Saturday, 21 June 2014

Workshop Dompet Dhuafa


                               

Undangan Dompet Dhuafa dengan tema " GERAKAN ZAKAT MELALUI GORESAN PENA"
jatuh pas di tanggal pembagian raport Sekolah. Banyak Emak-emak bloger yang berkeinginan hadir terpaksa melewatkan kesempatan baik itu.

Setelah perjalanan panjang Bogor-Jakarta dengan kereta yang memakan waktu 1,5 jam sampai juga kaki ini menapaki tangga Sofyan Hotel yang bergaya tua. Di ruangan sejuk lobby ada beberapa orang bapak berpakaian muslim, sementara  suara ceramah dari speaker terdengar dari ruang seberang. Wah! tamu DD (Dompet Dhuafa) Islami sekali penampilannya!
Saya cek daftar hadir di meja, tapi tak ada nama saya. Hehehe ... ternyata itu daftar hadir peserta Manasik Haji ! Ruang Work Shop DD harus melewati 2 lorong, tak jauh dari situ.

Begitu buka ruang Meeting, para undangan sudah disuguhi sarapan pagi.
Meja sudut bertaplak putih terisi penuh dengan kue-kue cantik dan minuman hangat.
Dari KEB hanya saya seorang, begitu juga dari IIDN (Ibu-Ibu Doyan Nulis) cuma 1 perwakilan namanya Mbak Dian, itu pun anggota KEB juga. Hal itu bikin kami cekikikan diam-diam.
Peserta lain  dari kalangan Guru, Mahasiswa, Wartawan, Penulis, Bloger-bloger yang sudah punya nama, penulis-penulis Kompasiana, dan masyarakat umum.

Ada satu orang ibu bergaun ungu yang menarik pehatian saya, siapakah itu? Ya... Ibu Pipit Senja.
Asiik! bisa copdar sekarang, sebelumnya hanya lewat sms karna ada satu urusan. Senang bisa bertemu beliau yang keibuan, humoris,dan kalau ngobrol seperti sudah kenal lama.
Itulah sifat penulis umumnya yang saya tau, mereka terbuka, hangat, dari hal kecil  bisa berkembang jadi cerita panjang, persis seperti saat menulis.








Baik langung saja ke cerita inti yaa..

ISI CERAMAH NARASUMBER

Sesi pertama diisi oleh Nara sumber Bapak Ahmad Shonhaji selaku Deputi Direktur Zakat Dan wakaf Dompet Dhuafa. Beliau menerangkan bagaimana DD (Dompet Dhuafa) menyalurkan amanah masyarakat sampai ke desa-desa terpencil. Fitrah kita sebetulnya butuh  berzakat. Ini yang membuat hadirin tersadarkan sejauh mana semangat zakat  dan sejauh mana memikirkan kaum dhuafa. Orang yang berzakat akan dibayar tunai oleh Allah bila ikhlas, begitu pesannya.

Ibu Paini di sesi berikutnya bercerita tentang "Penerima Manfaat Program Ekonomi Dompet Dhuafa"
Beliau ketua HWDI/KUBEPENCA kota Bekasi, satu wadah Wanita Disabilitas yang semangat berkarya di berbagai bidang, dari berwiraswasta kuliner sampai menulis. Maka tak heran ada 2 ibu hadir menggunakan kursi roda.

Menarik kisah perjalanan beliau ke Desa Cigelap-Jawa Barat dalam "Garakan Cahaya", membantu biaya Sekolah anak-anak petani yang cerdas.
Satu perjalanan amal yang menghasilkan banyak tulisan, sesuai dengan prinsip beliau, kenyataan sehari-hari yang amat disukai akan jadi tulisan menarik.

HUBUNGAN DOMPET DHUAFA DENGAN MENULIS

DD sebagai pelayan masyarakat perannya amat terasa di bidang kesehatan, berbeda dengan pelayanan pemerintah yang  sistemnya belum memadai. Wah! keluhan banyak terdengar disini termasuk ibu Pipit Senja yang harus pontang-panting mengurusi BPJS untuk mengobati Talasemia yang dideritanya. Sampai-sampai harus pindah status dari warga Depok  menjadi warga DKI.
"Good Bye Jawa Barat!" katanya berseloroh.

