Saturday, 31 May 2014

Maluku 11

Bulan September, Kolonel Slamet Riyadi memimpin roup 2 mendarat di Tulehu. Ia tidak mendapat perlawanan malah disambut baik oleh semua rakyat.
Di Wai,Liang dan Suli ada perlawanan tapi dapat dipatahkan.

Yang berat adalah di Waitatiri, 3 kilometer didepan Passo. Hingga 1 bulan APRI berada disana mempertahankan diri sambil menunggu persenjataan tambahan dari Pulau Jawa.
Penduduk ngeri melihat batang-batang pohon kelapa di sepanjang jalan daunnya habis.Pangkal pohon bolong-bolong,tembus bekas peluru.

"Jika Belanda membanggakan pertempurannya di Arahem-Afrika lalu menguasai Alamein, maka Ambon mempunyai Waitatiri. Anak-anak kita bolehbangga bertempur di Waitatiri"
demikian Mayor Pieters.

Namun Kapten Sukarnp bilang,
"Hendaknya anak-anak kita jangan membusungkan dada di Jawa nanti karna telah bertempur di Ambon.
Memenangkan pertempuran sudah kewajiban kita,apalagi perlawanan  antara kita sama kita ini"

Tanggal 3 November hari berduka RMS di usia setengah tahun, kota ambon berhasil diduduki APRI (Angkatan Perang Indonesia) yang gagah berani dibawah pimpinan Kolonel Kawilarang.
400 orang anggota RMS menyerahkan diri.

Tentara baret membakar habis rumah di Bandar yang digunakan untuk sarang RMS
Suara tembakan masih terdengar sana-sini sebagai upaya membersihkan sisa pemberontak.
Pegawai-pegawai RMS yang insaf dan mau kembali ke kesatuan negara RI diberi ampunan.
Mereka terbawa karna takut dan percaya pada propaganda Soumokil.
Demikian yang disampaikan oleh Mentri Penerangan Palupessy.

Pada hari itu juga 2000 pasukan RMS bersenjata Sten, Brengun, setengah lusin panser dan mortier  meninggalkan Passo menuju Ambon. Mereka terus dikejar APRI. Di jalan Waitatiri terkihat 1 panser RMS terbakar dengan 4 pengendara didalamnya.

Seorang Prajurit usul,
"Mengapa tulang-tulang mereka tak ditanam saja untuk dipamerkan pada para tamu?"

"Untuk dijadikan pameran? Akh,tidak! Jika kami ingin menmbah nafsu makan kami pergi ke dekatnya sebentar dan mencium sedikit bau sate didalamnya seperti di Restoran Kiet Wan Kie"
Jawab Mayor Pieters.

(*Sumber: Buku Peristiwa RMS- By: Yusuf A.Fuar)
Penerbit: Bulan Bintang 1956

Gaya Hidup Baru

                           
                                  
                                               transformingorganization.blogspot.com

" Jika tugas kantor selesai mereka menawarkan Wine seperti Coca Colla, minum tanpa gelas seperti minum aqua"

"Mereka muslim kan? apa tetap sholat?"

" Muslim, tapi yang sholat hanya 2 orang"

"Apa mereka masih tinggal dengan orang tua?"

"Beberapa masih bersama orang tua, yang lain sudah berkeluarga.
Sedihnya mereka sering berdiskusi soal hidup dengan pemikiran yang aneh. Ada yang bilang, 
untuk apa Tuhan bikin manusia kalau bikin Neraka ?"

Itu obrolan  dengan putra ke 2 di Warung Makan. Tak habis fikir, kenapa orang-orang yang sudah berwawasan luas, berilmu tinggi,  mudah terserang gaya hidup ketimurannya dan mudah dirasuki pemahaman liberal bahkan  atheis? Kebebasan  informasi, berfikir dan memilih  membuat mereka kehilangan "Tuntunan".
Baru kemarin saya membaca tulisan seorang pemuda,

"Untuk apa meminta pada yang tak kelihatan?"

Tugas berat orang tua tak pernah istirahat meski anak-anak sudah mandiri.
Jangan letih berusaha cari kesempatan diskusi,cari tau lingkungan keseharian mereka. Bahaya tak berwujud lebih menyakitkan.






                                                       









Nelayan


setokdel.wordpress.com


Nelayan di luas bahari
semangat hidup seperti lemparan jala
lempar duka kembangkan asa
menantang terik di gemuruh bayu

Kehidupan terus melaju seperti sauh
belajar dari gelombang
belajar dari angin

Jingga senja layar menguncup
Siulmu mengisi sepi di lepas biru
Burung putih melintas riang

Thursday, 29 May 2014

Maluku 10


                                    
                                             traveltroopers.wordpress.com

Aku dan rombongan Bapa Raja berpindah-pindah  mencari tempat aman.
Banyak sudah pulau  kami lewati, P.Nusu-nusu Sere, Hatala,Soya,Naku,Rutun,Batu Merah,Galala, bikin perut lapar di atas perahu berpenumpang 25 orang itu.
Bapa Raja bilang,

"Kita sudah kelaparan, sampaikan surat ini untuk Raja Rutun agar dia memberi kita makanan"

Negri Tulehu sudah jauh, kerinduan akan  kampung halaman begitu dalam.

Dua hari sudah arungi birunya laut
Senyap... tanpa daratan
Tulehu sudah jauh...

Pilu haru memenuhi kalbu
Malam hanya terdengar mesin perahu
Siang terpandang laut  dan laut

Sesekali ada burung putih datang silih berganti
Dari mana datang dan entah akan kemana
Rasanya memilukan hati

Kami berlayar punya tujuan
Tetap tawakal kepada Allah
Melihat Negeri indah terkoyak nafsu seorang

Satu pria  pro Indonesia berhasil lari dari pusat konflik, ia datang bawa berita RMS sudah kuasai Kota Ambon.
Tapi pulau Seram Barat,Amahei berhasil diduduki tentara Indonesia berbaret Merah, Hijau, dan hitam. Baret Merah adalah  Stoot Roof, baret hijau pnyerangan darat dan baret merah bertugas menyerang dengan meriam.

Menguasai Ambon paling sulit, kecuali setelah pasukan Tank dan pasukan landing boat datang.
RMS gigih bertahan meski menipis.Makanan ransum hanya untuk serdadu, anak dan istri mereka terpaksa mengalah. Harga makanan melonjak lebih tinggi dibandingkan dengan zaman Jepang.

Rapat Raja-Raja Putih dengan Mentri Dalam Negri RMS (25 September 1950) membuat peraturan baru yaitu membeslaag pohon-pohon sagu milik rakyat. Mengizinkan anggotanya orang Saparua,Haruku,Nusa Laut, untuk kembali ke kampung masing-masing guna meminta persediaan makanan.
Bertambahlah kebencian rakyat pada RMS. Mana bantuan Belanda, Amerika,Australia yang di janjikan?

Di Tulehu dan Waai  lautnya seperti kota. Kapal-kapal berpenghuni ribuan tentara bersandar tenang.
Lampu-lampu  kapal menghiasi wajah laut di malam hari. Sebagian tentara  tinggal di rumah penduduk.
hingga Tulehu terhindar dari kelaparan.






Lucu...


Melihat gambar ini  jadi tertawa pagi-pagi
Lumayan!  bisa menghibur orang seperti saya yang belum tau mau pilih siapa?
Bingung euy! sampe nulis gini di status FB.

Capek liat saling fitnah, Media berdiri diatas kepentingan kelompok,FB pun nggak adem lagi. Masyarakat banyak bersandar pada mata dan telinga saja. Jauh dari "penyerahan/tawakkal" yang bisa bawa ketenangan. Istikhorohlah...agar memilih bersama Allah.



                       

Wednesday, 28 May 2014

Mana Tabunganmu?

                                                                                          Dok:http://darussalam-online.com/




Seandainya saya berharta banyak, tak mau saya tanam aset rumah atau tanah dimana-mana.
Makanya Allah tak pernah memberi saya rejeki berlimpah. karna Dia mendengar doa saya, mohon hindari saya dari api neraka.
Bahan api neraka di bumi bisa dari BBM, kayu, gas, batu bara danlain-lain.
Sedangkan di neraka berbentuk batu,manusia,emas,rumah dan tanah,barang koleksi, yang dikumpulkan tanpa manfaat.

