Sunday, 6 July 2014

Baru Tau


Pertemuan akbar salah satu kubu kemarin menimbulkan pertentangan antar photgrafer.
Di media besar nampak penuh sesak massa yang datang. Gambarnya bikin heboh.
Saya tak mau membicarakan masalah kubu, soalnya sudah muak. Membela sampai gila-gilaan pun,malas!
Meskipun untuk calon pilihan saya.
Karna siapapun yang akan jadi pemimpin saya ikhlas. Tenang saja...saya masih LUBER kok! :)

Waktu foto kampanye di Monas sudah ketauan main rekayasa gambar (editan),
 tapi yang di Senayan kali ini main dengan angle.
Saya jadi semakin sadar bahwa efek satu foto itu besar sekali. Berbagai kepentingan bisa memanfaatkan foto.Bener-bener "The Man Behind The Gun" deh...!
Ahli yang satu bilang yang namanya rapat itu, bahu dengan bahu. Ahli lainnya beda lagi.
Cuma video jujur, mungkin yang bisa kita percaya. Wallhu a'lam.









Video kompas itu kelihatan drone gak selalu terbang tinggi, kebanyakan klip dipakai ketika drone terbang sangat rendah.
Kalo terbang tinggi bakalan ketahuan kosongnya. Foto asli kompas website, mmg hanya penuh ditengah saja. Karena arah lensa fish eye yg dibuat terbang rendah dg efek khas hemispherical yg sangat distortif melengkung ciri khas lesa fish eye membuat area tsb tampak penuh, 

Massa seolah gila padat padahal engga, semakin rendah drone terbang maka semakin kelihat wah massa nya didepan sedangkan massa dibelakang kelihat saling tumpuk membuat mata manusia gagal menilai kepadatan real dilapangan.

Faktanya mmg penonton masih berjarak gak padat amat. Area paling padat bahu ketemu bahu manusia adl pas didekat panggung, cuma disana, selebihnya semakin jauh panggung maka makin kosong khususnya diarea trek atletik tanah merah dan kursi tribun







2 comments: