Sunday, 9 March 2014

Tugas Membuat Puisi

 Di Ujung Gerbong  (Puisi 1 )

Jogja telah jauh sejak sore tadi...
Seketika deru kereta berhenti
Peluit dari Stasiun sayup melengking
memecah malam berkabut sepi


Entah didesa mana ekor kereta ini berada?


dalam gelap kaca jendela
kiranya tertarik mata pada temaram lentera
di teras gubug tua,pinggiran sawah

Bale bambu ... ayunan kain batik...
Sepasang suami istri menikmati rebusan sepiring berdua
Terhias  malam dengan cinta
dan sebuah langgam dari radio tua...

Yen ing tawang ana lintang, cah ayu 
rungokna tangising atibinarung swarane ratri, nimas ngenteni mbulan ndadari

Bersama dalam kesederhanaan
Mahal harganya....

******

hand by Diep ErosG E R I M I S  (Puisi2)

Aku suka gerimis...
Seperti sukaku pada suara titik air sisa hujan
Rinainya sering datang ,berbisik romantis...
Satu kata yang enak disebut
dan manis didengar.


Kotaku... Kota Hujan
selalu dalam cumbunya...
berjejak sejuk rindu pada ranting basah pohon tua...

******

LINTAU BUO (Puisi 3)

Ujung Desa Kaciak Aie Pincuran Tujuah
Katak dan jangkrik berdendang di pekat malam
Kericik air diantara rimbun Padi menyahut mesra

Jalan yang ku pilih ini sunyi
sampai hening hingga bening
Jika tergoda banyak rupa
hanya sejenak ku toleh

Rebah resah, di sejuk Lintau
Sirna gundah,  di temaram lampu Rumah Gadang

No comments:

Post a Comment