Bisa dibilang rejeki saya datang dadakan  saat butuh. Dan itu nikmatnya luar biasa!
Persis yang penceramah bilang, itu baru yang namanya rejeki. Sambil bercanda beliau melanjutkan, maka berdoalah "Allahumma Tuhyaa" yang artinya " Begitu dibutuh,langsung aya/ada.
                                                                                               
                                                                                       
Uluran  tangan Allah amat terasa seiring dengan datangnya rejeki.
Sullit menjelaskannya pada orang yang bersandar pada tabungan/asuransi, diberi lebih, mudah tercapai keinginan karna mengandalkan fikir dan tenaga. Percaya penuh semua datang karna "Kemampuannya" atau karna "Impiannya"
( Allah membenci orang yang menyebut asal hartanya adalah "Hasil Keringat Sendiri"
atau "Datang Karna Impian".)

Misalkan seseorang bisa keliling dunia melihat alam serba cantik. Bagi saya itu bukan karna dia pernah memimpikan. Tapi Qadarullah (Ketentuan Allah)!
Sudah tercatat dimana saja ia akan hadir selama di bumi.
Saya mengartikan "Mimpi"  itu sama dengan ucapan yang baik-baik. Dan segala ucapan adalah doa.
Seperti yang Rasul bilang, ucapkanlah yang baik-baik karna itu do'a!

Doa bisa dikabulkan,bisa diundur,ditahan, atau diganti dengan yang lebih baik disisi Allah, Penyerahannya saat kita kurang point untuk mendapatkan syurga. Atau untuk menghapus noda-noda catatan amal yang masih tersisa. Begitu perhitungan Allah...

Bila ada yang bertanya, kok kamu bisa hidup tanpa tabungan? Asuransi?
Saya menghargai pandangan mereka akan  dua hal itu, tapi tak perlu menjawab dengan beribu alasan/dalil.
Mereka tak kan mengerti cara Allah menolong saya mereka pun belum faham hukum asuransi dalam Islam.
Saya punya tabungan alhamdululillaah... tapi seperti numpang lewat ditangan. Setelah itu melebur ke pendidikan anak, pendidikan saya sendiri, menolong orang yang membutuhkan dan lain-lain yang tak perlu orang tau.

Saya hanya ingat uang di tangan Rasulullah. Beliau kaya luar biasa karna sering dapat ghanimah dan hasil dagang. tapi uang sebentar saja dalam genggaman, cepat sekali habis terbagi.
Beliau orang kaya yang "Sesungguhnya". Bukan kaya untuk memenuhi nafsu (Nafsu makan,jalan,memiliki).

Jadi, bila datang pada seseorang pada saya nanti, lalu dia tanya mana hasil tabunganmu?
Mudah saja, Ini hasil tabungan saya yang tak berangka!..
Saya akan menunjuk anak-anak saya, yang berhasil dalam sekolah, berahlak baik, bisa diandalkan mendoakan orang tua saat tiada, sayang pada si miskin, mampu mengamalkan Quran, dan tidak tertipu oleh nilai yang dibuat manusia (Kekayaan)  ** ITULAH HARTA SAYA,DUNIA AKHIRAT...

Hehehe, kata-kata itu kan doa yaa.., semoga bisa mencapai semua  :)














Permintaan Si Putri


Kalau kemarin putri saya cinta dan rajin bikin kueh-kueh cantik, sekarang tergila-gila dengan kerajinan tangan "Resin".
Waktu dia menceritakan proses pembuatannya saya biasa-biasa saja.
Dia bilang Resin itu seperti air tapi alirannya terarah tidak tumpah. Kita bisa membuat kalung, gelang, gantungan kunci dan lain-lain.

"Ma, modalin ya, buat beli ala-alatnya! nomor satu yang harus dibeli masker biar aman, please Ma..."
Katanya setengah merengek.

"Buat serius atau sesaat?"

"Serius Ma, mau julan Online via Hinstagram" Harga masker 300 ribu-an. Alat lain mahal-mahal dan  harus pesan online, tapi enggak apa-apa yang penting bikin dengan alat yang mudah ajaa..!"

Saya senang liat semangatnya. Dia memang tau persis apa yang dia suka .

Setelah dia tunjukkan gambar-gambarnya, waaahh! saya suka!
Sejak dulu saya senang memperhatikan asesoris Unik, yang didalamnya ada benda-benda alami.
Ternyata bubuk resin yang seharga 100 ribu itu diolah menjadi cairan kental semacam putih telur.
Bisa kita siram di media/cetakan apa saja seperti foto,renda, bahkan meja pun bisa bila kita ingin meja unik klimis.
Kini saya tau, dengan cara mudah dan modal kecil ternyata hasilnya cantik dan menguntungkan.
bubuk 100 ribu bisa membuat 100 gelang, keren !


Resin by alicia.luckett.1Resin Pendant by antonia
Resin tutorial by Mibralegareresin floor by echkbet
Resin Crafts by suusSilver Resin Earrings, Moss Resin Earrings by sylwia calusCube Resin Beads by Jersicaice blue resin by mollyahuffLinen and Resin Owl Lamp by tameraor..instead of acrylic...grout and resin by keriSkinner Studio: Resin Tutorials by colette.switzerGreat resin crafting site. by MarylinJYellow Resin Bangle Chunky Resin Bangle by SpottedDogAsheville, $39.00 by cherryresin tutorial by haorenBeautiful botanical resin jewelry by ClaunillaSilver + resin by iwisd
                                                                                  Koleksi: Indulgy.com
Excellent site with instructions. Resin by *take*a*look*and*follow*me*

Tuesday, 27 May 2014

Maluku 9


Danau Rana di Pulau Namlea  (http://www.jalanjalanyuk.com/)



Kutanya pada Bapa Raja Tulehu Ibrahim Ohorella, mengapa sampai bergabung dengan RMS yang di dominasi Nasrani dan jelas-jelas mereka semena-mena terhadap warga muslim?
Jawabnya, "Terpaksa saya bergabung, karna sudah terlalu banyak saudara menderita"

Memang banyak keterpaksaan yang dialami beberapa muslim Maluku. Seperti juga Sersan Lestaluhu, mantan komandan RMS di Namlea. Beliau tertangkap TNI dan akhirnya bergabung dengan pasukan Yon 3.

 3 Bulan sudah pemerintah Indonesia ditolak terus. Hingga pendaratan Angkatan Pertama dilakukan tanggal 16 Juli 1950 bukan berarti terputus jalan damai. Seperti kita ketahui Opsi kedua adalah "Pemblokiran"
2 hari setelah itu Juru Bicara Kementrian Pertahanan mengumumkan bahwa

"Pendaratan pasukan di Pulau Buru bukan berarti tertutupnya jalan damai. Itu hanya peringatan kepada kelompok pemberontak Maluku Selatan, bahwa bagaimanapun Pemerintah RIS akan menyelesaikan kekacauan disana dalam tempo yang pendek. Pemerintah akan senang apabila keputusan tersebut menyebabkan tercapainya penyelesaian secara damai sebelum tindakan selanjutnya"


Angkatan Darat dan Angkatan Laut RIS diturunkan berangsur-angsur. Pertama mereka masuki Namlea dan menyebar ke penjuru Pulau Buru.
Sebagian pemberontak tertawan disana. Setelah diberi penjelasaan akhirnya mereka sadar bahwa mereka diperalat Soumokil c.s.


Pulau Buru  (http://burukab.go.id/)



Rakyat menerima kehadiran pasukan-pasukan itu dengan gembira. Harapan besar terbentang kini, lepas dari pertumpahan darah berkepanjangan . Memang ada tembak menembak disebelah Utara,namun dapat dipatahkan. Demikian pengumuman resmi dari Kemantrian Pertahanan pada siang hari tanggal 18 juli 1950 di Jakarta.

Menurut harian "Keng Po" di Jakarta, blokade telah dilakukan sejak 16 Mei. Kapal Angkatan Laut RIS akan menghadang kapal pengangkut makanan yang hendak masuk Ambon.
Berita miring yang mengatakan kapal Hang Tuah kena serangan Voltreffer ( Proyektil yang tepat mengenai sasarannya) amat disangkal oleh juru bicara tersebut. Malah kenyataannya  RMS mulai goyah.
Terbukti dari ucapan mereka, banyak musuh didalam tubuh RMS sendiri.

Sementara itu avonturier  RMS menyebarkan propaganda dusta, bahwa mereka telah menemukan dokumen-dokumen pertemuan di Jogja yang isinya RIS akan membasmi suku Maluku,Manado dan Timor.
Nyatalah sudah, gerombolan itu meneruskan tradisi Belanda yaitu memecah belah dan meluaskan berita bohong.

Maklumat resmi Departemen Penerangan sangat menenangkan hati rakyat yang takut dan lapar karna blokade.

