Monday, 14 July 2014

Kota Pilihan



Saya  merasa beruntung, tinggal di tempat yang strategis,Bogor!
Mau ke Jakarta yang sarat dengan sarana penting, tinggal  naik Bis/Kereta.
Pulangnya kemalaman? dont worry! Rumah orang tua masih ada disana!

Kangen  dingin halimun, hijau kebun teh, sambil makan jagung bakar? tinggal naik angkot!
pilih saja selain sabtu minggu, jalan belum dikuasai tamu Jakarta.
Tetangga saya kalau lagi jenuh, sholat subuh disana. Butuh waktu 20 menit saja!

Sekeliling Bogor banyak berdiri tempat wisata baru, area kuliner bertambah. Makin kreatif dengan menu baru, dan layout unik ala Bandung. Menjadikan warga Jabodetabek lebih suka ke Bogor dari pada bermacet ria di Jakarta atau tol Cipularang saat libur.

Supaya mirip-mirip Bandung sebaiknya pemda teliti dan tegas dalam menata kota.
Rumah-rumah tua jangan dibiarkan hancur semua. Ruko-ruko pinggir jalan dilarang menebang pohon seenaknya agar keteduhan tetap didapat.

Keuntungan lain yang didapat di kota hujan ini, bisa meredam nafsu konsumtif.
Barang-barang mewah tak banyak yang menggoda.
Relatif aman, pulang pagi pun tak kami dapati  orang minum/mabuk di jalan, peraturan daerah masih ketat mengawasi peredaran minuman keras.
Alhamdulillah...Semoga saja penduduk Jakarta yang stress banjir tidak berduyun-duyun pindah kesini.











4 comments:

  1. Kl saya di siak riau..sepi g ada mall g ada angkutan umum..pokonya jau dr mn2 :(

    ReplyDelete
  2. Halimun mana mak? Di Bandung juga ada jalan Halimun. Saya pernah tinggal di Bogor, dan saya sukaaa Bogor, sejuk dan gak ramai seperti Jakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halimun yang dimasud adalah "Kabut",Mak...Oh ya? enak dong, merasakan Bogor yg dulu. sekarang sudah panas dan mulai ramai. Untung masih ada Puncak Pass sebagai penghibur :)

      Delete