Sunday, 10 August 2014

Bahagia Itu Mudah...(Lea+Nadya)

                               

Saya banyak belajar dari adik bungsu saya, bagaimana dia melakukan kegiatan manfaat untuk anak-anaknya.
Setelah menceritakan bagaiamana Lea dan Nadya menikmati liburan tanpa terasa ada usaha penyusupan ilmu dari kedua ortunya, hari ini saya dapat ilmu lagi, bagaimana keluarga disana menikmati apa yang mereka punya.

Mereka jarang berkumpul karna pekerjaan ayahnya yang sering tugas ke berbagai negara. dan anak-anak sekolah dari awal pagi sampai jam 5 sore. Maka waktu temu digunakan sebaik mungkin.
Tidak dengan "Eating Out" atau lainnya yang mengeluarkan biaya.

Misalnya cuma membeli film seru untuk di tonton bersama. Nick (Ayah 2 anak itu) menyiapkan posisi sofa  kulit kesayangannya yang rajin ia gosok sendiri. Kenyamanan duduk, sinar, dan suasana ia buat sedemikian rupa, sementara adik saya membuat cemilan+minuman spesial.



Kali ini mereka menggunakan halaman rumah neneknya, lalu mamanya memenuhi kerinduan mereka akan masakan Indonesia.
Saya tidak tau apa yang adik saya siapkan untuk kerabat yang lain, tapi nasi selalu ada karna Lea hanya suka itu, sementara Nadya kepincut Indomie goreng tak tergantikan. Kerupuk dan Rangginang adalah makanan kesukaan Mathe (Neneknya), dan rendang kesukaan Nick.
Dia pernah  rela diare dan ke RS malem-malam, asal puas makan rendang saat ke Indonesia.

Kompak sekali mereka menyediakan pesta kecil.
Dan adik saya mau-maunya bikin rangginang sendiri demi "Mitoha". Hehehe...saling menyenangkan anggota keluarga itu bahagia yaa...
Betul kata orang tua dulu, bahagia itu nggak jauh tempatnya, nggak capek carinya...:)



6 comments:

  1. Sebenarnya dalam pandangan saya sih BAHAGIA itu tergantung diri sendiri yang merasakannnya. Saya ambil contoh agak ekstrim. Orang yang paling bahagia di dunia adalah saat dia kebelet inhin BAB (Buang Air BEsar) dan saat genting itulah ada WC umum yang kosong. Bisa dibayangkan betapa bahagianya orang itu,. Jadi dalam pandangan saya apa pun itu , sejauh apa yang dilakukan orang itu bisa membuatnya senang, dan itulah kebahagiaan yang hakiki. Ukuran kebahagiaan bagi setiap orang berlainan

    ReplyDelete
  2. Setuju banget, masing-masing orang tau persis apa yang membuatnya bahagia. Terlalu luas..

    ReplyDelete
  3. bahagia memang tidak jauh mba...ada di hati dan pikiran kita masing-masing..tinggal menyiasatinya saja...melihat fotonya sejuk bangeet...seneng liat tempat terbuka dan homey begitu..dan home-made foodnya menggiurkan sekali :)..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe...trmks Mak. Dimanapun dan situasi seperti apapun dimana Emak dan keluarga berada, semoga tetap behagia yaa :)

      Delete
  4. Itu rumah siapa mak? Indahnyaaa :) kayanya enak kumpul keluarga di outdoor gitu..
    Iya, saya juga bisa bahagia hanya dengan kumpul sama Alia, mama, dan adik, mudah memang..gak perlu repot ngeluarin duit banyak atau pergi ke tempat istimewa kok..

    ReplyDelete
  5. Itu halaman rumah neneknya Lea dan Nadya di desa Lion, Mak...sederhana yaa, manfaatkan yang ada dan lebih kekeluargaan :)

    ReplyDelete