" Rakyat jangan takut! bekerjalah seperti biasa. Jika kemerdekaan sudah didapat maka banyak beras / makanan akan datang dari Makassar"



Monday, 26 May 2014

Maluku 8


                                          
                                                      garudamiliter.blogspot.com

Rakyat Maluku pro Indonesia bergembira karna utusan Pemerintah Pusat sudah datang mengupayakan perdamaian, darah telah banyak tumpah.
Kedatangan Korvet  pembawa rombongan Dr.Leimena itu seperti oase.

Menunggu...dan menunggu... namun berujung kekecewaan.
Kapal Hang Tuah yang bersandar dekat mercusuar itu hanya 1 jam disana.
Dr.Soumokil menolak berunding dan memerintahkan rombongan meninggalkan pelabuhan.
Misi baru Soumokil terima apabila datang dari kapal berbendera Belanda atau Amerika.
Artinya perjuangan dan penderitaan masih akan berlangsung lama.

Dr Leimana amat berduka, saudara-saudaranya telah jauh melangkah. Kekerasan hati mereka meluluh lantakkan persaudaraan. Sebelum meninggalkan pelabuhan sempat matanya melihat kejadian mengenaskan. Syah Bandar pembawa surat tadi dipukul habis-habisan oleh tentara di bawah asuhan Belanda (KNIL).
Tentara dungu buta politik yang membawa derita untuk saudaranya sendiri.

RIS sebenarnya ingin bertindak cepat dan tegas. Namun menahan diri lebih baik, sebab yang dihadapi adalah saudara sebangsa.
Adapun rencana ke depan bila jalan tertolak, RIS akan melakukan blokade. Jika masih buntu juga, maka terpaksa operasi militer seperti pendaratan dan lain-lain harus dijalankan.


Saturday, 24 May 2014

Maluku 7

                
                           http://www.kaskus.co.id/



Lama-lama terbukalah banyak mata. Bukan hanya mata rakyat Maluku tapi keseluruhan Indonesia.
Proklamasi yang didengungkan Soumokil nyatanya suatu "Pemberontakan".
Mencekoki rakyat persis dengan cekokan Belanda pada mereka dulu, yaitu "Penjajahan Orang Jawa"

Kalau sebelumnya Belanda berusaha memecah belah Indonesia dengan mendirikan negara-negara boneka
yang akhirnya hanya memasukkan banyak nyawa rakyat kedalam kubur.Kini cara mereka membentuk pemberontakan kecil dimana-mana, supaya bangsa ini lemah.

Media-media ramai mengabarkan,

-Terhadap masalah Maluku Selatan, Belanda bersikap lempar batu sembunyi tangan (Jawa Post-Surabaya 20 Mei 1950).

-Sebagai diketahui,yang menjadi tulang punggung kaum proklamator di Ambon adalah KNIL, dan dibelakang KNIL ada lagi tenaga lain yang menjadi dalang  ( Warta Indonesia- Jakarta 6 Mei 1950)

Sejak dari awal, pemerintah Indonesia ingin masalah ini diselesaikan dengan jalan damai guna menyingkirkan pertumpahan darah. Konfrensi Maluku diadakan di Semarang pada tanggal 12 sampai 13 Juni 1950.
Sementara laporan datang terus menerus tentang teror oleh kaum pemberontak terhadap penduduk yang tak berdosa.

Maka untuk menyelamatkan warga Maluku dan demi kepentingan negara dan bangsa Indonesia dengan menyesal pemerintah harus ambil tindakan-tindakan yang positif.
Pemerintah Indonesia menganggap persoalan ini adalah bagian kesulitan yang harus dihadapi. Efek dari masalah peralihan dan perubahan besar satu bangsa setelah sekian ratus tahun di jajah.

Maka dengan kesadaran sendiri tokoh-tokoh Maluku yang ada di Jakarta berangkat ke Maluku.
Rombongan di pimpin oleh Dr.Leimenna yang menjabat sebagai Mentri Kesehatan RIS waktu itu.
Dengan kapal Korvet "HangTuah" mereka memasuki pelabuhan tanpa merapat beberpaa ratus meter.

Namun dari kejauhan muncul  Higginboat yang makin merapat ke tubuh Korvet.
Seorang Syah Bandar Ambon didalamnya menggenggam surat penolakan kedatangan rombongan.
Komisi pembawa misi ingin membalas surat itu, namun Higginboat dapat perintah dari darat untuk cepat kembali,tak boleh menunggu!




Selalu Dipaksa Melepas



Waktu itu telepon masih jarang, jadi berita selalu terlambat sampai.
Dullah, keponakan Bapak sering dapat tugas menyampaikan berita kematian. Dengan motor Vespanya rela mendatangi rumah saudara sampai ke pelosok kampung.
Asal melihat dia berhenti didepan rumah, dada kami sekeluarga berdegup, siapa lagi ??

Berita kematian senantiasa membalik cepat suasana rumah dan hati.
Beberapa kali saat saya santai dalam kamar, terdengar suara ibu menyambut tamu, lalu menyusul nada suaranya meninggi bertanya. Hati saya tak enak, pasti ada berita duka lagi.

Disaat lain, sering saya dengar tema obrolan orang tua mengenang Nenek anu... Ua anu...Om anu...Tante anu... yang telah lama maupun yang baru meninggal.
Bila bertemu dengan anak-anak kecil  almarhum di acara keluarga besar, Para bapak dan ibu menatap mereka dengan kasih dan prihatin.

Kini setelah jadi orang tua, giliran saya yang memainkan peran itu. 
1 tahun bisa 2,3,atau 4 atau lebih melepas orang-orang tersayang.
Sepertinya kita menikmati hidup hanya 1 sore saja. Setelah itu masuk dalam tahun-tahun penuh "Pelepasan"

Melepas sahabat karib yang  lengket dengan pacarnya, melepas saudara kandung berkeluarga, melepas masa lajang, melepas anak sekolah jauh, melepas anak nikah, dan...melepas kepergian abadi orang tua dan orang-orang pengisi lembar cerita hidup kita.

Manusia datang dan pergi...
Menghitung yang pergi rasanya pedih...padahal kitapun akan segera pergi  :(





Friday, 23 May 2014

Maluku 6


                                   
                                               
Di usia senja ini sering ku dengar orang berpendapat,
" Tanpa Indonesiapun kita bisa jadi negara, mari hitung kekayaan kita!"
Kata-kata itu mengingatkan kembali pada ucapan Soumokil biang keladi RMS. Keturunan Ambon asli yang pindah menjadi warga negara Belanda.
Atau sikap Hasan Tiro yang akhirnya berlindung 3 dekade di Swedia.

Dengan gegabahnya Soumokil mengeluarkan pernyataan disaat rakyat tercekik lapar

"Djangan kuatir perkara uang, Dengan menjewakan sadja lapangan terbang kita jang ada di Ambon sekarang ini kepada Amerika, kita akan tjukup belandja!" 

Ia memberikan keterangan dusta. Datang ke Ambon hanya untuk membahayakan bangsa Indonesia di hari kemudian. Ia pengaruhi anggota-anggota pasukan bersenjata yang berada dibawah tanggung jawab Belanda.
Mereka buta politik.

Soumokil menambahkan lagi,  pemerintah Belanda membantu gerakannya. Amerika,Autralia akan menolong.
Ada rencana dari Jakarta, mereka akan membunuh orang-orang Indonesia yang berasal dari Maluku.
 (Peristiwa RMS by:Yusuf A.Fuar)

Sebetulnya hanya dia dan Manusama (Mentri Pendidikan RMS) yang kukuh memusuhi RIS.
Sementara Menteri-menteri lain Manuhutu ( Presiden), Wairisal (Wakil), Lauconsina (Mentri Sosial) dan lain-lain adalah kaum Nasionalis bekas kawan-kawan seperjuangan  di masa lampau.

Kecurigaan pasti muncul, siapa yang menolong Dr. Soumokil sampai ke negara Belanda dan memberinya kebebasan yang tiada terbatas di negeri itu,kalau bukan Belanda?
Pertanyaan itu pula yang muncul dalam dalam harian "Indonesia Raya" di Jakarta tgl 11 Agustus 1950.

Apakah RIS akan bertindak tegas? kita lihat nanti.. (Bersambung)



Ingat 3 M !


                                                                                                                                                                                        #writing by Raelynn8


Blog sahabat saya ini punya gaya bahasa yang sederhana dan padat informasi. Ditengah kesibukannya mengajar dan mengasuh 2 anak usia SD ia masih punya waktu untuk menulis.
Saya bilang dia cerdas, sebab bisa mensiasati kesibukannya dan kebingungannya mendidik anak menjadi sebuah tullisan yang memenuhi blognya bahkan meramaikan ajang lomba.
Ada yang lebih dari sekedar itu, ia menemukan dirinya sendiri dan menyebar manfaat untuk orang lain.

