Tuesday, 27 May 2014

Maluku 9


Danau Rana di Pulau Namlea  (http://www.jalanjalanyuk.com/)



Kutanya pada Bapa Raja Tulehu Ibrahim Ohorella, mengapa sampai bergabung dengan RMS yang di dominasi Nasrani dan jelas-jelas mereka semena-mena terhadap warga muslim?
Jawabnya, "Terpaksa saya bergabung, karna sudah terlalu banyak saudara menderita"

Memang banyak keterpaksaan yang dialami beberapa muslim Maluku. Seperti juga Sersan Lestaluhu, mantan komandan RMS di Namlea. Beliau tertangkap TNI dan akhirnya bergabung dengan pasukan Yon 3.

 3 Bulan sudah pemerintah Indonesia ditolak terus. Hingga pendaratan Angkatan Pertama dilakukan tanggal 16 Juli 1950 bukan berarti terputus jalan damai. Seperti kita ketahui Opsi kedua adalah "Pemblokiran"
2 hari setelah itu Juru Bicara Kementrian Pertahanan mengumumkan bahwa

"Pendaratan pasukan di Pulau Buru bukan berarti tertutupnya jalan damai. Itu hanya peringatan kepada kelompok pemberontak Maluku Selatan, bahwa bagaimanapun Pemerintah RIS akan menyelesaikan kekacauan disana dalam tempo yang pendek. Pemerintah akan senang apabila keputusan tersebut menyebabkan tercapainya penyelesaian secara damai sebelum tindakan selanjutnya"


Angkatan Darat dan Angkatan Laut RIS diturunkan berangsur-angsur. Pertama mereka masuki Namlea dan menyebar ke penjuru Pulau Buru.
Sebagian pemberontak tertawan disana. Setelah diberi penjelasaan akhirnya mereka sadar bahwa mereka diperalat Soumokil c.s.


Pulau Buru  (http://burukab.go.id/)



Rakyat menerima kehadiran pasukan-pasukan itu dengan gembira. Harapan besar terbentang kini, lepas dari pertumpahan darah berkepanjangan . Memang ada tembak menembak disebelah Utara,namun dapat dipatahkan. Demikian pengumuman resmi dari Kemantrian Pertahanan pada siang hari tanggal 18 juli 1950 di Jakarta.

Menurut harian "Keng Po" di Jakarta, blokade telah dilakukan sejak 16 Mei. Kapal Angkatan Laut RIS akan menghadang kapal pengangkut makanan yang hendak masuk Ambon.
Berita miring yang mengatakan kapal Hang Tuah kena serangan Voltreffer ( Proyektil yang tepat mengenai sasarannya) amat disangkal oleh juru bicara tersebut. Malah kenyataannya  RMS mulai goyah.
Terbukti dari ucapan mereka, banyak musuh didalam tubuh RMS sendiri.

Sementara itu avonturier  RMS menyebarkan propaganda dusta, bahwa mereka telah menemukan dokumen-dokumen pertemuan di Jogja yang isinya RIS akan membasmi suku Maluku,Manado dan Timor.
Nyatalah sudah, gerombolan itu meneruskan tradisi Belanda yaitu memecah belah dan meluaskan berita bohong.

Maklumat resmi Departemen Penerangan sangat menenangkan hati rakyat yang takut dan lapar karna blokade.

" Rakyat jangan takut! bekerjalah seperti biasa. Jika kemerdekaan sudah didapat maka banyak beras / makanan akan datang dari Makassar"



2 comments:

  1. kunjungan perdana, salam perkenalan, silahkan berkunjung balik ketempat saya, barangkali berminat saya punya banyak vcd pembelajaran untuk anak2, siapa tau anda mempunyai adik,keponakan atau mungkin anak yang masih kecil, vcd ini sangat membantu sekali dalam mengasah kecerdasan dan kemampuan otak anak, serta bagus untuk membangun karakter dan moral anak sejak usia dini, semoga bermanfaat dan mohon maaf bila tdk berkenan, trm kasih ^_^

    ReplyDelete
  2. Salam kenal juga yaa... saya sudah berkunjung ke blog anda, bagus-bagus bukunya. Ok,insya Allah kalau ada anak-anak yang ultah itu bgus buat kado. Trmks kunjungan nya yaa...:)

    ReplyDelete