Monday, 10 March 2014

Asal Keren..


Walaupun jadi Orang Tua, belum tentu  pandai membaca pikiran Anak.
Seringkali terjebak dalam gambaran masa lalu,dia tetap anak yang terus menerus haus bimbingan.

Dengan komunikasi yang baik dan  bersedia buka kuping,dia jauh lebih dewasa  dari yang kita pikirkan.
Idealismenya membuat ciut hati, karna mereka hanya kenal Hitam dan Putih.
Apa yang saya bisa lakukan hanya mendengar... dan mengkajinya setelah sendiri.

Menurut Anak saya, Anak Negeri ini sudah terlanjur terpola oleh gaya pemikiran Pemerintah yang tidak fokus. Semua murid dijejali dengan aneka mata pelajaran... suka atau tidak suka. Bakat atau tidak bakat.
Seolah banggga bila siswa Indonesia mampu memikul banyak ragam Ilmu.

Sistem Pendidikan yang ada sangat menghalangi kreativitas dan tidak adil.
Lihat saja... pelajar Irian  dipaksa sejajar pengetahuannya dengan Siswa Kota yang kaya sarana.
Hehehe... anak saya benar !

Program Pendidikan kita suka "Lebay".
Seorang Guru Bahasa Inggris  mengundang seorang  Pemuda Autralia praktekan Pronounce  yang benar.
Rekaman suaranya akan diperdengarkan pada seluruh siswa.

Pemuda heran, kenapa ada pelajaran itu? Kami murid-murid tak pernah diajarkan itu kecuali yang minat mendalami Ilmu Sastra Inggris.

Hehehe... pantass!, tak sedikit siswa yang takut belajar Bahasa Inggris.
Menguasai dengan senang, mengutamakan kemampuan Conversation, dan diberi semangat "Berani Bicara" akan lebih manfaat tentunya...












No comments:

Post a Comment