Thursday, 16 January 2014

Imam Khomeini Dimata Saya


Saya mengagumi Khomeini, karna pendiriannya yang keras menantang Syah Iran yang tidak Islami dan berani menantang Barat+Yahudi.
Kesehariannya amat sederhana. Rumah kecil tanpa ornament hanya berisi buku-buku.
Diam , tak bicara bila tak perlu, mau mengerjakan tugas istri, dan mengasihi anak cucu.

Sementara suami saya mengidolakan Djalaluddin Rahmat. Bukunya "psikologi Komunikasi" sangat bagus.
Banyak pula menulis  pemikiran agama, sejarah dan pandangan politik.

Pada akhirnya harus terima...kalau kedua tokoh itu punya sisi lain yang amat jauh dari yang Rasulullah syiarkan.

Ada koleksi buku saya ,tulisannya Syariati/Rafsanjani.dll....Beberapa buku terbitan Fatimiyah yang banyak mengulas masalah wanita.
Ringkasnya,penulis dan tokoh Iran punya cara pandang politik yang baik.
Kepemimpinan dan sistim "Imam" yang mereka miliki membuat pandang rakyat terarah.
Saya menyukainya, karna saya merindu...sistim Khalifah setelah Rasulullah wafat.

Namun meski sejenak terbawa dalam kelompok kajiannya,terbukalah mata..!
Tatacara/ritual mereka berbeda. Banyak ibadah yang tak pernah Rasul perintahkan.
Syair-syair pujian kepada manusia amat berlebihan, seperti pujian buat Tuhan.

Saya hanya mengambil pelajaran yg baik , "kecintaan" mereka pada keluarga Rasul ,itu saja...!

No comments:

Post a Comment