Sunday, 2 March 2014

Kenakan Tas Lekat Dengan Tubuh

                            


Untuuuung... cuma 1 Minggu 2 kali saya membawa tas dengan isian seperti ini.
Bebannya lebih dari 2 kg, karna belum ditambah Payung dan  3 diktat tebal.
Beban  tas  yang ideal adalah 1,5 Kg saja.

Wahh...kasihan Wanita Aktif (Kantoran) yang setiap hari membawa beban berat.
Biasanya yang dikeluhkan adalah bagian punggung tempat bertumpu tali tas.

Menurut Russel Stocker,seorang Fisioterapis Bupa's Center di London, kebanyakan wanita tidak menyadari,bawaan tas berdampak pada tubuh secara dramatis. Seiring upayanya untuk beradaptasi dan mengompensasi. Bisa lebih parah lagi jika wanita mengenakan sepatu berhak tinggi.

Rasa tegang di leher dan pundak atau irirtasi pada lengan,masalah lutut/persendian bisa jadi berawal dari beban tas yang  melebihi 10 %  dari bobot tubuh
Sebaiknya kita membawa Koper kecil seret saja yaa...bila beban terlalu banyak.
Tak apa-apa... Lebih baik tidak trendy dari pada sengsara di hari tua,kan?

Para ahli menyarankan:

- Kurangi Bawaan  (Hehehe... kalau wanita kayaknya sulit ya, karna merasa semua butuh)
Saya suka iri dengan Pria yang kemana-mana bisa dengan melenggang alias  bawa diri doang...:)

- Jangan membawa tas di salah satu pundak saja atau 1 posisi saja.
Berganti-ganti cara membawa tas agar tidak  membebani 1 titik bagian tubuh kita saja.
Tas bisa di bahu, di lengan, atau di tenteng. (hehe..asal jangan diseret)

-Pilih model tali tas yang lebar, atau yang agak panjang agar bisa sesekali di selempang (melintasi tubuh)

- Ternyata, mendekatkan/merapatkan tas dengan tubuh dapat membantu mengurangi beban.
Ini cara terbaik membawa tas.















No comments:

Post a Comment