Friday, 17 January 2014

Derita Diusia Tua


Tak jauh dari Villa Soekarno- Puncak Bogor, beberapa  Satpol PP ,mendatangi gubug plastik milik seorang nenek pesakitan.
Tinggi gubug dibawah pohon asem tua itu hanya sebatas dada petugas.

Cukup lama mereka membujuk , mobil sudah menanti,namun si nenek keras pendirian.
Membuat kendaraan2 yang lewat memperlambat kecepatan.
(Bukan hanya kecelakaan saja yang menarik perhatian pengendara.)

Gigih petugas terbayar juga akhirnya..., sinenek menyerah...!
Perlahan mau keluar meski dengan sumpah serapah yang ditanggapi dengan maklum.
Semua mata memandang...dengan pertanyaan sama yang mudah ditebak.
"Kemana Keluarganya..? Apa tak punya putra/putri..? Tega banget sihh..?"

Rasulullah pernah mengajarkan kita satu doa,agar terhindar dari kesengsaraan masa tua.
Bisa jadi masa gagah kita senang, didatangi banyak orang, tapi harus menelan kesepian di ujung umur.
Tak sedikit juga  yang terkena masalah hukum justru di hari tua. Harus terusir dari rumah yang sudah puluhan tahun dihuni.

Apakah kita bisa tau  bagaimana nasib hati tua kita ..?
Yang saya tau, semua rentetan takdir  punya sebab akibat.
Bisa jadi,

-  Ada dosa tersembunyi /tak disadari, membuat Allah dan Alam bergemuruh marah.
-  Banyak lupa Allah dimasa muda, akhirnya Allah melupakannya di hari tua
-  Pernah menterlantarkan anak-anak.
-  Pernah mendurhakai Orang Tua.

Allah suka yang bersih, jika hamba tak pandai membersihkan diri,Dia  akan membersihkan dengan caraNya.
Manusia boleh urut dada tak tega, andaikan manusia tau pedihnya ganjaran nanti,tentu lebih suka menerima keadaan sekarang sepahit apapun..

Bila tak ada 1 pointpun kesalahan tadi,tapi masih menderita juga. Maka seperti yang Rasul bilang:

"Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Seluruh perkaranya baik baginya. Tidak ada hal seperti ini kecuali hanya pada orang mukmin. Jika dia mendapatkan kesenangan lantas dia bersyukur, maka hal itu baik baginya. Dan jika dia ditimpa kesulitan lantas dia bersabar, maka hal itu baik baginya." (HR. Muslim, no. 2999)

















No comments:

Post a Comment