Thursday, 3 July 2014

"Ngehayal Yaa?"

 Tulisan ini diikut sertakan dalam lomba "The Silly Moment Giveaway"


Ada tetangga yang bilang rumah kami seperti "Rumah Kodok", tapi  memang iya!  rumah kami ramaii terus! *Maaf ya tetanggaaa...

Bapak dan ibu di karuniai 5 putri cantik-cantik doyan gaul ( ehemm!!) yang usianya hampir berdekatan .
Dan kami agak repot jadi orang  tenar  (Uweekk!!), teman-teman tidak betah kalau  kami lama tak muncul, baik teman kampus maupun teman organisasi. Mereka pasti datang kerumah beramai-ramai, meski tak mau mengakui bahwa mereka rindu.

Mereka tidak sungkan dan bisa berisik bercerita dirumah kami, Ibu sangat maklum malah kadang nimbrung. Kecuali  Bapak, mahluk laki-laki satu-satunya dirumah . Kalau beliau datang tanpa komando kami langsung ke halaman belakang dan bicara dengan volume sedang, terkendali.

Karna sering kumpul, kami kenal dan akrab dengan teman masing-masing. Bebas bicara apa adanya, boleh protes, boleh jail, dan tak marah kena cela bahkan makin asik kalau bisa membalas.

Seperti masalah kamar mandi saja, bisa jadi sasaran kejailan. Maklum kamar mandi cuma 1 buat beramai-ramai. Kamar mandi Bapak dan Ibu menyatu dengan kamar mereka. Kami suka meledek teman yang sedang menunggu masuk.

- " Ayoo, ke kamar mandi Bapak saja, sana!"
- Sambil cekikikan dia jawab, "Ogaaaah (tidak)!, mending masuk ke kamar gas Nazi dehh!"

Satu saat teman-teman adik yang nomor 2  datang, mereka tengah  asik ngobrol dibelakang yang letaknya tak jauh dari kamar mandi.
Saya yang sudah kebelet berat, mondar-mandir tak sabar. Dalam keadaan kepepet bisa saja ke kamar mandi orang tua meski agak sungkan buat anak-anak jaman dulu. Tapi kala itu pas sedang terpakai juga.

Sudah beberapa kali bolak balik kesitu, tapi sepasang sandal jepit masih  parkir di depan pintu.
Hhhmmm...pasti adik saya atau salah seorang temannya, lama banget sih!
Langsung saja saya gedor agak keras berulang-ulang!

" Woooiiii !!  ngehayal yaaa ?? Nggak tau apa? orang udah nunggu!!
 cepetaan! ntar  gue bawain bantal juga nih !!"

Dan...tak lama kemudian grendel pintu  bergerak pintu pun terkuak. Kelihatan  dibalik pintu seorang bertubuh tinggi, laki-laki!
Waduhh!! ternyata tamu nya Bapak.

Sambil senyum dia bilang, " Maaf nak, bapak baru selesai  menghayalnya"

Koor tawa langsung membahana di belakang punggung saya. Tak sanggup saya liat wajah bapak itu.
sambil minta maaf dengan muka merah,saya meluncur masuk. Sementara koor diluar belum usai.

Panteeess.. tadi sesaat pada sepi, rupanya lagi tunggu ending, kapoook!!



Diikutkan dalam "The Silly Moment Giveaway" Nunu el Fasa dan HM Zwan



6 comments:

  1. Wkwkwkkw... Ngebayangin muka si tamu bapak

    Btw makasih ya mbak sudah ikutan GA saya

    ReplyDelete
  2. Hehehe...
    Semoga sukses gaweannya ya Mak...:)

    ReplyDelete
  3. Tanya mbak "Menghayal apa sih pak, kok lama banget?" #NambahMasalah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha...mustinya saya nanya gitu waktu itu yaa :)))

      Delete
  4. hahahaha....kena batunya ya mbk hehe

    terdaftar!!
    terima kasih sudah mengikuti GA silly moment
    salam^^

    ReplyDelete
  5. Hehehe Asik! sudah terdaftar, trimakasih ya...semoga sukses gaweannya :)

    ReplyDelete