Friday, 18 April 2014

Penyakit 5 tahun sekali



Tak dipilih, Caleg PAN mengamuk & blokir komplek Satpol PP 
Caleg stres, gagal jadi frustrasi menang bakal korupsi 
Suara jeblok, caleg PKS rebut paksa kotak suara di TPS 
Suara jeblok, Caleg gagal dari Golkar blokir jalan desa 

Itu judul-judul berita di harian Merdeka.com tanggal 13 April 2014.
Penyakit 5 tahun sekali  yang memalukan ini lama-lama dianggap biasa saja.
Rasa malu seperti sudah tercabut.

 Lebih parah kabar yang berjudul " Cuma dipilih 29 orang, Caleg Hanura tarik bantuan untuk Musholla". Kejadian untuk kesekian kalinya.Menurut saya Penerima dan Penyumbang sama-sama tidak faham arti "Infaq" dan hukumnya mendirikan masjid atas niat tertentu

Pengurus masjid yang faham syariah pasti menolak, dia tau membangun masjid atas dasar tujuan tertentu sama dengan  Masjid yang didirikan kaum munafiq. Dengan tegas Rasulullah menghancurkannya.

Belajar dari sana, baiknya di musim pemilu yang akan datang buatlah Pengumuman tertulis  ditiap mesjid.
"Kami tidak menerima sumbangan dari Caleg Partai Manapun". 
Guna menjaga Muru'ah tempat Ibadah dan mendidik  masyarakat yang buta syariah.

Aneh yaa...Kekuasaan yang pada zaman Rasulullah di takutkan karna  amanat yang berat, kini jadi gula yang banyak didatangi semut.
Bisa jadi diawal karna cinta dan ingin berbuat untuk bangsa, tapi bergabung bersama orang-orang yang silau dunia akhirnya terperosok juga.

Mau bukti? 
saja... muka-muka lama masih betah  bertengger di kursi incaran itu. 
Meski mereka bersorban, puluhan tahun saya melihat wajahnya di TV. Mereka tak malu meski yang menonton sudah jenuh.













No comments:

Post a Comment