Saturday, 1 March 2014

Salah Baca


                                       reading by roshieverde
                                           Foto: Indulgy

Dalam membaca saya sering tergesa-gesa.
Terlalu cepat mengambil kesimpulan akhirnya jadi salah mengerti.
Kebiasan tidak baik, dan bisa mempermalukan diri sendiri.

Saya harus belajar dari tulisan seseorang yang bertanya pada Ibu Negara.

"Ini kamera yang Ibu pakai buat foto di Instagram,punya pribadi atau punya Negara,Bu?"

Lalu Ibu Negara menjawab:

"Pertanyaan Anda agak keterlaluan, tapi saya akan menjawabnya biar gamblang.
Yang dipakai opleh Biro Pers,kemungkinan punya Negara. Kalau yang dipakai saya,tentu punya pribadi.
Ingat, jauh sebelum jadi Ibu Negara, pada tahun 1976 saya mendapat hadiah perkawinan sebuah Tustel dari Orang Tua, paham?"

Karna dibaca tergesa-gesa muncullah kesan,bahwa kamera yang dipakai Ibu Negara adalah yang  hadiah Tahun 1976. Pembaca mengolok-olok, masak tahun 1976 sudah ada Kamera SLR?

Padahal kalau diteliti lagi membacanya, maksud Ibu Negara, dia sudah lama menggunakan kamera,dan pernah mendapat hadiah tustel...tapi bukan jenis SLR.
Bagus Bu Ani menulis "Paham" di buntut kalimat. Beliau mengerti  persepsi orang yang tergesa-gesa membaca  bisa salah.

**"Kalau mau mikir, enggak mungkin kan, Bu Presiden enggak mampu beli tustel?"







No comments:

Post a Comment