Saturday, 9 August 2014

Nikmati Mudik Dengan Kemudahan

       Tulisan ini untuk :  LOMBA BLOG NGOBROL- Kementrian Pekerjaan Umum.
                                   dengan thema : MUDIK  2014



        
                                                         Dok: www.republika.co.id


Ada yang berseloroh dengan tebak-tebakan begini :

- Pantai mana yang paling sering di sebut? Pantai Kuta? Losari?
  Jawabnya : Pantura

- Pasar apa yang paling nge-top? Bringharjo? Klewer?
   Jawabnya: Pasar Tumpah.

- Titik apa yang paling nge-top? Titik Sandhora? Titik Puspa?
  Jawabnya: Titik Rawan Macet

Jelang akhir Ramadhan sampai seminggu lewat Lebaran  banyak kata-kata itu kita dengar selain nama-nama daerah seperti Nagreg, Tol Cikampek, dan Cirebon.
Peristiwa mudik terjadi tiap tahun karna kerinduan akan kerabat dan kampung halaman. Ikhlas menerima segala keadaan di jalan.

Jika tak punya ikatan emosi yang kuat dengan tanah leluhur, pasti tak ada pemandangan motor-motor yang mengalir seperti air bah setiap lampu hijau menyala. Mereka ada yang berdua, bertiga, bahkan berempat dengan anak-anak kecil. Dan tak mungkin mau mobi-mobil mereka "Berkonde" (bawa gundukan barang di atap mobil)

Tentu bukan pekerjaan mudah buat Kementrian  Pekerjaan Umum menghadapi perubahan Desa yang mendadak jadi Kota ramai padat, meninggalkan Kota yang jadi desa  sunyi. Fasilitas yang jadi tanggung jawab PU dituntut rapih menyenangkan dalam waktu cepat. Persis menghadapi permintaan anak kecil yang minta dimengerti  "Harus ada barang yang bagus dan mahal sekarang!"


                       
                                                Dok:   maskomuter.wordpress.com


Tugas dan Peran Kementrian Pekerjaan Umum (PU)

Bisa dibilang tugas Kemen PU dan peta sarana-prasarananya terlalu luas. Mengurusi masalah berbentuk cair, empuk, hingga padat berat. Mulai masalah saluran air, rawa, hingga beton!
Bayangkan! Kemen PU juga harus cari cara bagaimana agar pekerjaan banyak,berat dan tak terputus itu tak mengganggu arus mudik!

Bapak Djoko Kirmanto selaku Menteri sampai memerintahkan penghentian semua perbaikan jalan nasional yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akan dilanjutkan lagi pada H+10. Penghentian yang dilakukan lebih cepat, padahal PR masih banyak. "Lebih cepat lebih baik" kata beliau.

Kemen PU pun  merangkul Media Republika, Kompasiana, WCI (White Car Indonesia), Bloger, dan mengundang kominitas lainnya untuk "Ngobrol Bareng". Ini sebagai corong informasi kepada masyarakat akan kesungguhan Kemen PU dalam melayani masyarakat sekaligus mewujudkan tanggung jawabnya.

Dibulan berkah itu, Bapak Mentri Ir.Djoko Kirmanto memberi kabar gembira.Untuk membantu kelancaran informasi, telah diluncurkan Microsite "Ayo Mudik" yang berisi banyak informasi tentang mudik.
Pemudik yang senang menghabiskan waktu dengan "Acang-acang" (Alat canggih), dapat cepat mengaksesnya dengan mudah dan cepat. Tinggal klik   www.ayomudik.com


Hingga hari kamis saat acara ngobrol itu dilaksanakan (17/7) situs tersebut sudah dilihat lebih dari 6.431 Netizen di dunia maya!
Diruang Sapta Taruna gedung Kemen PU itu, pak mentri dengan percaya diri mengatakan

"Pemerintah sekarang sudah lebih siap melayani pemudik untuk berlebaran. Pemudik bisa mudik dengan aman,dan nyaman sampai tujuan"

Kata-kata yang terangkum jelas dan singkat pada jingle Ayo Mudik berjudul "Selamat Pulang Kampung"
dengan motto : "Selamat Pulang Kampung, Pulang Kampung Harus Selamat"





Jalur Lebaran

Ada pendapat, jangan bicara aman kalau jalanan belum bagus. Jalan  perlu perawatan, perbaikan, dan penambahan terus menerus, tak putus, di banyak titik. Sementara pemudik terus bertambah.
Kalau pemudik mau naik Bis semua, mungkin kemacetan tak terlalu parah. Tapi kini bertambah pula mobil pribadi. Belum lagi kendaraan motor yang semakin mudah didapat.
Jika  30 motor lewat, itu sebetulnya hanya 1 bis yang lewat, bila mereka menggunakan Bis Besar dengan 60 kursi.

Mengarahkan kendaraan massa yang begitu banyak untuk saling menjaga keamanan dan keselamatan saat mudik, tentu tak mudah.Hingga PU mennghentikan perawatan, perbaikan dan pelebaran jalan, sekaligus menyusun jalur utama dan jalur alternatif mudik lebaran yang dituangkan pada jalur lebaran 2014.
Infrastrukur jalan dan jembatan sudah ditambah dan selesai pada H-30, agar pemudik tertib dalam memanfaatkan jalan.

Bagaimana dengan macet dan longsor?
Semua tak luput dari  usaha Kemen PU yang bekerja sama dengan Kementrian Perhubungan, Kepolisian, dan Pemda setempat.

WebSite KemenPU Mempermudah Pemudik

Dalam tampilan yang bagus dan mudah di akses, pemudik bisa terbantu dengan 5 info.

1. Info tarif tol dari seluruh Indonesia
2. Info  titik-titik rawan banjir,  letak rest area, keadaan kesiapan jalan, derah rawan longsor,
    daerah rawan macet dan daerah alat berat.
3. Tips Mudik bagi pemudik yang menggunakan kendaraan darat, laut dan udara.
4. Daftar nomor  panggilan darurat dari berbagai jalan tol yang bisa dihubungi dengan cepat
5. Informasi terakhir sekitar perkembangan pembangunan infrastruktur

Info tersebut disebar luaskan melalui :
















Pada akhirnya keamanan dan keselamatan pemudik kembali kepada pemudik sendiri, jika ikhtiar atau kemudahan sudah dilaksanakan oleh KemenPU.
Persiapan yang matang sesuai tips, mentaati peraturan lalu lintas, tidak memaksakan diri bila sudah letih atau mengantuk, akan terwujud keinginan kita bersama seperti jingle Kemen PU diatas.

Semoga kinerja Kementrian PU selalu meningkat dari tahun ketahun, seiring meningkatnya arus mudik.





No comments:

Post a Comment