Monday, 23 June 2014

Hijab Sebenarnya Mempermudah




Seorang Ibu masuk Musholla sebuah Mall dengan tergesa-gesa. Wajahnya yang  basah wudlu, mencari-cari mukena... menyusul terlihat air mukanya berubah drastis penuh kecewa. Mukena atasan cuma sedikit, selain itu bagian dahi dekil, berjamur, apek!

Ia mengenakan baju muslim, seharusnya tak perlu lagi repot mencari mukena atau berat-berat bawa mukena.
Pakaian muslim yang memenuhi syarat bukan seperti yang selama ini banyak berseliweran.
Tanpa bermaksud menggurui apalagi merasa paling benar. Enggak salah kan, kalau kita pelajari lagi maksud Allah dalam perintah menutup aurat.

Busana muslim yang sesuai dengan maunya Allah cuma wajah dan telapak tangan yang terlihat.
Tidak ketat dan berwarna menyolok.
Kalau ihlas  menuruti, maka kita punya ide/inspirasi baju muslim yang sesuai. Allah enggak akan kasih harga mati. Allah maha bijaksana dengan segala ke maha tauannya tentang hati dan selera hamba. DiberiNya kita kebebasan berkreasi.
Mau tau gaun anda sudah memenuhi syarat atau belum? kalau sahabat bisa memakainya untuk sholat tanpa mukena, berarti sudah pas dengan yang Allah mau.

Gampang kok! bisa juga kita terinspirasi dari gaun non muslim. Yang penting kerudung menjulur menutupi.
Tanpa banyak peniti atau untelan bunga, nanti repot!  habis wudlu enggak bisa benerin lagi!
Islam mempermudah perempuan,kalau saja perempuan  mau meneliti dan memahami.
Kemanapun pergi, tinggal wudlu dan langsung berdiri dihadapanNya, enak! Seolah menemui kekasih tanpa seremonial, tanpa seragam.Coba yuk!


2 comments:

  1. Hijab saya belum syar'i mak, saya masih suka pakai baju warna mencolok..

    ReplyDelete
  2. Saya juga masih penyesuaian mak, kadang kurang baju terpaksa pakai baju lama yang belum sepenuhnya syar'i.
    Mudah-mudahan kita bisa ya Mak, semua berproses. :)

    ReplyDelete