Tuesday, 24 June 2014

Sakitnya Tuh Disini!


Kalau sahabat lama tiba-tiba menjauh, berubah sikap saat temu, tak lagi membalas sms, tanpa kita tau apa salah kita, sakitnya tuh disini!!  *sambil nunjuk ulu hati!
Mendingan dimarahin orang sekampung deh! asal diberitahu kesalahan kita dimana?

Mau nggak mau, menelusuri lagi satu-satu jalan yang pernah dilalui bersama. meleburkan lagi bongkahan kata, meneliti tiap butirannya. Sebelah mana ?
Kalau enggak ketemu juga, pengennya menjauh masa bodo! Atau mendekat kerumahnya cuma mau tanya.

Berat memang, tapi yang paling berat kalau kepala sudah menghitung jasa-jasa kita selama ini untuknya. Kalau berwujud pengen dirobek-robek fikiran itu! lalu remas-remas dalam air sampai jadi bubur cair, menyatu dengan arus sungai pergi jauuuh!

Marah?
Rasanya tak perlu menyalahkan perapian terlalu panas, takut badan terbakar sendiri.
Memaafkan saja lah! sambil menanti jendela kebenaran terbuka.

Masih sakit?
Hehehe...nggak lagi! emang siapa,gue? Rasulullah yang akhlaknya paling tinggi  pun nggak sedikit yang memusuhi. Orang yang mencinta dan membenci datang pada beliau  silih berganti.
Eh, jadi inget cerita tentang pembicaraan seekor nyamuk dan pohon kurma.

- "Hati-hatilah! karna aku  akan terbang meninggalkanmu"

- "Demi Allah, aku tak merasakan apa-apa saat kau hinggap, lalu bagaimana akau akan merasakan sesuatu tatkala engkau terbang?"





2 comments:

  1. kalau mengingat jasa rasanya tambah sakit hati ya mbk hehe...sebenarnya semua sudah diatur,sesuai porsinya :)

    ReplyDelete
  2. Mengungkit jasa seperti mempermalukan diri sendiri, dan menghapus amal,bukan? nggak seneng kalau fikiran itu ada...:)

    ReplyDelete