Thursday, 3 July 2014

Isi Waktu Ramadhan


Dulu Ramadhan full libur sekolah. Banyak waktu kosong dirumah bikin hari terasa panjang.
Tak ada acara TV, belum kenal ngabuburit, berlama-lama tidur bikin lemess...
Jadi sasaran cuma satu, ya baca!

Perpustakaan di Klender tak ada yang lain lagi selain di salah satu rumah tua milik seorang kakek dan nenek.
Dinding gerdeknya penuh dengan komik dan novel.
Kakek setengah galak itu duduk di kursi putar belakang meja jati jadul.
Masih saya ingat bagaimana ia mencatat pada buku besar tebal, melintir diujung lembarannya. Pena hanya isi ballpoint besi kuning terlilit kertas. Kita bisa liat huruf sambungnya sampai tembus kebelakang karna tekanan pena yang kuat.

Komik-komik cepat saya lalap habis, belum lagi jatuh masa pinjam sudah saya kembalikan.
Perpustakaan kampung yang bikin mata saya semangat mengisi hari.
Komik kisah para Nabi dan cerita syurga neraka, HC. Andersen,Yan Mintaraga, Komik Tumarilis tentang Petruk dkk.
Hihihi...  menggelikan! saya juga baca komik "Tuan Tanah Kedawung", kok mau-maunyaa baca komik silat berjilid-jilid?. Agak ngedumel kalau salah satu nomor masih dipinjam orang.

Karna banyak adik yang masih kecil, saya lolos perhatian sepertinya. Andaikan ortu  tau hobby baca saya lalu memberikan buku-buku manfaat. Atau mendorong keinginan saya untuk menulis cerita di majalah Bobo. Wahhh!!

Usia SMP, tak lagi saya puas dengan perpustakaan itu. Bacaan sudah saya hafal, kecuali Ko Ping Hoo.
Saya dan sahabat karib berburu bacaan di Perustakaan Negara- Lapangan Banteng Jakarta Pusat, pas di sebelah Kantor Departemen Keuangan.
Gedung Belanda yang sejuk tanpa Ac. kami harus menyusuri lorong sepi dan tangga beton cantik di lantai bawah, persis masuk ruang musium. Menyenangkan!

Disanalah perkenalan pertama saya dengan novel-novel luar seperti Barbara Cartland.
Hahay... makin ngehayal deh, dapetin Pangeran Ganteng super angkuh!
Tulisan Pear Buck, Marga T, Sidney Sheldon,amat berbekas terutama yang berjudul Lewat Tengah Malam. Lebih berkesan daripada novel Eddy D.Isakndar, Motinggo Busye, atau Mira W  dll.

Seharusnya saya lebih banyak lagi membaca saat Ramadhan kini.
Buku-buku terpilih bernafaskan Islam sudah banyak dimiliki, tapi tak kunjung tuntas terbaca. Malah lebih memilih dengar ceramah sambil menyelesaikan bertumpuk pekerjaan. Hhmm...  :(

Bagaimana dengan Ramadhan anda?














2 comments:

  1. Alhamdulillah Ramadhan tahun ini sudah bisa bawa adek tarawih ke masjid mbak. Walaupun dia melanglang buana ke penjuru masjid :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duuh...senengnyaaa! Yang penting dia menikmati ,pasti berkesan untuk dia sampai nanti. Semoga jadi anak shaleh ya,Mbak :)

      Delete