Ceritanya runut, tau apa mau nya pembaca, semua disajikan menarik. Membuat saya jadi sibuk mencari kuncinya.
Jam terbang tulis nya memang sudah lama, sejak tahun 2005. Sedangkan saya rutin menulis tahun 2012 meski buka blog 2011. Tapi bukan jadi alasan saya untuk tidak mencoba kan?

Ketika membuat titik pada goresan pertama, saya tak menyangka jika pada tanggal dan hari ini sudah 1474 tulisan yang mengalir dari tinta eh! jari saya. Sekian halaman dari 1 buku,lumayan kan?

Belajar kelemahan diri, belajar kelebihan orang lain akan memacu keinginan untuk maju dan terhindar dari rasa membanggakan diri sendiri. Jadi ingat pesan penulis senior,

 "Jika naskah/tulisan anda sudah sampai pada tangan orang lain, anggaplah tulisan anda paling jelek"

Kalau begitu, 3 M lah! menulis...menulis...dan menulis! Kirim...lalu lupakan!



Tak Tau Judul dan Penyanyinya


Pernah tidak, anda rindu satu lagu lama yang disuka
tapi tak tau judul dan nama penyanyinya?

Saya mengalaminya, lalu beberapa teman saya tanya.
"eh! tau nggak lagu ini?" saya pun bersenandung
Wuihh...mereka bisa meneruskan! tapi senasib dengan saya.

Kira-kira 1 bulan lalu, saya dan adik mencari karna sama-sama penasaran
hihihi... ternyata ketemunya lewat group FB lagu-lagu jadul!
Sudah tentu kami senang dan langsung save.
Hhmm...ternyata dia to?!

Penyanyinya : Don Covay
Judulnya       : Somebody's Been Enjoying My Home

Halahhh...jauh banget dengan judul perkiraan selama ini : "Somebody"



Thursday, 22 May 2014

Maluku 5


                                         
                                             khk.livejournal.com

Presiden RMS, J.H. Manahutu mengirim surat kawat kepada RIS tanggal 25 April 1950, berisi:

"Memenuhi kemauan jang sungguh tuntutan dan desakan rapat Maluku Selatan, maka dengan ini kami proklamirkan Kemerdekaan Maluku Selatan de facto dan de jure jang berbentuk republik, lepas dari segala perhubungan ketentaraan NIT dan RIS, berdasar NIT sudah tidak sanggup mempertahankan kemerdekaannja sebagai negara bagian selaras dengan peraturan-peraturan Muktamar Den Pasar jang masih sjah berlaku, djuga sesuai dengan keputusan Dewan Maluku Selatan tgl 11 Maret 1947, sedang RIS sudah bertindak bertentangan dengan KMB dan Undang-undang Dasarnja sendiri".

Surat itu menambah kesombongan  gerakan yang diprakarsai oleh Mr.Dr. Soumokil, warga negara Belanda-tiga-suku ( genaturali-seerde Nederlander).
Proklamasi diadakan secara paksa.
Kepala Daerah yang resmi ditunjuk RIS sudah menyatakan bahwa ia tak sanggup memimpin. Maluku akan kesulitan jika menjadi satu negara.

Tapi ia segera mendapat tantangan dari militer dan kaum Persatuan Timur Besar. Mereka bersorak sorai; "Seret saja! Siapa tidak mau cincang saja!"

Kapal- kapal dilarang mengibarkan bendera merah putih. Pemimpin pergerakan yang berpihak pada RIS ditangkap dan disiksa tentara KNIL. Seluruh kota sunyi... penduduk ramai-ramai mengungsi. Yang paling menderita adalah warga yang beragama Islam.
Raja Tulehu Ibrahim ohorella satu-satunya  tokoh beragama Islam sebagai Mentri Ekonomi RMS.
Tapi ia hanya boneka, seolah muslim Maluku menyetujui keberadaan RMS.

Hari-hari berjalan dengan kekurangan. Uang tak ada, persediaan beras kosong, minyak tanah dan bensin hanya cukup untuk 3 minggu. Pasar sepi, mencari sagu pun tak ada disana.

Wednesday, 21 May 2014

Maluku 1

                                                    
                                                              www.geheugenvannederland.n


Sebelum RMS diproklamirkan tanggal 26 Apri 1950 Maluku sudah berdarah. Kedatangn tentara istimewa KNIL atau Pasukan Baret Hijau tanggal 17 Januari 1950 membuat Maluku memanas.
Baru 5 hari manapakkan kaki sudah berani menganiaya rakyat. Banyak yang  mati dan luka-luka.  Pemerintah sangat lemah perlindungannya .
Sebab Indonesia masih berstatus RIS ( Repubik Indonesia Sementara) dan Maluku masuk kelompok NIT, Negara Indonesia Timur.

Isu yang diterbitkan persis sekarang ini, berawal dari pertengkaran beberapa orang saja.
Beberapa penduduk kampung dengan pemuda Maluku yang baru datang dari Jawa. Padahal semua skenario besar yang terencana lama.
Senjata- senjata sudah bertahap masuk. Berlagak  membawa jenazah keluarga dari Holland mereka mengiringi dengan tangis, ternyata dalam peti penuh senjata.

Rakyat lugu yang tak mengerti masalah harus  kehilangan nyawa dan keluarga.
Bahkan tega- teganya ada pihak yang memancing di air keruh
Rakyat terpecah dua. Sebagian tetap ingin dalam pangkuan Ibu Pertiwi, sebagian lain ingin lepas merdeka membentuk negara baru.

Dalam keadaan seperti itu pemuda yang ada mau tak mau, rela tak rela harus memanggul senjata seadanya untuk menjaga keamanan.
Aku yang  letih, lapar dan mengantuk, harus tetap siaga menjaga di muka pintu Rumah Sakit Karang Panjang. Karna tak terbiasa, membuat pundaku bukan hanya pegal tapi sakit.
Pertengahan malam membuat hati ciut, suasana bangunan tua  itu sepi, hanya suara langkah perawat sesekali dan erangan pasien.
tiba-tiba sunyi pecah, raung ambulance masuk halaman gedung. Dengan sigap petugas turun, memindahkan beberapa korban ke tandu.
Aku tak tahan... Dan muntah!  Melihat 1 korban  berkepala putih dan merah, isi otak nya keluar!




Tuesday, 20 May 2014

Tabloid Nova Punya Acara



                              


Graha Jala Puspita-Jakarta Pusat pagi ini dipenuhi Ibu-ibu berbaju hijau. Mereka bukan simpatisan Partai berlambang Ka'bah.
Mereka dari berbagai kelompok/komunitas datang mereguk ilmu Parenting.
Ada 2 komunitas yang saya ikuti keduanya hadir. IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis) dan KEB (Komunitas Emak Bloger).
Sayang... karna lupa mencatat nomor ponsel  jadi berpencar, saya hanya sibuk foto-foto.

Acara berjalan tepat waktu, materi padat manfaat untuk Ibu-ibu yang masih memiliki anak usia dini.
Pertanyaan audience  memancing saya ingin  tau lebih banyak tentang  remaja kini dalam mengartikan "Pacaran". Abad modern yang serba cepat+otomatis membuat pemikiran generasi pun lebih cepat dewasa dari usianya.


Memberi pendidikan sex pada anak-anak pun jadi sorotan .
Salah memberi keterangan apalagi tak memberikan arahan sama sekali akan berakibat tak baik.
Demikian yang disampaikan Psikolog Dra.Rieny Hasan dengan sederhana, menarik dan padat.

Untuk membuat rilex ibu-ibu yang sedari tadi serius, Angel penyanyi cantik menyanyikan  2 lagu karya Melly Guslow tentang Ibu   (hik! hik!...inget Ibu)


Tangan halus dan suci
T’lah menangkap tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Kata mereka diriku s’lalu dimanja
Kata mereka diriku s’lalu ditimang

Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu ‘kan selalu ada di dalam hatiku






Dilanjut dengan demo Chef muda Yudaf Bustara. Ia memperkenalkan "Menu Sehat Anti Stres". Terdiri dari sayur-mayur dan buah.

Tak kalah menarik acara bagi-bagi hadiah dari sponsor minuman sereal pada lomba adu cepat dan rapih  menyusun kotak energen membentuk kata "MOM".
Biasalah...Kalau masalah hadiah ibu-ibu paling semangat deh ! MC sampai pusing memilih, akhirnya MC menentukan dengan lempar tanya,

"Siapa ibu-ibu yang belum menikah? boleh maju ke depan!"
 ternyata ada beberapa, dengan percaya diri 2 orang maju sebagai perwakilan.

