Friday, 28 February 2014

Melawan Si 1000


Saya punya 1000 alasan, tidak mengunjungi sahabat dan kerabat.
Berkeluarga,sibuk dengan Anak, dan lain-lain, saya yakin mereka akan mengerti dengan sendirinya.
Mereka pernah melalui jalan ini juga,kan?

Beberapa waktu yang lalu,entah kenapa si 1000 itu tak kelihatan.
Langkah memang harus dimulai,seperti tulisan panjang dimulai dari 1 titik.
Meskipun salah tulis dan gumpalan kertas bertebaran.

Bisikan lain menggantikan si 1000.
Jika tak muncul kata bahwa manusia adalah "Khalifah" Pemimpin untuk diri sendiri,
dan menyambung yang terputus itu dicintai Allah...tentu kaki malas bergerak.

Diperjalanan  terbayang saya dan Uwa Cum (Sepupu Alamarhum Ibu ),akan duduk berdua
di ruang tamu rumahnya yang tua itu. Rancangan kata-kata maaf sudah saya kemas sejak dari rumah.
Berharap ia akan menerima dan memberi maklum lebih besar lagi bila nanti-nanti saya lama  tak datang.

Perasaan paling indah adalah saat kita memeluk seseorang dan ia membalasnya dengan lebih erat.
Begitu Uwa memperlakukan saya. Wajah gembiranya berhias rembangan air mata.
Uwa memanggil anak,cucu,menantu,semua mengelilingi saya dengan banyak tanya tentang suami dan anak-anak. (Akh! saya jadi benci dengan si 1000)

Dari obrolan hangat,banyak kabar  kerabat lain didapat.kabar baik membuat bahagia,yang duka membuat saya lebih banyak mensyukuri hidup.
Mengurai keadaan keluarga menyadarkan diri bahwa saya punya sesuatu yang paling berharga.

Menyambung yang terputus... memulai silaturrahmi tak akan sia-sia.
Letih melawan alasan tak sebanding dengan yang kita dapat.
Informasi obat,resep makanan, nasehat hidup dari pengalaman mereka,semuanya oleh-oleh yang kita bawa pulang.
Dan ada lagi... tangan saya kerepotan  memegang kantong besar isi oleh-oleh dari Anak Uwa yang baru datang dari Cirebon. Mangga Ranum  Harum, Rangginang,Biskuit,Kue-kue.

(hehehe... ini bukan balik modal lagi,namanya. Tapi dapat untung dan bonus)

Saya sulit melupakan bayangan wajah terperangah mereka,saat melihat kemunculan saya.
Kegembiaraan mereka,adalah bonus rahasia yang berarti + terpatri hanya untuk saya sendiri!

"Ooohh...ternyata hidup saya berarti buat orang lain..."














No comments:

Post a Comment