Sunday, 31 August 2014

Hasil Tindakan Kita


Tengah hari kemarin saya terjebak dalam kemacetan panjang.
Heran juga sih... tak biasanya Jatinegara macet pada hari minggu disaat jam yang sama.
Daripada kegerahan didalam Mikrolet dan berlama-lama mencium asap knalpot, saya pilih jalan kaki sampai ketemu jalan lowong lalu sambung perjalanan dengan kendaraan lain.

Ambil senang saja, anggap mengeluarkan kalori sambil menikmati toko-toko tua langganan almarhum Ibu kami dahulu. Dalam hati geregetan, penasaran berat ingin tau macetnya karna apa? 
Sesekali pandangan mentok hingga ujung jalan yang meruncing, akh, badan mobil-mobil masih rapat! Belum terlihat sumber penyakit.

Jelang TKP , ck..ck..ck! Alangkah "terkagum-kagumnya" saya!
Ulah 1 bajay yang sedang menunggu penumpang dengan ambil posisi agak ke tengah jalan karna  bahu jalan ada mobil parkir, lalu tak jauh dari situ 1 mikrolet santai diam menunggu penyewanya memasukkan barang satu persatu. Kendaraan yang lewat tersendat disebelahnya sama sekali tak mengundang perhatiannya.

Sikap tak peduli, egois dijalan, sangat menyusahkan  dan terlihat langsung efeknya.
Apa yang ia rasa jika tau dibelakangnya rentetan panjang karna  ulahnya? Banyak keluh, kesal dan sumpah dalam antrian karna waktu orang tersita, bensin terbuang, dan panas!

Akh, nggak enak hati! bisanya cuma bisa ngedumel tanpa tindakan
Punya nyali kalau menegur sopir yang ngebut doang!


No comments:

Post a Comment