"Pertanyaan selanjutnya, buat ibu-ibu yang senang sama brondong, ada??"
hihihi banyak yang tunjuk tangan sambil cengar-cengir.

Karna masih kurang, MC mencari lagi,
"Sekarang siapaaa ibu-ibu yang suaminya brondong?"
Mantaap, ternyata ada! . bikin hadirin tertawa.




Apa  lagi yang seru? Ni dia...!
Anak-anak usia SD memainkan 2 lagu tentang Ibu yang menyentuh :(
Usai  lagu dilantunkan, mereka yang bikin gemes itu berlari serentak memberi kuntum bunga untuk beberapa ibu. Suprise!

Seperti yang sudah-sudah acara Tabloid NOVA pasti menghibur dengan hadiah keren.
Penanya terbaik dapat souvenir dilanjut dengan pengumuman peraih door prise.
Hadiahnya Kompor Gas, Dispenser dan... Mesin Cuci, wooowww!!

Sayang, nomor door prize saya ( 0701) tidak terpanggil, Hik !
Untung saja ada sedikit pengobat, semua hadirin mendapat 1 tas hijau lambang NOVA berisikan tabloid,Buku Notes,Pena, dan Kipas.
Dalam perjalanan pulang masih terngiang di telinga saya suara-anak-anak itu. Lirik sederhana karya AT Mahmud.

Nasehat Ibu...Pesan Ibu
Akan kuingat slama hayat

Dan dimana pun aku berada
Nasehat Ibu pedomanku...


Maluku 4

                                            
                                                       http://manukallodanga.wordpress.com/



Terdengar kabar, Jendral Slamet Riyadi wafat dalam pertempuran.
Anak negeri berkabung. Perjuangan besar dalam mempertahankan sejengkal tanah bumi pertiwi .
Jenazah sudah dibawa ke Taman Makam Pahlawan Kapahaha-Ambon untuk dikebumikan.
Pergi nyawa pejuang, berbayar kemerdekaan rakyat yang lama menderita.
Kelompok RMS banyak tertangkap termasuk Bapa Raja Tulehu.

Para tentara berkemas. Jalan -jalan ramai lalu lalang kendaraan mengangkut pasukan dengan bawaan mereka. Beberapa orang berat langkah ulah hati terlanjur mencintai gadis hitam manis.
Tulehu akan sepi kembali. Cahaya gemerlap kapal perang menyerupai kota akan sirna.
Ambon manise... apa tempo beta datang lagi.

Masyarakatpun berat melepas. Pasukan itu banyak meninggalkan jasa.
Seorang letnan tersentuh hati melihat satu keluarga kenalan baiknya mempunyai anak balita lemah kaki.
Ia buatkan puyer dari kulit telur. Suka cita penuh syukur keluarga itu melihat anak mereka mampu berjalan.
Jasa yang tak pernah bisa terbalas.



Monday, 19 May 2014

Maluku 3

                             
                                       groups.yahoo.com


(Pengalaman Bapak)

Kemana pergi, jiwa ini selalu cemas...
Masih adakah jatah umurku hari ini?
Sampai kapan ini berlangsung? Neraka dunia saja sudah sepedih ini!
Wahai empunya dunia... pemilik nyawa...Bagaimana MalaikatMu tak bertanya guna hadirnya insan?
Jika saling bunuh jadi biasa.

Pagi kelam...
Catatan takdir memaksa mataku melihat hal yang paling membuat jiwa berguncang kencang.
Nyawa manusia dihina, binatangpun tak pantas diperlakukan seperti itu.
Nampak pasukan bersenjata duduk berjajar. Dihadapan mereka orang-orang tawanan berdiri berbaris. Dengan pacul ditangan mereka dipaksa menggali lubang.
Wajah kusut putus asa, mata kosong seperti mayat. dengan kaki lemah menapak, tangan lunglai menggali lubang panjang.

Seketika perintah kasar memecah sepi di tengah pulau asing itu. Penggali lubang memaksa berdiri tegak.
Dalam hitungan detik mereka roboh hampir berbarengan. Darah belum keluar banyak,tubuh telah jatuh ke lubang galian sendiri. Tanahpun sedikit demi sedikit tertutup seiring rembesan darah membasahi bumi.
Tubuh mereka masih hangat, nafas masih tersisa lemah.

Pipi dan wajahku basah, terasa perih mengaliri guratan semak di pipi. Tenggorokan sakit menahan teriakan tangis.Hanya mampu  meremas  ilalang menahan sakit hati.

Sunday, 18 May 2014

Maluku 2


Debur ombak susul menyusul. Malam tanpa bintang, hanya garis ombak yang terlihat samar memanjang. Pecahan ombak diujung daratan membasahi kaki-kaki yang letih berlari melindungi diri.
Desingan peluru masih terdengar, asalkan mereda sedikit legalah hati... harapan nyawa bisa tersambung.

Berat nian tanggung jawab yang diemban. Aku harus mengawal keluarga Bapa Raja mengendap-endap di kegelapan  melewati beberapa pulau. Perut lapar tanpa sedikitpun sisa bekal.
Cahaya pesawat patroli  membelah malam, badan  merunduk berlindung dibawah pohon sagu dan pepohonan liar bibir pantai.

Nafas terengah,keringat mengucur lancar, perjalanan harus dilanjutkan menuju pengungsian rahasia.
Di Pulau Haruku, Bapa Raja memerintahkan untuk sejenak beristirahat. Kupanjat pohon nyiur untuk makan dan minum rombongan. Segar air  dan tebalnya daging kelapa muda,mampu mengganjal perut dan mengurangi lelah. Beberapa jam lagi hutan menanti, bisa agak tenang disana.

Nampak kekecewaan pada raut wajah Bapa Raja. Diamnya menyimpan banyak rahasia bathin.
Sebetulnya ia berkuasa namun kekuasaannya di salah gunakan pihak lain.
Bagai kerbau dicucuk hidungnya, mengikuti hawa nafsu segelintir orang dengan janji-janji kosong.

Negeri Tulehu...
Negeri tercinta
Rakyat bersimbah air mata
Musuh asing tiada, musuh bangsa sendiri ada di muka







Waktu jalan pagi


Jalan-jalan  pagi itu banyak yang dilihat dan didengar. Ceritanya macam-macam seperti kali ini.

Dengan tetangga belakang rumah kami membicarakan kucing anggora pesakitan yang dibuang orang di kompleks kami. Bulunya yg kusut sudah ia sisir, kutu dibasmi dan tetangga lain membelikan obat.
Kejadian sama, dirumah kami pun kedatangan 2 kucing dewasa dan seeokor anak kucing usia menyusui.
Kasihan! Tega benar yang membuang. Memisahkan dia dengan ibunya.

Di langkah berikutnya bertemu dengan tetangga jauh berwajah sumringah. Sambil senyum dia beri undangan pernikahannya minggu depan .

Ada juga yang mengadukan pohon jambu Gedung Sekolah TK saya bikin mampet atap rumahnya.
Lalu, tetangga lain mengeluh  tulang dadanya sakit setelah motornya menabrak tembok tadi malam.

Satu orang terakhir tak putus-putus mengucapkan  syukur gara-gara saya menanyakan perkembangan toko mainannya yang berumur 1 tahun.
Baliau mantan ketua RT tetanga kampung berusia 70 th lebih. Ia bilang sangat bahagia dan merasa muda karna selalu dikelilingi anak-anak dengan celotehan, keluhan dan tawa.
Wajah mereka selalu segar sesegar curhatnya. Sesekali ada anak dhuafa datang dengan termenung, minta izin melihat-lihat saja karna tak punya uang, bapak itupun bersedekah.


"Apalagi yang saya cari bu? 3 keuntungan dari warung ini, waktu luang untuk ibadah, dapat teman dan dapat uang!"

Wah! semangat terus ya Pak, bukan cuma mainan yang menghibur mata anak-anak. Setelan lagu- lagu nostalgia mu pun dinikmati pejalan kaki dan tetamu Warteg depan rumahmu...

Apa yang anda temui pagi ini?










Saturday, 17 May 2014

Kangen Belajar

                                      
                                              www.republika.co.id
                         

Rasa tidak enak berlama-lama di rumah, menunggu kelas baru bulan Juli kok lama sekali rasanya.
Dapat saya rasakan perbedaan tajam saat diam dengan sibuk belajar.
Meski tempat kajian jauh malah bikin badan enerjik.

Usia teman-teman  dari 20-an sampai 70-an. Kalau sudah duduk membuka kitab, tak ada beda!
Saya membayangkan ditempat lain usia 70 ada yang sudah duduk di kursi roda, atau banyak selang di tubuhnya.

