Friday, 7 March 2014

Telur Palsu




















Pagi-pagi sarapan Lontong Sayur  hangat pasti enak...
Jarang yang berjualan sarapan pagi-pagi dengan Menu berat seperti ini,jadi banyak orang yang menunggu.
Buat yang kerja Kantoran kadang membeli buat bekal.

Tampilan lumayan, perlengkapan dagangnyapun bersih,tapi...
Telurnya bukan asli!  Ini telur sintetis buatan China yang dulu pernah heboh dibicarakan.
Saya pernah coba tanya tempat asal telur dijual. Jawaban yang didapat, harus awal pagi ke pasar karna penjual tak pernah lama berjualan.

Ciri telur, dijual dalam keadaan matang,bagian  putih  kenyal tidak lembut,warnanya suram, letak kuning telur semua sama,satu posisi,agak ke pinggir.
Kalau dipotong tidak semudah telur biasa.
Tapi soal rasa... tak ada beda sama sekali

Harga telur murah, banyak dibeli pedagang Bakso (Unutk Bakso Isi Telur),somay,Nasi Uduk ( dibuat telur balado),dan Lontong Sayur.

Banyak Masyarakat yang tidak menyadari, dan belum ada yang berani membuktikan.
Padahal telur yang dibuat dari bahan kimia ini berbahaya buat kesehatan.
Negara Singapur yang lebih ketat Pengawasan Makanan nya dari Indonesia pun kecolongan.

Seorang Wartawan dari Majalah East Week dari Hongkong ,dengan 150 Dollar Singapura mengikuti kursus 3 hari  membuat telur ini.
Wanita usia 20 tahun sebagai Instruktur mengajarkan pembuatan isi telur dan kulit telur.

Putih telur berbahan :

-Sejenis agar-agar bubuk
-Asam Benzoid
-Bahan Pengental
-Tawas  (Bahan pengolah Industri)

Kuning Telur:
Dari bahan pewarna dicampur air dan diaduk dengan bahan cair yang mereka sebut "Air Ajaib",
mengandung kalsium khlorida, nantinya akan membentuk selaput tipis yang akan mengikat kuning telur begitu masuk cetakan bulat telur.

Kulit Telur:
Parafin dan cairan putih,disiram ke telur yang masih telanjang. Lalu setelah kering didiamkan,kulit akan terbentuk dengan sendirinya.

Yang saya temui semua dalam keadaan sudah direbus. Keterangan lain menyebutkan,
Ciri telur  mentahnya sebagai berikut :

-Kulit luar lebih terang dari telur asli
-Kalau digoyang ada bunyi
-Tidak berbau amis
-Kalau dipecah,kuningnya cepat bercampur

Profesor Universitas China-Hongkong memperingatkan, makana ini tak bernutrisi, bila sering dikonsumsi dapat mengakibatkan penyakit "Dementia" yang mengganggu kemampuan berpikir,mengingat dan berpola laku.

Waspadalah! ...

Foto Proses Pembuatan saya ambil dari :http://terminalcurhat.blogspot.com/























2 comments:

  1. wah, memang harus benar-benar selektif memilih makanan ya . . .
    ^_^

    ReplyDelete
  2. Ya Mbak Siti... lebih baik memilih dari pada penyesalan panjang, salam kenal yaa...:)

    ReplyDelete