Monday, 27 January 2014

Yang Paling Diingat Dari Ibu



Apa yang tergambar bila anda ingat Ibu...?

Bila saya menyebut "Ibu", maka yang terbayang bukanlah saat beliau menasehati saya, atau saat kami menonton TV  bersama...bukan !
Yang langsung tergambar adalah ,wajah Ibu saat tertidur di Kursi depan loket Rumah Sakit.
Berganti-ganti anak sakit,tapi ibu selalu sabar mengantar, sampai kami usia SMA.

Kami pemegang "Kartu Kuning", sebutan untuk ASKES pegawai negri saat itu.
Maka harus rela antri dari awal pagi di Rumah Sakit Persahabatan,yang zaman Bung Karno disebut Rumah Sakit RUSIA. (kerjasama dua negara)

Dokter datang sudah siang, setelah kami menunggu 3 jam.
Ibu tertidur...sesekali anggukan kepalanya membuatnya terbangun sesaat.
Saya hanya memandang sedih , diantara banyaknya pasien, suara tangis anak kecil, suara balon pencet yang berisik, dan lalu lalang kereta dorong pasien2 rawat inap berbagai macam keadaan.

Jika suara cempreng suster galak itu  menyebut nama saya, ibu  langsung kaget tergagap.
Dengan  mata yang setengah mengantuk beliau membimbing saya masuk ruang praktek.
Ada sedikit antrian lagi didalam ruang, mau tak mau kami harus kembali menunggu.
Didepan dokter ,seperti biasa, ibulah yang menerangkan keluhan sakit saya.

Matahari sudah tinggi saat kami keluar gedung. Diseberang jalan berjejer warung makanan.
Ibu pasti memilih Gado-gado karna tersedia rebusan daun singkong dan daun pepaya yang Ibu suka.

Saya senang melihat Ibu nikmat makan, sebab banyak pekerjaan  tertunda sudah menanti dirumah.
Dalam hati sungguh2 meminta ,agar Allah tak sering2 memberi saya sakit. Kasihan Ibu...








No comments:

Post a Comment