Terbukti Allah akan beri kemudahan dan kesehatan bila pemberian waktu-Nya digunakan untuk menyerap dan membagi Ilmu. 2 hal yang tak boleh lepas dari kehidupan.
Makin tua makin banyak belajar makin bagus. Sudah banyak contoh misalnya, ulama sepuh/tua malah makin dibutuhkan. Ibu-ibu pengajian lansia jauh dari penyakit.

Belajar membuat jiwa merasa muda karna merasa berprestasi dalam menundukkan sesuatu.
Apalagi ilmu agama yang  makin ke ujung makin meluas tanpa bisa tinggalkan ilmu asal.Makin digali makin merasa kurang. makin diminum makin haus.

Beda dengan ilmu dunia/tehnologi atau apapun,makin ke ujung makin mengerucut.
Misalnya seorang dokter, sudah dapat gelar Dokter umum, ia akan sekolah lagi untuk spesialis saraf.Tak cukup dengan itu, ia ingin lagi menguasai ilmu sel darah. Makin kecil yang diselidiki makin hebat.

Dengan konsisten  belajar dan membaca akan :

- Mempertahankan otot-otot otak dalam bentuk yang sempurna
- Membunuh stress
- Meningkatkan kapasitas otak hingga terhindar dari penyakit Alzheimer
- Lebih percaya diri dalam berkomunikasi, persuasif,cerdas.
- Meninggikan harkat diri kita (Janji Allah: "Sesungguhnya orang berilmu lebih tinggi derajatnya")
- Meningkatkan proses berfikir, konsentrasi dan kreatif.

Sambil menunggu, saya harus cari informasi kajian ditempat lain kalau begitu.
Telepon temen dulu aah !







Nasehat Dari Nyeri Lutut

                                                     
                                                            mummysayf.blogspot.com


Kita baru mensyukuri sesuatu bila musibah sudah terjadi.

1 minggu yang lalu saat bangun tidur saya rasakan lutut kaki kanan  sakit.
Selama masih bisa jalan saya tidak memanjakan. Justru harus di aktifkan begitu fikir saya.
Jadi tugas mengajar tetap saya jalankan dengan berjalan kaki sekian ratus meter.

Apa yang terjadi keesokan paginya? Kaki sekitar lutut nyeri hebat tak bisa berjalan.
Terpaksa... bertumpu pada kursi kecil saat keluar kamar. jika diluruskan atau ditekuk kata orang Betawi "Ngebeeet!!"

Suami membantu saya searching penyebab dan solusinya di Google.
Wahh, ternyata terlalu banyak kasus yang sama, tapi beda penyebab/diagnosa.
Biasanya gejala Asam Urat, rematik, pengapuran,atau bisa juga berhubungan dengan penyakit dalam seperti ginjal,hati,atau jantung. Kondisi lutut mereka bengkak besar,panas,dan merah.

Asam urat saya dibawah normal (2), tak ada bengkak besar atau merah.hanya hangat sedikit
Kalau ditekan benjolan kecil bagian kanan luar terasa sakit. Lutut nyaman bila diam,beda dengan rematik.

Apa usaha saya? Minum obat nyeri otot, membalur kaki dengan minyak tawon + krim cedera otot,bergantian. Tapi hanya membuat nyaman sesaat.
Saran mengompres dengan air dingin saya lakukan malah membuat kaku otot,lutut tak mampu di tarik apalagi ditekuk!
Hik!...Sholat hanya bisa duduk di kursi. Aiiih.... nikmatnya sholat dg berdiri! rindu..:(

Adik saya mencoba mengurut perlahan, arahnya dari lutut ke betis. Panas itu berpindah ke betis.
Alhamdulillah kesudahannya agak nyaman, bisa menapak  meski terpincang-pincang. Tak apa!
Dasar Emak-emak, enggak boleh sehat sedikit, liat ubin kotor malah menyapu! keruan malam hari kumat lagi !.

Saya yakin ini bukan masalah rematik yang diam atau aktif sama-sama ngilu.
Ini cuma masalah otot terbukti berkurang sakit setelah diurut. Maka saya ambil tindakan istirahatkan kaki. Penasaran juga sih,apakah ini masalah otot?

Untuk membuktikan saya nekat menyiramnya dengan setengah ember air panas suam kuku, sedikit demi sedikit sampai habis, pokoknya yang bikin meringis! kalau cuma kompres,airnya cepat dingin,efek sedikit.
Setelah dikeringkan dan dalam keadaan panas, kaki saya urut perlahan-lahan. Mulai dari pinggiran yang terasa sakit seret terus berulang kali ke arah betis.Bila sakit hilang, mendekat lagi ke pusat sakit.

Saya fikir biar bertahap saja, esok pagi dilanjut hingga pusat sakit benar-benar tak terasa lagi kalau di tekan.
Maka tidurlah saya setelah membalur seluruh kaki dengan  Krim Otot Sal**pas Gell.
Alhamdulillah... bangun pagi kaki terasa ringan. Sisa sakit-sakit sedikit di bagian belakang lekukan lutut.
Masya Allah! gembiranya saya karna tak perlu ke dokter. Terhindar dari kata ronsen atau tebus resep!

2 hari saya lakukan kegiatan itu pada malam sebelum tidur,dan saat bangun tidur.
Qadarullah, ikhtiar itu membuahkan hasil.

1 hal saya anggap paling penting. Selama mengobati diri, teringat pesan guru :
"Sebaik-baiknya Obat adalah Istighfar!" Bukankah  manusia cenderung berbuat zalim pada dirinya sendiri?
Ya,saya mengaku! maka mengurut sambil terus mengucap istighfar.
Memohon ampun dalam hati, mungkin selagi kaki sehat tak khusyu' sholat, mengulur waktu sholat, atau keasyikan di jalan hingga menqodlo sholat.
Allah yang tau pasti, saya serahkan semua. Siapa tau ada yang lebih dari perkiraan saya?






















Friday, 16 May 2014

Daun Jatuh..



Selembar daun basah jatuh
Melayang lembut ..
jatuh di pagar tua dingin

"Hai kayu lapuk!
Alangkah bahagianya... bunga indah mengelilingimu!
Di ketinggian hanya sunyi

"Daun..kau yang bahagia! di sana kau lihat segala!"

Embun hanya senyum
Sebentar lagi matahari datang mengusir.

Thursday, 15 May 2014

Ngambek Sama Mobil



Cukup lama saya ngambek sama mobil! Dia merepotkan, minta di perhatikan terus.
Sehari saja tidak di stater, mesinnya macet. Bikin bete pagi-pagi.
Pegal dan kesal akhirnya saya biarkan!  dia berdebu, tidak pernah mandi, tidak pernah dibelai kalau kesiram hujan.

Kemarin-kemarin  sudah cukup berkorban. Saya tau, memiliki kendaraan pasti ada resiko, harus ada budget perawatan. Maka saya mengalah. Tak lagi masuk salon guna merawat rambut/badan saya.Ok,nggak apa-apa! Asal dia tidak rewel.
Tapi...nyatanya masih sama,berobat terus berulang kali. ggrrrhhh!!

Sekarang dia sudah cantik  karna tidak cuma saya yang memperhatikan. Suami saya meski sedang tugas jauuuhh... lebih  fokus dan menyelesaikan segalanya dengan biaya tak sedikit tapi dapat  dokter yang tepat  menanganinya. Lega!
Kendaraan itu seperti manusia juga yaa...
Jika kita rawat, memperlakukannya dengan baik penuh perhatian, maka ia juga akan memberi kesenangan.

Dalam keadaan tenang nyaman saya tatap mobil biru itu. Walau bagaimana ia telah memberi manfaat bertahun-tahun.Saya yakin meski mobil lama bisa menyala dengan galak asal perawatan baik dan rutin.
Lihat saja angkot! tampilannya hampir seperti besi rongsokan tapi bisa ngebut dan menghasilkan, bukan?!

Sudah semestinya saya bersabar, pelajari kesalahan pengobatan lalu. Hihihi, kalau bisa jangan ke alternatif :)
Hikmah pengalaman menjengkelkan adalah:

-  Datangi bengkel yang tepat sejak mobil rewel-rewel kecil. Bengkel resmi akan beri garansi.
-  Jangan serahkan pada orang yang cuma bisa mengira-ngira/mengakal-akali onderdil.
-  Semasih goresan kecil pada body, baiknya diurus agar tak merembet
-  Tune up secara berkala.
-  Minta montir ajarkan cara membersihkan dan memasang busi.
-  Jangan biarkan mobil dalam keadaan basah tersiram hujan.Kandungan garamnya merusak.

-  Bengkel umum mempunyai kemampuan rata-rata.  Bila mobil kerusakannya spesifik, maka pilih bengkel khusus yang ahli menanganinya.Agar terhindar dari pekerjaan berantai yang menambah biaya.

-  Jagalah komunikasi dengan baik dengan mereka. Agar cair suasana dan terhindar dari "Tarif nakal"
-  Minta diagnosa dulu sebelum mesin dibongkar/dikerjakan. Ajukan pertanyaan  begini:

   * Apa kerusakan yang terdeteksi?
   * Apa yang perlu di ganti?
   * Berapa besar biaya nya? dan beri tau dia berapa budget anda
   * Apa yang paling penting dan parts mana yang harus diganti lebih dulu?
   * Berapa kilometer/berapa hari garansi dari bengkel?
   * Sampaikan keluhan-keluhan saat pemakaian  secara lengkap
   * Kemampuan apa saja yang paling dikuasai bengel tsb? demi rencana perawatan berikutnya.
 
-  Bila bengkel itu baru anda kenal, katakan bahwa anda datang atas referensi...bla..bla..atau iklan/Net.
   Mereka pasti akan menjaga reputasinya.

- Jangan ragu untuk minta jaminan
- Tune up ringan, bersih-bersih injeksi, atau kaburator,ganti olei bisa dilakukan sendiri di rumah

Intinya : **Kita bisa berhemat dan dapat ilmu !

Bengkel yang baik adalah, yang tidak hanya membetulkan semata, tapi mudah berkomunikasi, murah memberi solusi, bersedia memberi tau resiko-resiko kerusakan lain.
Tingkat kepercayaan dan komunikasi yang baik dan lancar adalah kunci utama!

Semoga manfaat...:)

















Kutitip Kenangan Di Alirmu, Barito...

**Cerita ini disertakan dalam Lomba Give Away


                               
                                    bisnis.news.viva.co.id

Kata orang, sekali minum air sungai Kalimantan, maka ia akan kembali kesana untuk meminumnya lagi.
Itu bermakna hati orang yang berkunjung tak akan lepas dari pulau itu.

Kalau bukan karna Tanty sahabat karib saya yang memohon-mohon minta ditemani ke sana, saya tak akan pernah mendatangi pulau raksasa itu dan meminum airnya.
Masih segar dalam ingatan saya, bagaimana Ibunya menangis hebat,berguling-guling, tidak rela teman saya berpacaran dengan Pria Banjarmasin. Pria pilihan sang ibu dari daerah asal sudah disiapkan untuk mendampingi sahabat saya. Akhhh!!

Keinginan Tanty tak terbendung lagi, ingin bertemu dan memintaa maaf pada Nino sang kekasih.
Sejak sang ibu mengusir, torehan pedih menggores. Nino tak dapat dihubungi,berhenti bekerja,dan kembali ke orang tuanya di Banjarmasin.

Setelah Tanty curhat saat bermalam dirumah saya, kami pun atur strategi. Nekat memang, belum lama
duduk di bangku kuliah sudah berani niat terbang ke lain pulau, dengan alasan mengisi liburan 3 malam bersama teman-teman kampus di Villa Puncak Bogor. Saya rela berbohong pada orang tua,demi menghibur luka hati 2 mahluk itu.
Uang transport tak masalah karna kami punya jatah dana libur plus uang tabungan sendiri.
Tapi hati ini lhoo...ciyuuut! Bagaimana bila pesawat yang saya naiki jatuh? lalu terdaftar nama saya sebagai korban?

Kami buta peta Banjarmasin, alamat Nino kekasih Tanty satu-satunya pegangan kami. Dia tak boleh tau niat kami,  khawatir akan menjauh lagi.
Kebetulan rencana nekad ini di ketahui pula oleh 1 sahabat kami yang lain, Ryan namanya. Dia bukan teman 1 kampus, tapi  belakangan ini makin sering datang kerumah. Menangkap kekhawatiran kami dan bertepatan dengan rencananya akan menetap di Kalimantan, pas lah sudah! Ia mau menemani kami dahulu, baru melanjutkan perjalanan darat ke Samarinda.

Perjalanan  sembunyi-sembunyi itu tentu membuat hati gremet-gremet.
Mambayangkan, bagaimana kalau bertemu teman, tetangga,atau saudara di Bandara? Wahhh kiamat!
Alhamdulillah, begitu pesawat menjulang, dada lega! Tidur siang di perut pesawat lumayan menenangkan. Bayangan wajah amarah orang tua dan pesawat jatuh jadi terlupa. Hiiii... meninggal dalam berbohong? Enggak deh! Dalam hati mengemis semoga Allah maklum atas keputusan ini dan menyelamatkan kami.

Berada diantara gumpalan awal putih bersih berpayung mega biru terang, di sela-sela awan tak nampak lagi wajah laut. Tiba-tiba kami disuguhi  cantiknya hamparan karpet hijau, hutan Kalimantan!
Seperti brokoli lebat dan tebal, Pulau Khatulistiwa ini benar-benar menakjubkan.
Liukan sungainya seperti benang halus yang menyembul di rerimbunan pohon, ribuan jumlahnya!

Duhaii Borneo,
alam  yang tak pernah terjamah
Betapa Tuhan Maha Pemurah
menitipkan kekayaan nabati dan hewani di tubuhmu

Memuliakan dengan julukan paru-paru bumi.
Kegagahan yang asri tak terlupa
Impian  penjelajah dan penakluk alam.
Membuat bangsa lain menatap dengan iri.

****

MENDARAT DI BANDARA SYAMSUDIN NUR

Jalan cerita sesuai dengan yang kami bayangkan. Begitu mudah perjalanan siang hari itu dari Bandara menuju jalan Ahmad Yani, kompleks perumahan Pemda Kalimantan Selatan.
Jalan-jalan desa tahun 80-an saat itu masih relatif sepi. Kiri kanan jalan ditumbuhi pohon-pohon tua nan rindang, jarak rumah-rumah penduduk lumayan jauh.
Betul-betul cuci mata! melihat model rumah mereka yang unik! berdiri diatas pondasi beton setinggi lutut.
Kebanyakan atap menggunakan kayu sirap, kayu mahal berkwalitas tinggi milik orang berada di Kota Jakarta. Sebab makin ditempa hujan panas, makin kuat dia.

Rumah Nino luas,berdiri kokoh dikelilingi rumput dan tanaman asri terawat.
Penghuni rumah kaget, tak menyangka kedatangan tamu jauh.
Seperti penduduk asli lainnya, penerimaannya hangat, ramah, terbuka, apa adanya,  seolah-olah kami terpisah lama dan baru bertemu hari itu.Sungguh di luar dugaan.
Saya tak berani menatap detik-detik pertemuan Nino dan Tanty. Sekilas dengan ekor mata terlihat Ibu Nino  berusaha menghibur dan menenangkan Tanty. Ibu dan calon menantu gagal itu memang beberapa kali  pernah bertemu sebelumnya, saat berkunjung ke Jakarta tempat Nino.

Karna keluwesan keluarga dan punya banyak kamar, membuat Ryan teman seperjalanan kami tak canggung dan bersedia menginap sebelum melanjutkan perjalanan.
Tuan rumah memaksa kami menginap beberapa hari untuk rekreasi, tapi... kami sudah terlanjur bilang pada orang tua, ke villa puncak 3 hari. * hihihi  begitulah! pergi tanpa restu tak leluasa.


CANTIKNYA TAPIAN

Usai beristirahat, saya banyak meninggalkan Tanty. Biarlah waktu yang sedikit ini ia gunakan  sebaik mungkin. Saya main dengan adik-adik Nino yang masih kecil, main gitar, dan ngobrol banyak dengan Ryan.
Sahabat satu ini pendengar yang baik. Sering main kerumah mulai dari bawa teman hingga datang sendiri. Karna dia sopan, Ayah saya yang galak itu luluh juga.

Entah kenapa, di kota sungai ini dia banyak menceritakan perihal dirinya dan rencana masa depannya.
Ada nada kekecewaan dalam suaranya. Kota Jakarta tak menjanjikan pekerjaan dan ketenangan.
Rencana kembali lagi ke orang tuanya di USA harus menunggu 5 tahun lagi untuk proses Green Card (Kartu resmi penduduk tetap).Akhirnya pasang niat berwiraswasta di Samarinda.

Dia baik dan sering menolong saya mencarikan buku, kaset, atau apa saja yang saya butuhkan.
Pernah datang 1x ke kampus . Teman-teman menyangka dia kekasih saya, karna tak pernah 1 laki-laki pun datang menemui saya di kampus selain dia.
Maka  saya rela jadi pendengar yang baik. Bukankah 2 hari lagi kami berpisah? entah kapan kami bisa bertemu lagi.

