Monday, 7 April 2014

Baca Karakter Orang Lewat Tulisan

                       book by Reka Klara
                            Foto: Indulgy



Orang bilang, sesuatu yang keluarnya dari hati pasti sampainya ke hati.
Jika keluarnya dari mulut,hanya sampai ke telinga.

Begitu juga dalam hal menulis.
Meski saya belum punya pengalaman dan sampai sekarang masih "Belajar"
Tapi membaca tulisan orang yang "Menulis Dengan Hati" akan berbeda rasanya dengan tulisan "Asal Kelar".

Mau baca acak dari awal dulu atau dari halaman akhir, akan sama terasa jika penulis memaparkan perasaannya dengan halus,teliti,tetap logic, dan tak menganggap pembaca nya bodoh.
Penulis yang pandai, huruf-hurufnya mampu membawa kita menyelusup kedalam imajinya.
Detail ungkapannya tentang ruangan lembab, kotor,bau... bisa membuat pembaca merasa jijik.

Lewat tulisan, kita dapat tau,seperti apa sifat penulis.
Ada teman saya yang pandai membaca karakter lewat tulisan. Maklum... jam terbang sudah banyak.
Sering memenangkan lomba,dan banyak buku yang sudah Ia terbitkan.
Dia bilang,meski penulis hebat menyimpan keasliannya,tetap akan terbaca.

Banyak macam karakter penulis
-  Penulis  Humoris, tetap terlihat meski menulis cerita sendu
-  Penulis yang galak
-  Penulis yang plin plan
-  Penulis kasar,senang menggerutu, isinya komplain terus!
-  Penulis yang tak suka membaca
-  Penulis yang mengambil gaya orang lain (Tidak khas dirinya)

Semuanya akan ketahuan!
(*Hihihi...Kalau begitu, tulisan saya menggambarkan saya seperti apa yaaa...?)


Saya belum mendapatkan  tulisan-tulisan yang menyerap perhatian saya.
Terutama bila membaca karya tulisan  mereka yang lahir tahun 80-an..
Dan parahnya Lomba-lomba sekarang banyak mensyaratkan umur... *aneh!

Jadi...Maaf, untuk novel, saya lebih menikmati karya penulis bangsa lain, dan hanya sedikit dari negeri sendiri...



4 comments:

  1. Wah, saya penasaran nih mak, saya termasuk penulis yg seperti apa yaaa? :)

    ReplyDelete
  2. Hehehe... kayaknya Mak Arifah termasuk Penulis yang Mellow dehh...*sok tau banget ya.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, gitu ya mak :p suka kebawa sensitif emang kalau lagi posting yang bikin sedih :)

      Delete
    2. Bagus Mak!... menulis kan harus pakai rasa ,hehehe...:)

      Delete