Tuesday, 4 February 2014

P e m i m p i





Dia cuma seorang pemimpi..
Hari-hari penuh mimpi
Disatu titik , dirindukannya kehidupan nyata. Jatuh cinta pada kehidupan yang sebenarnya.

Dia lihat, Orang-orang disekelilingnya punya bakat
Masing-masing punya gaya hidup.
Mereka bukan pemimpi...

Bisa jadi mereka diawali dengan mimpi
namun tangannya sanggup mengukir mimpi jadi nyata.

Tinggalah sipemimpi merasa sendiri
berlayar... berjuang...  melawan hampa, dan kabut
Dimana teman yang  mampu meraih tangannya menuju nyata?

Tidak ada...!
Mereka tak mampu ulurkan tangan.
Sipemimpi selalu berteriak melihat "Kenyataan"

No comments:

Post a Comment