Friday, 15 August 2014

Bandung Lagi



Jalan-jalan ke Bandung sekarang ini lebih nyaman lhoo...
Kota jadi  bersih,trotoar tak padat pedagang kaki lima seperti dulu. Trotoar relatif nyaman.

Meski malam hari petugas Satpol PP tetap mengawasi, dan ambil gerobak-gerobak liar.
Kesian sih, sama pedagang-pedagangnya. Mudah-mudahan saja ada kebijakan Pemda  untuk menyediakan fasilitas pengganti yang layak.

Besok hari pertama putra sulung saya bekerja. Saya bermalam ntuk mensuport dan menyediakan segala sesuatu sebelum dia berangkat pagi-pagi. Jangan sampai dia kesiangan lalu pergi tanpa sarapan.
Maklum selama ini jadi anak kost-kostan yang menomor duakan perut.

Dia bekerja dari pagi sampai jam 5 sore, jadi banyak waktu kosong saya di kost.
Daripada cuma nonton tv, pergilah saya melihat daerah kuliner yang selalu ada tempat baru. Di jalan Riau, tak jauh dari kost, kampus dan kantor anak saya.

Wow! Bandung tambah lagi Resto gaya baru. Tampilan bergaya Bioskop Jadul.
Sebelum masuk lihat menu yang ditempel dalam kaca . Loket pesanan pembayaran di loket karcis dan  pintu masuk gaya jadul, pakai besi putar. Unik!

Yang lainnya ada Resto pinggir jalan sederhana dengan spanduk penuh koment lucu gaya remaja.
Atau spanduk dengan kalimat "Maksa" orang untuk melihat justru dengan kalimat sebaliknya.
Pedagang pecah belah bermobil pun sudah nagkring pagi-pagi di tikungan jalan.
Piring mangkuk dari hotel-hotel wrna polos,model sederhana tapi berat, amat saya suka.

Lalu saya temui toko sepatu kecil sederhana di pinggir jalan, tapi...model sepatunya keren-keren !!
Sejak saya kuliah, Bandung selalu jadi kiblat segala mode... berani berinovasi.
Masih ingat bagaimana sepatu kanfas tanpa hak aneka warna sesuai gaun berseliweran di kampus.





Setelah capek jalan, maunya istirahat di mesjid sambil tunggu waktu sholat, tapi ada 1 yang harus dibeli.
Habattussaudah suplemen herbal buat anak saya.
Recomennya di pasar tak jauh dari pemukiman orang-orang Arab yang harus tanya-tanya dan cari lagi.

Alhamdulillah di Daurut Tauhid, tempat saya niat mengaso, ternyata berjibun obat herbal disana.
Tempat bersih, islami, ekonomi sepanjang jalan amat terasa denyutnya.
Ada sudut hijau minimalis, jadi terinspirasi menanam pohon di sepanjang  gang samping rumah...
Meski ketenarannya merosot, Keluarga Aa Gym tetap fokus pada perjuangannya. Sekolah besar dan tempat perbelanjaan yang islami sedang dibangun.

Hhhmmm...yang menarik dan unik kadang timbul dari kegiatan yang tak terencana yaa...:)









No comments:

Post a Comment