Wednesday, 19 February 2014

"Pejuang Mungil"

architect90.weebly.com


Anak usia 11 tahun sudah jadi Kernet Minarta jurusan Bogor-Kp.Rambutan.
Tangan mungilnya basah memegang  lembaran uang dengan sedikit gemetar. Sesekali wajahnya agak bingung, menghitung kembalian atau memohon uang pas.

Ditengah hujan suara anak-anaknya teriak cari penumpang, Keliatan beberapa penumpang tidak tega.
Apalagi waktu badan kecilnya menyelip diantara angkot, dia minta jalan dilapangkan supaya Miniarta bisa leluasa mendahului.

Waktu anak-anak saya seusia dia, masih mau diperlakukan seperti masa TK.
maksudnya... saya  senang mencium tiba-tiba, dan mereka tidak malu atau menolak.

Beban hidup memaksa anak-anak berkeliaran dijalan tanpa peduli cuaca dan kesehatan.
Menimbulkan rasa pedih sekaligus marah!
Persis waktu saya baca berita Harian Bogor tentang 2 anak dibawah umur yang sehari-hari mengurus piaraan (Anjing) tanpa boleh keluar rumah.

Peraturan atau Undang-Undang Perburuhan kita amat lengkap dan ideal isi ayatnya, tak se-ideal yang kita saksikan di keseharian.
Kalau bicara hak dan kewajiban,akhirnya jadi klise!... basi!

Saya cuma bisa berdoa unuk "Pejuang-Pejuang Mungil", yang malam ini ada dijalan...
Semoga mereka tetap sehat dan cepat mendapatkan haq nya.
Andai Allah percaya, semoga Allah datangkan mereka ke tangan saya...




No comments:

Post a Comment