Sudah sewajarnya bila peran DD kita tunjang, orang berprofesi apapun bisa melakukannya termasuk penulis-penulis. Ibu Pipit Senja mengajak kita menggunakan kemampuan atau hobby kita jadi sedekah.
Saya jadi teringat zaman Rasulullah dulu, tidak semua diperkenankan ikut berperang. Sebagian besar ummat berjihad dengan pedang, sedangkan ulama  yang pandai menulis berjihad dengan tintanya.


TAWARAN MENARIK:

Dompet Dhuafa ingin menghimpun 5000 tulisan dari berbagai daerah. Start dari DKI, terus ke Lampung,Situbondo sampai Pekan Baru.
Kami yang hadir kemarin adalah penyetor tulisan perdana. Wahh! merasa spesial sekali!
Ibu Pipit Senja sudah menilai dan memilih  6 tulisan terbaik, alhamdulillah tulisan saya yang berjudul
 "Ibu Wahyu" termasuk didalamnya. Hehehe,  enggak malu-maluin deh bawa nama KEB! :)
Hingga tanggal 12 Juli tulisan kami yang lain ditunggu untuk mengisi Buku Antologi Dompet Dhuafa yang insya Allah akan di komersilkan. Hasil dari sana sepenuhnya disumbangkan kepada Fuqaha.

Tulisan lain yang saya ingat berjudul :

1. Sedekah dan Sosialisasinya
2. Kue Ketawa Membuatku Menertawakan Diri Sendiri
3. Tetanggaku
4. Bencana Alam
5. Kisah Perempuan di Lingkungan Dolly


SUMBANGAN NASEHAT:

Kenal di dunia maya biasa saja, tapi begitu copdar terperangah!  ternyata yang dihadapan kita adalah orang-orang yang blognya punya segudang penggemar, kaya ide, dan tak asing di dunia bloger.
Seperti Mas Jay  ( Wijayalabs.wordpress.com), banyak penghargaan yang didapatnya pada ajang lomba maupun moment lain. Tak sedikit Allah beri rejeki kagetan karna  ia murah  ilmu dan ihlas membimbing orang lain menulis. Beliau bukan saja Guru SMA tapi juga guru para penulis.

Nasehat beliau,
- Berbagilah ilmu dengan ihlas
- Tiada cara yang baik untuk menulis selain menulis
- Cari Waktu yang tepat untuk menulis
- Sering kita menertawai tulisan kita, selalu tak puas dengan tulisan kita, itu tanda agar kita selalu semangat
- Mau jadi penulis sukses? bergaul dan belajarlah dari penulis sukses!


Acara ditutup dengan hidangan kue-kue lagi. Rupanya tak cukup DD menngenyangkan perut kami dengan makanan siang komplit dan lezat tadi. Kesempatan itu pun kami gunakan untuk berfoto bersama dan ramah tamah.
Sempat sholat Asar di musholla mungil, keren dan bersih. Disanalah saya buka bingkisan penghargaan tulisan saya. Alhamdulillah...dapat Flash disc! Terimakasih DD, terimakasih KEB...;)



























6 comments:

  1. Whaaa keren mak... Alhamdulillah selamat ya dan terima kasih liputannya. Pengen ikut tapi dua kali sabtu sebelumnya dah sibuk sendiri, jatahnya anak" kali ini. Thx for sharing, sukses selalu! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasih Mak Dini...semoga kita bisa ketemuan di lain moment yaa...:)

      Delete
  2. Wah ada teh pipit senja juga ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak Liza, pertemuan di lingkungan penulis bikin semangat! :)

      Delete
  3. Terimakasih oleh-olehnya yaa... Semoga tulisan2mu dan peserta acara ini menjadi ladang amal yang mendatangkan berkah. Aamiin

    ReplyDelete
  4. Amiin Ya Rabb, terimakasih doanya,Mbak...:)

    ReplyDelete