambil sarapan pagi kami mengusap air mata dengarkan curahan duka,setelah itu tergelak lagi.
Tanpa  permintaan kami mau bantu apa saja, misalnya saat pindah rumah, atau berbagi  bila membutuhkan.
Sampai perlengkapan bayi tak perlu beli ,bila salah satu ada yang masih menyimpan.

Pernah punya rasa jenuh berbarengan...kami cuma telepon dadakan lalu berkumpul di stasiun UI Depok, untuk makan siang  di Saung Kuring tengah danau, air hujan yang mengalir dari atap daun kelapa bikin kami  tambah betah, habis sudah...beban hati  tertumpah disitu.
Yang tak terlupa, saat kami berlari menembus hujan ke parkiran sambil tertawa,sebab bobot tubuh tak seperti dulu lagi.
Saling ejek yang tertinggal....dan krn paling kecil sayalah  juaranyaaaa...! Wah , benar2 tes fisik...!

Persahabatan sejati tak terpisah oleh waktu dan tempat. Ia tumbuh bukan otomatis/begitu saja..
Tanpa ketulusan,keikhlasan,saling menerima, saling memaafkan, tak mungkin terbentuk.
Dulu hanya ada hitam dan putih, dengan bertambah usia dan pemahaman,bertambah pula kearifan dalam menghadapi masalah.
Kearifan adalah perekat dan pupuk yang harus dimiliki untuk merawat pohon persahabatan.
Hanya orang berhati kaku ,posesiv, yang  mudah menghancurkan pohon itu....
Saya bersyukur Allah memberi saya sahabat2 yang baik...

1 minggu kedepan sahabat saya ini akan menjalani operasi kantung empedu.
Semoga Allah memberinya kesabaran ,kekuatan, operasi berjalan lancar dan sehat kembali , sebenar-benar sehat tanpa efek apapun...itu doa saya sebelum kami berpisah.
Ssstt...! Ini pemberiannya saat saya pamit pulang....3 paket kain sarung dan 3 paket kueh...Terimakasih
sahabatku...:)

Foto















No comments:

Post a Comment