Friday, 17 January 2014

Membayar Masa Lalu




Ibu muda itu masih sempat senyum membaca sms yang penuh dengan hinaan dan ancaman. 
Dengan mudah hal yang menyakitkan ia bawa jadi canda, malah bisa jadi hiburan orang lain. 
**Bagi saya itu "SABAR" yang dikemas cantik.

Yang tau masa lalunya, pasti berdecak kagum!
Dia sanggup membuat orang sakit hati dengan lidahnya. Dalam keadaan terjepit, menantang laki-laki pun berani.

Jalan cerita hidup mampu merubah siapa saja yang dilibasnya, lama cepat atau dadakan.
Bisa berjalan menuju kebaikan adalah rahmat, ia ada setelah manusia mampu merubah cara pandang.

Bila ditanya tentang perubahan itu, ia hanya menjawab datar...

"Sudah terlalu banyak maksiat  mengisi hari-hari lalu, jauh dari sujud,pernah! Wajar bila aku harus sabar menuju ke  "Kebaikan" Bukankah Allah dulu sabar melihat tingkahku?

Getar keikhlasan terdengar jelas dalam nada bicaranya....






No comments:

Post a Comment