Wednesday, 9 July 2014

Benahi Kata


Eeehh... muncul lagi!  Begitu koment sahabat saya

Ya, beberapa hari sebelum ramadhan saya pamit dari FB. Bukan  karna gerah baca status pilpres saja, tapi juga karna mau coba fokus pada ibadah ramadhan.
Tengah malam tadi sebelum sahur, tergoda juga utuk nge-like foto-foto keponakan bayi yang muncul. Gatel ini tangan!

Sesekali menjauh dari keramaian sebetulnya diperlukan. Belajar tidak cepat bereaksi atau berkomentar.
Belajar untuk memilah-milih mana yang  manfaat mana yang hanya membuat racun hati.

Politik kali ini lebih panas, pertemanan jadi rusak. Unfriend  marak karna tak sefaham.
Kata-kata terlanjur menyakiti padahal bukan masalah pribadi. Fanatik membela sesuatu yang tak ada manfaatnya untuk kehidupan akhirat.

Kata-kata yang Allah ridlo adalah seperti pohon berakar kuat. Menghujam tertanam dalam hati.
Rindang daunnya sejuk dipandang, nyaman untuk berteduh. Buahnya bermanfaat, berbekas dalam tubuh manusia. Sedangkan kata-kata sia-sia hanya sebatang kayu kerontang saja.

Wallahu a'lam...

No comments:

Post a Comment