Saturday, 24 May 2014

Maluku 7

                
                           http://www.kaskus.co.id/



Lama-lama terbukalah banyak mata. Bukan hanya mata rakyat Maluku tapi keseluruhan Indonesia.
Proklamasi yang didengungkan Soumokil nyatanya suatu "Pemberontakan".
Mencekoki rakyat persis dengan cekokan Belanda pada mereka dulu, yaitu "Penjajahan Orang Jawa"

Kalau sebelumnya Belanda berusaha memecah belah Indonesia dengan mendirikan negara-negara boneka
yang akhirnya hanya memasukkan banyak nyawa rakyat kedalam kubur.Kini cara mereka membentuk pemberontakan kecil dimana-mana, supaya bangsa ini lemah.

Media-media ramai mengabarkan,

-Terhadap masalah Maluku Selatan, Belanda bersikap lempar batu sembunyi tangan (Jawa Post-Surabaya 20 Mei 1950).

-Sebagai diketahui,yang menjadi tulang punggung kaum proklamator di Ambon adalah KNIL, dan dibelakang KNIL ada lagi tenaga lain yang menjadi dalang  ( Warta Indonesia- Jakarta 6 Mei 1950)

Sejak dari awal, pemerintah Indonesia ingin masalah ini diselesaikan dengan jalan damai guna menyingkirkan pertumpahan darah. Konfrensi Maluku diadakan di Semarang pada tanggal 12 sampai 13 Juni 1950.
Sementara laporan datang terus menerus tentang teror oleh kaum pemberontak terhadap penduduk yang tak berdosa.

Maka untuk menyelamatkan warga Maluku dan demi kepentingan negara dan bangsa Indonesia dengan menyesal pemerintah harus ambil tindakan-tindakan yang positif.
Pemerintah Indonesia menganggap persoalan ini adalah bagian kesulitan yang harus dihadapi. Efek dari masalah peralihan dan perubahan besar satu bangsa setelah sekian ratus tahun di jajah.

Maka dengan kesadaran sendiri tokoh-tokoh Maluku yang ada di Jakarta berangkat ke Maluku.
Rombongan di pimpin oleh Dr.Leimenna yang menjabat sebagai Mentri Kesehatan RIS waktu itu.
Dengan kapal Korvet "HangTuah" mereka memasuki pelabuhan tanpa merapat beberpaa ratus meter.

Namun dari kejauhan muncul  Higginboat yang makin merapat ke tubuh Korvet.
Seorang Syah Bandar Ambon didalamnya menggenggam surat penolakan kedatangan rombongan.
Komisi pembawa misi ingin membalas surat itu, namun Higginboat dapat perintah dari darat untuk cepat kembali,tak boleh menunggu!




No comments:

Post a Comment