Saturday, 4 January 2014

Penyanyi Organ Tunggal



Rejeki makan siang saya kemarin, di resepsi perkawinan,.
Seperti biasa, warga  kampung disini merayakan acara perhelatan apapun menempati bangunan serbaguna diatas tanah wakaf.Gedung andalan  yang hanya cukup untuk pelaminan dan aneka makanan.
Para undangan duduk dihalaman berbatas teras rumah penduduk, makam, dan pagar masjid.

Dalam acara selalu ada panggung hiburan, organ tunggal...
Penyanyinya gadis umur 20-an ,sepertinya belum lama lulus SMA.
Lagu2 yang dibawakan adalah lagu POP,bukan dangdut..! jadi penampilan nya tidak seronok.
Ia kenakan gaun panjang tanpa lengan berbahan kaos warna pink, pasmina kuning, rambut panjang tergulung.
Suaranya lumayan bagus.....tapi bagi saya tak nyaman didengar (hihihi...salah sendiri, pilih kursi  terlalu dekat dengan speaker .)

Setelah 3 lagu mengalun, berbicaralah pemain organ merangkap MC.
" Terimakasih Teteh Lina...yang sudah memperdengarkan suara merdunya.
Tidak disangka, begitu rendah hatinya,sampe mau ketempat begini...terimakasih..terimakasih..
Begitulah kalau orang besar tapi tidak sombong, patut di contoh, jadi teladan. Terimakasih sekali lagi.
Semoga Teteh kita, calon anggota dewan  ini, terpilih jadi  pengayom masyarakat, mau mendengar suara rakyat....bla...bla..bla..dengan segudang pujian...

Waduuh...rupanya gampang sekarang jadi anggota dewan ya....?
Bukan meragukan kemampuannya sih...tapi tidak sesuai saja dengan "kriteria" yg terlanjur terpatri dalam benak saya...


No comments:

Post a Comment