Wednesday, 22 January 2014

Keriting Jadul

Foto: Forum wgaul.com

Putri saya dikaruniai  rambut ikal,bergelombang besar. mudah diatur atau ditata bentuk apa saja.
Hhhmm.. Rambut impian saya sejak kanak-kanak.

Untuk memenuhi impian itu mustinya saya cukup ke Salon saja,tapi salon kala itu hanya bisa membuat keriting ... Saya tak suka !.
Selain itu  Ibu tak akan  memberi uang, beliau selalu bilang :

"Ibu senang liat rambutmu,harusnya kamu bersyukur punya rambut lurus,kan orang Ambon kebanyakan berambut keriting"

Nah,...bisa bayangkan reaksi Ibu jika saya masuk kerumah dengan tampilan beda, Wahh..!!

Maka belajarlah saya dari orang kampung dibelakang rumah. Bersama anak-anak itu ,kami  memetik batang-batang daun singkong. Sambil bercerita, ngikik, sesekali ada yang ngambek,macam-macam lah...!
Kami tolong menolong memelintir dan mengancing ikatan rambut kecil-kecil .
Bentuk ikatannya seperti siput diatas kepala. Makin tebal rambut,makin banyak siput bertengger,

4 atau 5 jam setelah itu baru kami mandi sore,  ganti baju dan lain-lain,baru printilan itu dibuka.
Taraaaaaa......rambut ikal mayang menjuntai, riang meski bentuk tak teratur.
mengibas, geleng-geleng ,menggoyangkan rambut kiri kanan didepan cermin.
Senaaang rasanya, walaupun ikal bertahan hanya beberapa jam.


    www.tokopedia.com


Beranjak remaja, ada temuan lagi selain rol rambut plastik.  Namanya WIDEX.
Hihihi...fashion tu selalu bikin repot yaa....
Itu yang namanya WIDEX, sejenis rol rambut agak berat  berisi cairan obat,harus direbus dalam air sebelumnya.
Hasilnya bagus ! bentuk ikal atau blow bertahan lebih lama.
Cumaa...lumayan panas kalau rol tersentuh leher. Hadeehh...!

Makin kesini, makin banyak cara,makin instant ganti penampilan.
Rambut model apa saja tidak sebatas keinginan. Mau lurus,ikal,kriting,tebal, panjang,warna-warni,semua bisa asal ada duit...!

Melihat rambut anak, saya jadi mikir...
Iya yaa...Allah itu selalu ingin memenuhi keinginan hamba, meski keinginan itu sudah lapuk.
Melihat rambutnya seperti terbayar keinginan saya.

(Tapi..diam-diam ia mendamba rambut lurus seperti saya.)

Duh, gimana sihh...?



                                           didalamdiam.blogspot.com





















No comments:

Post a Comment