Pembicaraan dengan Ryan terputus. Kami diminta siap-siap, setelah magrib keluarga Nino akan membawa kami  ke Tapian Barito.

Tahukah anda bagaimana keindahan Sungai Barito di waktu malam? Ia seperti putri cantik memakai gaun pesta warna hitam dengan kalung permata warna-warni. Kilauannya tak tajam,tapi lembut romatis.
Ia nafas kehidupan masyarakat Banjar.


aldhysiregarphoto.blogspot.com

Bangunan tua  rumah adat menimbulkan aroma kerajaan Banjar terasa. Alur sungai membelah kota, setia mengaliri kehidupan.
Jembatan Barito, jembatan Rumpiang siang hari tampil ceria bersimbah matahari, sedangkan malam  berhias lampu rumah dan kerlip kapal... berpendar cahaya dibalik pulau.

Kami menikmati malam dengan menyantap Soto Banjar berharum rempah, beda dengan rasa Soto di Pulau Jawa.
Menu lain yang dihidangkan seperti Ikan haruan bakar dan Ketupat Kandangan. Dan ada 1 makanan yang  bikin saya jatuh cinta pada cicipan pertama, yaitu Wadai /kueh bingka, betul-betul lembut lezat dengan manis sedang.

Usai makan kami ke pasar seberang. Di toko souvenir Ryan membeilkan saya Tas Anjat berbentuk unik,terbuat dari bilahan rotan halus, dan 2 gelang batu mulia khas setempat,saya suka!
Sepanjang perjalanan pulang Tanty dan Nino masih berbincang serius, entah apa yang mereka sepakati, Tanty pasti akan bercerita nanti. Sementara Ryan jadi pendiam.

****

Larut turun di kota  batu  mulia itu. Saya dan Tanty tidur berdua dalam 1 kamar, hingga bebas ia ungkapkan rasa.Meski ada air mata menggenang di kelopak mata, tapi Tanty cukup tenang menceritaka semua.
Ia dan Nino sepakat mengahiri hubungan dengan manis meski kuat cinta mereka.
Nino terlanjur merasa terhina, dan Tanty tak mampu memaksa keadaan sesuai keinginan.
Masalah perjodohan tak mereka singgung. Seperti ada tembok antara hubungan mereka dengan perihal keinginan orang tua. Kini sama-sama mereka ihlas terima nasib, akur dengan keadaan, dan mengahiri cerita cinta  dengan baik penuh kekeluargaan.

Berbungah hati saya, pengorbanan kecil ini paling tidak sudah menyelamatkan 2 hati.
Tinggal 1 malam lagi di sini, setelah itu... good bye persoalan! Saya akan tenggelam lagi dalam kesibukan kampus.Menyatu lagi dengan teman 1 gank, hehehe tak terbayangkan reaksi mereka jika mendengar cerita nekad kami.


PASAR TERAPUNG




properti.kompas.com

Semburat jingga pagi menyapa... sejuk udara dinikmati sebelum datang terik. Jika matahari datang,penduduk asli banyak ditemui di jalan  memakai bedak mangir (terbuat dari beras halus dan rempah) untuk melindungi wajah dari sengatan.

Sarapan pagi khas Banjar kami nikmati di Pasar terapung yang buka dari jam 4 pagi sampai jam 7 saja.
1 paket Nasi Kuning sedap dengan Daging bumbu Bali, atau telur pedas yang gurih. Rasanya jauh lebih enak dari nasi kuning jajanan di Jakarta.

Di atas perahu runcing itu bukan hanya menjual hasil bumi segar , tapi juga cemilan. Hahaayy! Berbelanja diatas perahu, badan bergoyang-goyang ikut alunan gelombang air, menakjubkan!
Meski sekarang tersedia Pasar Terapung di Sentul Bogor,tetap beda sensasinya.

Ryan masih saja pendiam, saya tak tau harus dari mana memulai pembicaraan agar ia sedikit terhibur. Hati kecil saya mengakui, walau bagaimana saya merasa kehilangan. Itu adalah hari terakhir, entah kapan lagi kami bisa bertemu. Perjalanan beberapa hari ini membuat saya mengenalnya lebih dekat.
Sebetulnya  ingin sekali menyuruhnya tetap mampir ke rumah bila Ia rindu Jakarta, tapi kata itu tak keluar.

Kami berkumpul didepan TV malam itu. Ruangan tak jauh dari taman ruang tengah.
Ryan membuatkan saya kopi susu hangat dan bilang :

"Duduk disana yuk! sebelum pisah besok,saya mau titip pesan"

Sambil berjalan kesana saya bertanya penasaran sambil berseloroh

"Pesan apa? pesan barang yang enggak ada di Samarinda? minta di paketin yaa?!

Tapi dia cuma tertawa kecil, sampai kami duduk dipisahkan meja mungil, dimana kopi panas kami mengepul
aroma harum.Berangsur wajahnya jadi serius. Seperti punya mimik baru yang tak pernah saya lihat sebelumnya.
Mendadak saya jadi tak berani bercanda atau mengalihkan pembicaraan. Hanya ikut keadaan dan tenangkan hati dari rasa aneh yang merayap perlahan. Dugaan halus bermain nakal.

"Maaf ya,  saya harus mengatakan ini disaat sempit. Sungguh,saya kehabisan cara, bagaimana lagi menunjukkan rasa saya yang lebih dari sekedar kagum padamu. Apa selama ini kamu tidak merasa saya menyayangimu?!"

Ya memang, perhatian tulusnya akhir-akhir ini saya akui tidak biasa.Namun saya tetap menganggapnya  kebaikan seorang sahabat, meski mata orang lain berani memastikan bahwa ia menaruh hati.
Ah, saya tak mau memikirkan itu dan tak  ingin merusak hubungan dengan dugaan yang belum tentu benar.
Saya yakin Ia pasti faham,  tak mudah bagi saya  mengikuti gaya teman-teman lain yang cepat punya kekasih  hanya dengan mengerti tanpa bicara langsung.

Saya terdiam memandang lampu taman, rasanya ingin kabur sambil bilang,
Iya...Iya! sekarang ngerti! saya terima sayangmu.Sudah yaa... cukup!
Lalu cepat-cepat masuk kamar sebelum Tanty memergoki kami ditengah obrolan serius.Duh,bikin malu!

Kenapa jadi begini? pergi dengan tujuan membereskan hubungan teman ternyata si pengantar malah jadian?

Tiba-tiba dia sudah mendekat dan menggenggam tangan. Matanya mendung dan gerimis pun turun.
Saya terkesima bukan hanya karna getar suaranya, tapi air hangat menetes menimpa punggang tangan saya.

" Apa kamu bersedia menerima saya? Tak perlu bicara panjang, katakan  ya atau tidak,itu saja! agar hati saya lega saat pergi nanti. Jawaban apapun saya terima. Tahu kah? saya mengajukan diri untuk mengantar , karna ini kesempatan terakhir yang amat besar artinya buat kehidupan  panjang saya ke depan"

Malam itu awal langkah kami bersama. Tanggal 3 bulan 3.
Air matanya dan jawaban  adalah ketulusan yang dalam,  membuat berat langkah kami untuk berpisah esok.
Tanty tertawa saat mendengar cerita romansa di ujung waktu alias roman kepepet.
Diatas tempat tidur yang sama kami lelap dengan kepala berhias cerita kontras. Catatan nasib selalu mengejutkan.

Bandara Syamsudin  Noor jadi saksi perpisahan kami pagi itu. Dengan sepotong janjinya akan ke Jakarta dalam keadaan yang berbeda. Tak lagi mengunjungi sahabat.
Surat-surat mengalir seminggu sekali, tak putus kami berbagi cerita.Dia memang bukan type pria pengumbar rayu. Bagus lah! saya bisa kabur kalau dengar rayuan.

Jauhnya jarak membuat kami terlatih untuk saling percaya selain mengurangi dosa.
Hingga Allah menyatukan kami 3 tahun kemudian. Ia memasukkan cincin emas ke jari saya, seberat 3 gram koma 3, sesuai dengan tanggal dan bulan jadian kami.

Barito, sungaiku
Setia mengalir memberi hidup
seperti setia kekasih menemani hidup
Alammu tak luntur 
Sungaimu tak kering
Kutitip kenangan manis di sini
Suburlah subur !
Lestari dalam ingatan

Setelah menikah kami  kembali kesana, memetik lagi cerita yang masih hijau.
Rupanya betul apa yang mereka katakan Air Kalimantan akan membawamu kembali...:)


Banner GA