Wednesday, 2 July 2014

Saya Lebih Percaya Pada Pakar

Prof. Arief Rachman: “Revolusi Mental Bertentangan dengan Prinsip Pendidikan”

Rubrik: Nasional | Kontributor: Hendra - 01/07/14 | 21:27 | 04 Ramadhan 1435 H
Prof. Dr. Arief Rachman. (ask.fm)
Prof. Dr. Arief Rachman. (ask.fm)
dakwatuna.com – Tokoh Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Arief Rachman mengatakan, ide Revolusi Mental yang diusung Capres Jokowi, sebenarnya bertentangan dengan prinsip pendidikan.
Bagi Arief, Revolusi Mental tidak tepat untuk diterapkan di Indonesia.
“Untuk Revolusi Mental Jokowi, saya terus terang saja, mental itu jangan direvolusikan lah. Mental itu secara didaktif, itu evolusi bukan revolusi,” ujar Arief, sesusai buka puasa bersama dengan Hatta Rajasa, di Kediaman Probosutedjo, Jakarta, Senin (1/7/2014), sebagaimana dilansir situs Inilah.com.
Duta Pendidikan Indonesia untuk UNESCO itu menambahkan, tidak bisa mempercepat atau merevolusi mental seseorang. Bagi dia, itu tidak masuk akal.
“Boleh dikatakan Revolusi Mental itu bertentangan dengan prinsip pendidikan,” imbuhnya.
Dia menghargai ide Revolusi Mental Jokowi. Namun, dengan mengusung ide itu, justru tidak bagus bagi bangsa.
“Mungkin idenya baik, tapi metodelogisnya keliru atau salah,” kata Arief. (gus/inilah/dakwatuna/hdn)
Redaktur: Hendra


Sumber:http://www.dakwatuna.com/2014/07/01/53953/prof-arief-rachman-revolusi-mental-bertentangan-dengan-prinsip-pendidikan/#ixzz36NMZmsaj 
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

No comments:

Post a Comment